Gema “Sulbar Mandarras” Menginspirasi Aksi Nyata dalam Festival Literasi Assamalewuang

- Penulis

Senin, 6 Oktober 2025 - 07:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Majene – Salah satu program Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, untuk memajukan daerah melalui ‘Gerakan Sulbar Mandarras’ menemukan momentumnya dalam gelaran Festival Literasi Assamalewuang. Gagasan strategis ini didiskusikan secara mendalam bersama para pegiat literasi, praktisi, dan budayawan dalam Dialog Literasi bertajuk “Literasi dari Mandar ke Indonesia”.

Festival yang digelar oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Majene ini secara resmi dibuka oleh Bupati Majene, Andi Achmad Sukri, didampingi Wakil Bupati Andi Rita Mariani, di Boyang Assamalewuang, Sabtu 4 Oktober 2025.

Dialog Literasi menghadirkan narasumber berkaliber untuk menyinergikan pemikiran, di antaranya:
* Kang Maman Suherman (Jurnalis, Penulis, dan Penggiat Literasi Nasional)
* Prof. Dr. Farida Aryani, M.Pd. (Guru Besar UNM, Pakar Psikologi Pendidikan)
* Opi Muis Mandra (Budayawan)
* Mustari Mula, S.Sos., M.A.P. (Kepala Dinas Perpusip Daerah Sulbar)

Dialog tersebut dinilai sangat produktif. Mustari Mula, Kepala Dinas Perpusip Sulbar, mengungkapkan bahwa diskusi memberikan banyak masukan berharga untuk penyempurnaan Gerakan Sulbar Mandarras.

“Mulai dari diksi dan regulasi, hingga rencana aksi, model kolaborasi, serta metode monitoring dan evaluasi program, semua mendapat kontribusi positif dari para peserta dialog,” ujar Mustari.

Semangat untuk melampaui wacana dan segera bertindak menjadi pesan kunci yang mengemuka. Kang Maman Suherman, tokoh literasi nasional, dalam pernyataannya yang inspiratif menekankan, “Gerakan Literasi itu bukan hanya sebatas diksi, narasi, dan regulasi. Yang paling penting adalah aksi.” Pernyataan ini menjadi penegas bahwa keberhasilan gerakan akan diukur dari implementasi nyata di lapangan.

Festival Literasi Assamalewuang tidak hanya berisi dialog, tetapi juga diisi dengan sejumlah kegiatan lain seperti Anugerah Literasi bagi para pemerhati dan penggiat, Jalan Santai, serta Bazar dan Pameran UMKM. Ragam acara ini merupakan bagian dari Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial, yang menegaskan peran perpustakaan sebagai pusat kegiatan komunitas dan penggerak ekonomi.

Melalui festival ini, Gerakan Sulbar Mandarras tidak hanya menggema, tetapi mulai dirajut menjadi sebuah aksi kolektif untuk memajukan tanah Mandar dan Sulawesi Barat secara keseluruhan. (Rls)

Berita Terkait

Hadiri Peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Karo Pemkesra: Mempererat Silaturahmi dan Kolaborasi
Tabligh Akbar Madrasah Fair 2026, Sekprov Junda Maulana Dorong Ekonomi Syariah Dimulai dari Keluarga
Karo Pemkesra Turut Hadir Audiensi di DPR RI, Bahas Percepatan Pembentukan Kota Mamuju
GARATTA TBC Diluncurkan di Majene, Sekda Sulbar Tekankan Pentingnya Kolaborasi Multistakeholder
Pemkesra Sulbar Terima Kunjungan PT Jamkrindo, Bahas Pelaksanaan TJSL Jamkrindo
Pemprov Sulbar Gelar Dzikir dan Doa Bersama, Gubernur SDK: 1448 H Insyaallah Lebih Baik dan Longgar
Ekonomi Sulbar Tumbuh 5,33% di Triwulan I, Gubernur SDK: Masih di Bawah Target 6%, Perlu Kerja Keras
Gubernur SDK Ultimatum Perusahaan Sawit: Kalau Ada Perintah Pusat, Saya Cabut Izinnya, Harga TBS Tak Wajar

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:26 WITA

Hadiri Peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Karo Pemkesra: Mempererat Silaturahmi dan Kolaborasi

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:14 WITA

Tabligh Akbar Madrasah Fair 2026, Sekprov Junda Maulana Dorong Ekonomi Syariah Dimulai dari Keluarga

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:28 WITA

Karo Pemkesra Turut Hadir Audiensi di DPR RI, Bahas Percepatan Pembentukan Kota Mamuju

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:30 WITA

GARATTA TBC Diluncurkan di Majene, Sekda Sulbar Tekankan Pentingnya Kolaborasi Multistakeholder

Kamis, 18 Juni 2026 - 22:35 WITA

Pemkesra Sulbar Terima Kunjungan PT Jamkrindo, Bahas Pelaksanaan TJSL Jamkrindo

Berita Terbaru