Peserta Sandeq Silumba 2026 Melonjak! Dari 55 Jadi 80 Perahu, Ketua Dewan Pengarah: Bukti Kepercayaan Passandeq Tinggi

- Penulis

Jumat, 25 September 2026 - 16:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Majene – Event Sandeq Silumba 2026 dalam rangka peringatan Hari Jadi Sulawesi Barat (Sulbar) ke-22 resmi dimulai dan dibuka langsung Gubernur Suhardi Duka (SDK), Jumat 25 September 2026.

Ketua Dewan Pengarah Sandeq Silumba 2026, Syamsul Samad mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat terhadap pelaksanaan event tersebut, khususnya pada pembukaan yang berlangsung di Rest Area Palipi, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene.

“Alhamdulillah kita sukses di acara pembukaan di tempat ini. Sengaja kita mengambil daerah ini karena suasananya dan memang ini lokasi start,” kata Syamsul Samad.

Ia menjelaskan, rangkaian Sandeq Silumba 2026 akan dilanjutkan dengan perjalanan antaretape. Pada Sabtu pagi, para passandeq akan memulai perjalanan dari Pantai Banua Sendana menuju Pamboang.

Para peserta kemudian akan bermalam di Pamboang sebelum melanjutkan perjalanan pada Minggu pagi dari Pamboang menuju Pantai Bahari Polewali Mandar (Polman), yang menjadi lokasi garis finis.

“Insya Allah lusa, hari Minggu malam kita penutupan di Pantai Bahari Polman. Jadi, besok pagi start dari Pantai Banua Sendana menuju Pamboang, kemudian bermalam di Pamboang. Hari Minggu dari Pamboang menuju ke Pantai Bahari Polewali,” ujarnya.

Syamsul Samad menyebut peningkatan jumlah peserta menjadi salah satu indikator tingginya kepercayaan para passandeq terhadap penyelenggaraan Sandeq Silumba. Jika pada tahun sebelumnya hanya terdapat 55 perahu sandeq yang berpartisipasi, tahun ini jumlah tersebut meningkat menjadi 80 perahu.

“Alhamdulillah tahun lalu kita sukses membangun kepercayaan kepada para passandeq dan tahun ini animonya tinggi membuat perahu sandeq,” ungkap Syamsul Samad.

Menurut Syamsul Samad, tingginya antusiasme tersebut bahkan sudah terlihat sejak pembukaan. Ia meyakini masyarakat juga akan memadati lokasi persinggahan di Pamboang hingga garis finis di Pantai Bahari Polewali.

“Kalau kita lihat ini, baru pembukaan saja sudah luar biasa animo masyarakat ke sini. Saya yakin besok di Pamboang juga begitu, apalagi lusa di Polman garis finis,” pungkasnya.

Tingginya partisipasi masyarakat, lanjut Syamsul Samad, harus direspons dengan peningkatan kualitas penyelenggaraan dari tahun ke tahun. Ia mendorong pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten untuk terus memperbaiki pelayanan bagi para peserta maupun masyarakat yang terlibat dalam event tersebut.

Menurutnya, Sandeq Silumba bukan semata-mata perlombaan, tetapi bagian dari upaya bersama menjaga kelestarian budaya maritim masyarakat Mandar, Sulbar.

“Ini kepentingan kita bersama menjaga kelestarian budaya maritim kita ini,” ungkap Syamsul Samad.

Syamsul Samad menilai partisipasi para passandeq dalam event tersebut merupakan bentuk komitmen terhadap pelestarian tradisi. Mereka, kata dia, terus berpartisipasi setiap tahun tanpa mengutamakan kepentingan pribadi.

“Masyarakat kita ini, passandeq tanpa pamrih mereka untuk terus berpartisipasi setiap tahunnya,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa pembuatan sebuah perahu sandeq bukan pekerjaan mudah. Karena itu, dukungan dan pelayanan terhadap para passandeq perlu terus ditingkatkan.

Syamsul Samad berharap, dukungan terhadap pelestarian sandeq dapat terus diperkuat, termasuk melalui kebijakan dan dukungan anggaran apabila kondisi fiskal memungkinkan.

“Bahkan insya Allah kalau dalam situasi yang longgar, fiskal kita arahkan ke sana juga karena ini penting. Ini identitas kita sebagai orang Mandar, Sulbar,” tutur Syamsul Samad.(Rls)

Berita Terkait

Gubernur Sulbar: Kuatnya Pramuka Jadi Wadah Cetak SDM Berkarakter Pejuang Muda Mandar untuk Panca Daya
Gubernur Suhardi Duka Harap Media Siber Bantu Masyarakat Pilah Informasi dan Tangkal Hoaks
Kadis ESDM Sulbar Dampingi Gubernur Suhardi Duka Terima Manager PLN UP2K Sulbar, Bahas Percepatan Lisdes dan Peningkatan Elektrifikasi Sulbar
Buka Sandeq Silumba 2026 di Majene, Gubernur SDK: Sandeq Adalah Jati Diri Orang Mandar
Karo Pemkesra Dampingi Gubernur Sulbar Terima FKUB
Cegah Radikalisme di Kalangan Anak Muda, Gubernur SDK Tekankan 4 Pilar Kebangsaan dan Pemahaman Bhinneka Tunggal Ika
Konjen Australia Pelajari Pastipadu, Suhardi Duka Harap Ada Kolaborasi Atasi Stunting dan Kemiskinan Ekstrem
Gubernur Sulbar Perluas Jangkauan Beasiswa, Naik Tajam pada 2026 Capai 1.040 Orang Penerima Manfaat

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:15 WITA

Gubernur Sulbar: Kuatnya Pramuka Jadi Wadah Cetak SDM Berkarakter Pejuang Muda Mandar untuk Panca Daya

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:18 WITA

Gubernur Suhardi Duka Harap Media Siber Bantu Masyarakat Pilah Informasi dan Tangkal Hoaks

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:16 WITA

Kadis ESDM Sulbar Dampingi Gubernur Suhardi Duka Terima Manager PLN UP2K Sulbar, Bahas Percepatan Lisdes dan Peningkatan Elektrifikasi Sulbar

Jumat, 25 September 2026 - 15:59 WITA

Buka Sandeq Silumba 2026 di Majene, Gubernur SDK: Sandeq Adalah Jati Diri Orang Mandar

Jumat, 25 September 2026 - 15:57 WITA

Karo Pemkesra Dampingi Gubernur Sulbar Terima FKUB

Berita Terbaru

Uncategorized

Kolaborasi dengan Warga, PT Letawa Tuntaskan Perbaikan Jalan Lariang

Senin, 12 Okt 2026 - 11:13 WITA

Uncategorized

PT Letawa Hadirkan Akses Air Bersih bagi Warga Desa Lariang

Jumat, 2 Okt 2026 - 10:24 WITA