Suarasulbar.id, Mamuju – Kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah berdampak signifikan terhadap sektor otomotif di Mamuju. (27/2/2025). Hal ini diungkapkan oleh Irwan kepala sales atau pihak Toyota Kalla yang mencatat adanya penurunan angka pemesanan, terutama untuk kendaraan berplat merah, di Mamuju.
“Efisiensi anggaran ini sangat mempengaruhi penjualan kami di Mamuju. Terjadi penurunan pemesanan, terutama untuk kendaraan plat merah,” ujar Irwan kepala sales Toyota.
Menyikapi kondisi ini, Toyota Kalla berharap pemerintah provinsi (Pemprov) dan pemerintah kabupaten (Pemkab) dapat lebih gencar mengkampanyekan bangga menggunakan plat DC (plat nomor kendaraan khusus Sulawesi Barat).
Langkah ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan industri otomotif lokal dan meningkatkan pendapatan daerah.
Hal ini bertujuan agar perputaran uang dan pendapatan pajak tetap berada di Sulawesi Barat, yang pada akhirnya akan meningkatkan pembangunan daerah.
“Kami, pelaku industri perdagangan, berharap Pemprov dan Pemkab juga mengkampanyekan bangga belanja di daerah kita, dan bangga menggunakan plat DC, Sebab semakin banyak penghasilan pajak, semakin banyak juga pendapatan daerah. Dan banyak hal yang bisa kita bangun,” jelasnya.
“Sementara itu, jika kita belanja di luar dan menggunakan plat di luar Sulawesi Barat, pasti pajaknya masuk ke daerah lain,” tegasnya.
Penurunan penjualan otomotif dapat berdampak pada sektor lain yang terkait, seperti bengkel, suku cadang, dan asuransi. Tfq












