Investor Kelapa Dalam IPB Segera ke Polman dan Majene, Salim S Mengga: Ini Momentum Ekonomi Baru Sulbar

- Penulis

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 06:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Wakil Gubernur Sulawesi Barat Salim S Mengga memastikan bahwa investor kelapa dalam yang difasilitasi oleh Institut Pertanian Bogor (IPB) akan segera berkunjung ke Kabupaten Polewali Mandar (Polman) dan Majene dalam waktu dekat.

Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan Wakil Gubernur Sulbar, didampingi Bupati Polewali Mandar, dan Wakil Bupati Majene dengan pihak investor di Jakarta waktu lalu.

Rencana kedatangan para investor tersebut akan difokuskan pada kegiatan sosialisasi bersama pemerintah daerah dan masyarakat, sekaligus penentuan titik strategis pengembangan industri kelapa dalam di dua kabupaten tersebut.

Selain itu, para investor juga berencana untuk membangun laboratorium pemeriksaan makanan dan minuman di Sulawesi Barat. Kehadiran laboratorium ini guna mempermudah proses sertifikasi mutu dan keamanan produk ekspor, khususnya hasil olahan kelapa dan produk turunan lainnya.

Menurut Wakil Gubernur Salim S Mengga, Polman dan Majene dipilih karena memiliki potensi kelapa yang sangat besar serta posisi geografis yang strategis di pesisir barat Sulawesi. Kedua wilayah ini dinilai ideal untuk menjadi pusat pengolahan dan pengembangan industri kelapa terpadu.

“Setelah pertemuan di Jakarta, para investor menyatakan kesiapannya untuk turun langsung ke lapangan. Mereka akan melakukan sosialisasi di Polman dan Majene serta menentukan titik lokasi yang dinilai paling strategis untuk pengembangan industri kelapa dalam,” ujar Salim S Mengga, Jumat (17/10/2025).

Wakil Gubernur menambahkan, kehadiran investor ini menjadi bagian dari upaya pemerintah provinsi untuk memperkuat ekonomi berbasis potensi lokal dan menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat.

“Kita ingin investasi ini benar-benar berdampak bagi masyarakat. Sulbar memiliki potensi kelapa luar biasa, dan dengan dukungan IPB serta investor yang berpengalaman, kita optimis akan lahir industri baru yang mampu meningkatkan kesejahteraan petani,” tambahnya.

Selain meninjau lokasi, para investor juga akan berdiskusi dengan pemerintah kabupaten, pelaku usaha, serta kelompok petani untuk memetakan kebutuhan dan peluang kolaborasi dalam rantai pasok kelapa dalam.

Lebih lanjut, Wakil Gubernur berharap kehadiran para investor di Sulawesi Barat tidak hanya berdampak pada sektor produksi, tetapi juga mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui aktivitas ekonomi yang tumbuh di daerah.

“Kita berharap investasi ini dapat memberikan multiplier effect bagi daerah, termasuk menambah PAD melalui pajak, retribusi, dan kegiatan ekonomi yang muncul di sekitarnya. Ini penting agar pembangunan daerah bisa terus berkelanjutan,” tutur Salim S Mengga.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat berkomitmen akan memfasilitasi seluruh proses agar investasi berjalan lancar dan memberikan manfaat jangka panjang bagi daerah.

“Kami akan memastikan semua proses berjalan transparan, terarah, dan melibatkan masyarakat lokal. Polman dan Majene akan menjadi contoh bagaimana potensi kelapa dapat diubah menjadi kekuatan ekonomi daerah,” tutup Wagub Salim S Mengga.

Berita Terkait

Hadiri Peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Karo Pemkesra: Mempererat Silaturahmi dan Kolaborasi
Tabligh Akbar Madrasah Fair 2026, Sekprov Junda Maulana Dorong Ekonomi Syariah Dimulai dari Keluarga
Karo Pemkesra Turut Hadir Audiensi di DPR RI, Bahas Percepatan Pembentukan Kota Mamuju
GARATTA TBC Diluncurkan di Majene, Sekda Sulbar Tekankan Pentingnya Kolaborasi Multistakeholder
Pemkesra Sulbar Terima Kunjungan PT Jamkrindo, Bahas Pelaksanaan TJSL Jamkrindo
Pemprov Sulbar Gelar Dzikir dan Doa Bersama, Gubernur SDK: 1448 H Insyaallah Lebih Baik dan Longgar
Ekonomi Sulbar Tumbuh 5,33% di Triwulan I, Gubernur SDK: Masih di Bawah Target 6%, Perlu Kerja Keras
Gubernur SDK Ultimatum Perusahaan Sawit: Kalau Ada Perintah Pusat, Saya Cabut Izinnya, Harga TBS Tak Wajar

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:26 WITA

Hadiri Peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Karo Pemkesra: Mempererat Silaturahmi dan Kolaborasi

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:14 WITA

Tabligh Akbar Madrasah Fair 2026, Sekprov Junda Maulana Dorong Ekonomi Syariah Dimulai dari Keluarga

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:28 WITA

Karo Pemkesra Turut Hadir Audiensi di DPR RI, Bahas Percepatan Pembentukan Kota Mamuju

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:30 WITA

GARATTA TBC Diluncurkan di Majene, Sekda Sulbar Tekankan Pentingnya Kolaborasi Multistakeholder

Kamis, 18 Juni 2026 - 22:35 WITA

Pemkesra Sulbar Terima Kunjungan PT Jamkrindo, Bahas Pelaksanaan TJSL Jamkrindo

Berita Terbaru