Suarasulbar.id,MAMUJU-Program pelatihan kerja yang dilaksanakan Satuan Pelayanan Pelatihan (Satpel) Vokasi dan Produktivitas (PVP) Mamuju, kian diminati para pencari kerja di Sulawesi Barat (Sulbar).
Sebanyak 200 orang yang mengikuti tes secara online dan wawancara di Kantor Satpel PVP Mamuju di Jl Trans Sulawesi, Desa Beru-beru, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, pada Senin (27/8/2024).
Peserta yang ikut merupakan para pencari kerja dari berbagai kabupaten dan kecematan di wilayah Sulawesi Barat.
Adapun program pelatihan kerja yang dibuka ini adalah angkatan ke dua pelatihan berbasis kompetensi di tahun 2024.
Koordinator Satpel PVP Mamuju BBPVP Makassar H Busriadi mengatakan, dari 200 orang tersebut yang diterima hanya 16 orang di lima jurusan yang telah dibuka di tahun 2024.
“Kegiatan pelatihan kerja ini merupakan kegiatan tahunan yang dibiayai langsung dari pemerintah ketenagakerjaan melalui satuan pelayan pelatihan vokasi dan produktivitas BBPVP Makassar,” kata Busriadi kepada wartawan, Selasa (27/8/2024).
Dia menyatakan, program ini bertujuan untuk menambah angkatan kerja di Sulbar dan juga tentunya memberikan pengalaman kepada peserta agar mudah mendapatkan pekerjaan.
Selain itu, dengan adanya program rutin pelatihan kerja untuk menekan angka pengangguran di daerah. Pelatihan ini juga akan dilakukan Uji Kompetensi untuk semua peserta yg telah mengukiti pelatihan oleh LSP Makassar (Lembaga Sertifikasi Profesi) guna untuk memastikan kesiapan seluruh peserta dlm memasuki dunia industri dan dunia usaha (DIDU).
“Mereka nantinya akan dibekali ilmu dan pengalaman, bahkan para peserta akan diberikan rekomendasi bisa bekerja di luar negeri dan juga perusahaan-perusahaan,” ujarnya.
Pria asal Kalukku itu menyebutkan, peserta yang ikut merupakan warga dari berbagai kabupaten di Sulbar ada dari Mamuju Tengah (Mateng), Mamasa, Mamuju, dan juga Kalukku, Bonehau.
“Tahun ini ada 5 jurusan yakni pengelasan SMAW 3G, penjahit pakaian dengan mesin, teknisi AC Residential, junior desain grafis dan tata rias kecantikan junior make up artis. Semua itu dilatih oleh orang-orang yang profesional di bidangnya,” jelasnya.
Dia berharap, peserta yang dinyatakan lulus bisa benar-benar memanfaatkan kesempatan dan belajar dengan baik.(*)












