Wagub Sulbar Ajak Masyarakat Kembali ke Pangan Lokal: Ubi, Jagung, Sagu Bukan Makanan Kelas Bawah

- Penulis

Rabu, 24 September 2025 - 19:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju – Wakil Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Salim S Mengga, menanggapi perbincangan publik terkait imbauan konsumsi pangan lokal seperti ubi, singkong, jagung, sagu, pisang dan lainnya, sebagai alternatif sumber karbohidrat selain beras.

Ia menegaskan, masyarakat perlu mengubah cara pandang terhadap pangan non-beras dan kembali menghargai kekayaan pangan lokal yang selama ini terlupakan.

“Saya kira begini. Sumber-sumber pangan nasional kita sebenarnya tidak hanya terikat pada beras. Di masa lalu, sebelum pertanian kita semaju sekarang, pangan kita sangat beragam. Ada dari ubi kayu, sagu, jagung, dan lain-lain,” kata Salim S Mengga saat diwawancarai, Rabu, 24 September 2025.

Menurutnya, masyarakat Sulbar dahulu bisa membangun daerah tanpa bergantung pada beras. Namun, karena peningkatan produksi beras dan perubahan pola konsumsi, masyarakat kini terlalu mengandalkan satu jenis bahan pokok, yaitu nasi dari beras.

“Kondisi sekarang, perubahan iklim, alih fungsi lahan, pertumbuhan penduduk, menuntut kita kembali melihat ke belakang, pada bahan pangan tradisional kita yang terbukti mampu menghidupi banyak generasi,” ujarnya.

Salim S Mengga mencontohkan masyarakat Mandar di masa lalu yang mengonsumsi nasi jagung dan jepa (olahan singkong). Makanan tersebut menjadi favorit nelayan karena murah, bergizi dan tahan lama.

“Saya pribadi besar karena makan jepa, nasi jagung, pisang. Saya bisa masuk tentara, jadi jenderal. Jadi bukan karena makan beras. Gizi dari makanan itu cukup untuk membuat saya tumbuh sehat,” tegas Salim S Mengga.

Ia menyayangkan masih adanya pandangan yang menganggap singkong dan sejenisnya sebagai “makanan kelas bawah”. Padahal, saat ini banyak produk turunan dari bahan tersebut justru hadir di supermarket dalam bentuk camilan modern, makanan kemasan, bahkan pangan olahan bernilai ekspor.

Salim S Mengga juga menyoroti ketimpangan antara pertumbuhan konsumsi beras dengan pertumbuhan penduduk yang semakin tinggi, yang berimbas pada fluktuasi harga beras yang merugikan masyarakat berpenghasilan rendah.

“Waktu panen, justru harga beras naik. Ini jadi pertanyaan besar. Kita harus perhitungkan semua ini dan mendorong masyarakat untuk mencari alternatif pangan lokal yang lebih terjangkau,” pungkasnya.

Ia mengajak masyarakat, terutama generasi muda dan kalangan intelektual, untuk bijak menyikapi imbauan pemerintah mengenai diversifikasi pangan.

“Belajarlah berpikir dewasa. Jangan anggap remeh makanan lokal. Tanya pada kakek-nenekmu, dulu mereka makan apa. Dalam tubuh kita ini, pasti ada unsur singkong, jagung, sagu. Itu bagian dari identitas kita,” tutup Salim S Mengga.

Dengan konsumsi pangan lokal, menurutnya, masyarakat tidak hanya membantu memperkuat ketahanan pangan daerah, tetapi juga menjaga warisan budaya dan kemandirian ekonomi lokal.

Berita Terkait

Kepala DKPPKB Sulbar Ikuti Kuliah Wawasan Kebangsaan dan Kepemimpinan Pancasila
BKPSDM Sulbar Gelar PKA Angkatan I 2026, Gubernur Tekankan Integritas Kepemimpinan
Sambut HUT ke-81 RI, Pemprov Sulbar Doakan Indonesia Makin Makmur dan Berkeadilan
Suhardi Duka Ucapkan Terima Kasih ke Pusat: Rp70 Miliar untuk Belanja Pegawai, PPPK Kini Aman
Dorong Tata Kelola Data Berkualitas, Pemprov Sulbar Bersama BPS Petakan Proses Bisnis Statistik
Gubernur SDK Resmi Buka Kick Off Pekan Kemerdekaan RI ke-81 dan HUT Sulbar ke-22
Kolaborasi Pemprov Sulbar dan Anggota DPR RI Zulfikar, Petani Mamuju Terima Bantuan Alsintan dan Bibit
Pemprov Sulbar Gelar Zikir dan Doa Kebangsaan, Perkuat Semangat Kemerdekaan dan Persatuan

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:29 WITA

Kepala DKPPKB Sulbar Ikuti Kuliah Wawasan Kebangsaan dan Kepemimpinan Pancasila

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:25 WITA

Sambut HUT ke-81 RI, Pemprov Sulbar Doakan Indonesia Makin Makmur dan Berkeadilan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:23 WITA

Suhardi Duka Ucapkan Terima Kasih ke Pusat: Rp70 Miliar untuk Belanja Pegawai, PPPK Kini Aman

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:22 WITA

Dorong Tata Kelola Data Berkualitas, Pemprov Sulbar Bersama BPS Petakan Proses Bisnis Statistik

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:19 WITA

Gubernur SDK Resmi Buka Kick Off Pekan Kemerdekaan RI ke-81 dan HUT Sulbar ke-22

Berita Terbaru

Uncategorized

Kolaborasi dengan Warga, PT Letawa Tuntaskan Perbaikan Jalan Lariang

Senin, 12 Okt 2026 - 11:13 WITA

Uncategorized

PT Letawa Hadirkan Akses Air Bersih bagi Warga Desa Lariang

Jumat, 2 Okt 2026 - 10:24 WITA