Mamuju, Suarasulbar.id — Jembatan penghubung antar desa Desa Karama dengan Desa Sandapang Kecamatan Kalumpang Kabupaten Mamuju roboh saat sedang diperbaiki oleh masyarakat setempat, mengakibatkan sejumlah warga mengalami luka-luka. Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (2/1/2026) sekitar 11.20 WITA.
Jembatan yang diperbaiki secara swadaya oleh warga itu tiba-tiba roboh setelah kancingan jembatan dan tali sling yang digunakan sebagai penyangga terlepas. Akibatnya, beberapa warga yang berada di atas jembatan ikut terjatuh.
Berdasarkan informasi dari masyarakat, sebanyak tiga orang korban hingga saat ini masih menjalani perawatan di Puskesmas Desa Karama. Sementara korban lainnya mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan medis.
Perbaikan jembatan tersebut dilakukan oleh masyarakat karena kondisi jembatan yang sudah lama mengalami kerusakan dan dinilai membahayakan pengguna. Namun, keterbatasan peralatan dan minimnya dukungan teknis membuat proses perbaikan berisiko tinggi.
Rahmania Pemuda Desa Karama menyayangkan terjadinya insiden tersebut. Ia menilai kejadian ini merupakan dampak dari kurangnya perhatian pemerintah terhadap infrastruktur penghubung yang sangat vital bagi aktivitas masyarakat.
“Kami sebagai pemuda Desa Karama berharap pemerintah desa dan pemerintah kabupaten segera memberikan perhatian serius terhadap perbaikan jembatan ini. Jembatan ini merupakan akses utama masyarakat antar desa,” ujar Rahmania perwakilan pemuda Desa Karama.
Hingga berita ini diturunkan, jembatan tersebut belum dapat difungsikan dan akses masyarakat masih terganggu. Warga berharap pemerintah segera turun tangan melakukan perbaikan secara permanen demi menjamin keselamatan dan kelancaran mobilitas masyarakat.
Penulis : Ardiansyah
Sumber Berita : Yudi Toda Warga Kalumpang












