Ancam Keselamatan Lingkungan, Masyarakat Leling Tommo Tolak Proyek Rekonstruksi Jembatan Kabe Dikerjakan PT MUL

- Penulis

Senin, 9 Desember 2024 - 12:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarasulbar id, MAMUJU – Aliansi Masyarakat Leling, Kecamatan Tommo, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), menolak proyek rekonstruksi jembatan Kabe yang dikerjakan oleh PT Manakarra Unggul Lestari (MUL).

Masyarakat menganggap proyek jembatan itu dinilai tidak ramah lingkungan karena enam tiang yang dipasang itu dapat mengancam keselamatan warga ketika air meluap.

Enam tiang itu dianggap akan menjadi penyebab mendatangkan dampak buruk bagi lingkungan dan keselamatan warga.

“Tiang-tiang penyangga ini menyerupai pagar di bawah air dapat menyumbat aliran sungai, apabila tiang-tiang penyangga tersebut disangkuti material keras seperti pepohonan yang sewaktu-waktu dapat melintas saat air sungai meluap,” Kata Koordinator Lapangan (Korlap) Indra Jaya, Senin (9/24).

Menurutnya, penyumbatan aliran sungai tersebut akan mengakibatkan arus sungai terpecah ke arah pemukiman warga.

Bahkan akan menyebabkan banjir yang mengancam keselamatan warga dan menimbulkan kerugian material.

“Aliran sungai yang terhambat juga akan meningkatkan intensitas abrasi yang dapat mengakibatkan rumah-rumah warga di daerah sekitar jembatan terancam tergerus,” jelasnya.

Ini 3 Poin tuntutan Aliansi Masyarakat Leling : 

1. Menolak design konstruksi jembatan yang tidak ramah lingkungan.

2. Meminta Pemerintah Daerah untuk turun tangan mendesign ulang proyek rekonstruksi jembatan Kabe, dengan model yang tidak mengundang bahaya.

3. Pemerintah Daerah tidak boleh menganak tirikan masyarakat Leling dengan mengabaikan aspirasi-asirasinya (irm)

 

 

 

Berita Terkait

PLN Kerahkan 230 Lebih Petugas Teknik, Pemeliharaan Infrastruktur Listrik di Sulawesi Bagian Selatan Dipercepat
Semarak HUT RI ke-81, Imigrasi Mamuju Hadirkan Layanan ‘Pasporia’ di Car Free Day
Astra Agro dan Pemkab Pasangkayu Kolaborasi Perkuat Kesiapsiagaan Kebakaran Hutan dan Lahan
Ngaku Jurnalis Tribun Sulbar dan Admin Info Mamuju, Oknum Diduga Peras Warga Mamuju dengan Modus VCS
Astra Agro Dorong Pelestarian Pesisir Melalui Penanaman Mangrove di Pasangkayu
Mau Naik Daya Listrik? Ini Saat yang Tepat, PLN Beri Diskon 50 Persen
Imigrasi Mamuju Beberkan Capaian Kinerja Semester I 2026, PNBP Tembus Rp1,44 Miliar
KOMARA Guncang Kesadaran Sejarah, Mamuju Heritage Forum 2026 Jadi Tonggak Merawat Identitas Mamuju

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 15:31 WITA

PLN Kerahkan 230 Lebih Petugas Teknik, Pemeliharaan Infrastruktur Listrik di Sulawesi Bagian Selatan Dipercepat

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:49 WITA

Semarak HUT RI ke-81, Imigrasi Mamuju Hadirkan Layanan ‘Pasporia’ di Car Free Day

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:59 WITA

Astra Agro dan Pemkab Pasangkayu Kolaborasi Perkuat Kesiapsiagaan Kebakaran Hutan dan Lahan

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:34 WITA

Ngaku Jurnalis Tribun Sulbar dan Admin Info Mamuju, Oknum Diduga Peras Warga Mamuju dengan Modus VCS

Rabu, 22 Juli 2026 - 06:00 WITA

Astra Agro Dorong Pelestarian Pesisir Melalui Penanaman Mangrove di Pasangkayu

Berita Terbaru