Bocah Sekolah Dasar, Dipukul Preman Kampung Saat Bermain

- Penulis

Kamis, 11 September 2025 - 09:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mateng, Suarasulbar.id – Bocah Sekolah Dasar (SD), Desa Kambunong, Kecamatan Karissa, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) jadi korban aksi penganiayaan oleh oknum preman kampung.

Korban Al Dafil Rahmat (12), dipukuli oleh pelaku preman kampung MFR (19) hingga Babak belur, wajah korban memar mata sebelah kiri korban bengkak hingga sulit melihat.

“Anak saya yang jadi korban pemukulan oleh preman kampung kini kondisinya masih kesakitan. Korban sudah kami bawa berobat ke Puskesmas terdekat dan sekalian sudah divisum,” ungkap orang tua korban, Arnikawati, dalam keterangan tertulisnya yang disampaikan kepada media ini, Kamis (11/9/2025).

Kronologis pemukulan, korban pergi  bermain sekitar jam 16:30 wita, Selasa (9/9/2025) sambil mendengar musik didepan rumah pelaku. Korban memanggil pelaku, liatka joget “Mahfir”.

Pelaku pikir korban mengejek pelaku. Pelaku akhirnya mendatangi korban di dekat tempat bermain korban dengan mengendarai motor.

Sekitar 200 meter dari rumah pelaku, korban langsung dihadang oleh pelaku dan langsung mencekik korban. Selanjutnya pelaku memukuli wajah korban hingga hidungnya mengeluarkan darah. Mata korban juga memar hingga bengkak dan sulit untuk melihat.

Setelah korban dihajar habis habisan dengan bogem mentah rekan korban akhirnya mengantar korban pulang kerumahnya. Selanjutnya korban di evakuasi ke Puskesmas terdekat oleh orang tuanya.

“Sebagai orang tua saya sudah melaporkan aksi penganiayaan terhadap anak saya di Polres Mateng. Pelaku kini sudah ditahan oleh polisi,” ujar orang tua korban.

Kondisi korban saat masih trauma dan mata sebelah kiri korban yang sempat dipukuli pleh pelaku kini masih bengkak dan memar. Korban kini masih takut keluar rumah karena takut dipukuli lagi oleh pelaku.

Kapolsek Karossa Iptu Pantri, yang dihubungi wartawanedia ini mengatakan korban melapor di Polres Mateng.

“Di Polsek Karossa tidak ada laporan kemungkinan korban melapor di Polres Mateng,” kata Pantri melalui pesan singkat WhatsApp.

Berita Terkait

PLN Kerahkan 230 Lebih Petugas Teknik, Pemeliharaan Infrastruktur Listrik di Sulawesi Bagian Selatan Dipercepat
Menakar Kata ATAU dalam UU Pilkada, Kepala KIN Sulbar Atri Fadly Ingatkan Parpol Jangan Sandera Kepentingan Publik
Semarak HUT RI ke-81, Imigrasi Mamuju Hadirkan Layanan ‘Pasporia’ di Car Free Day
Astra Agro dan Pemkab Pasangkayu Kolaborasi Perkuat Kesiapsiagaan Kebakaran Hutan dan Lahan
Ngaku Jurnalis Tribun Sulbar dan Admin Info Mamuju, Oknum Diduga Peras Warga Mamuju dengan Modus VCS
Astra Agro Dorong Pelestarian Pesisir Melalui Penanaman Mangrove di Pasangkayu
Mau Naik Daya Listrik? Ini Saat yang Tepat, PLN Beri Diskon 50 Persen
Imigrasi Mamuju Beberkan Capaian Kinerja Semester I 2026, PNBP Tembus Rp1,44 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 15:31 WITA

PLN Kerahkan 230 Lebih Petugas Teknik, Pemeliharaan Infrastruktur Listrik di Sulawesi Bagian Selatan Dipercepat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:30 WITA

Menakar Kata ATAU dalam UU Pilkada, Kepala KIN Sulbar Atri Fadly Ingatkan Parpol Jangan Sandera Kepentingan Publik

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:49 WITA

Semarak HUT RI ke-81, Imigrasi Mamuju Hadirkan Layanan ‘Pasporia’ di Car Free Day

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:59 WITA

Astra Agro dan Pemkab Pasangkayu Kolaborasi Perkuat Kesiapsiagaan Kebakaran Hutan dan Lahan

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:34 WITA

Ngaku Jurnalis Tribun Sulbar dan Admin Info Mamuju, Oknum Diduga Peras Warga Mamuju dengan Modus VCS

Berita Terbaru

Uncategorized

PT Letawa Hadirkan Akses Air Bersih bagi Warga Desa Lariang

Jumat, 2 Okt 2026 - 10:24 WITA