Peringatan Harlah Pancasila, Pemprov Sulbar Serukan Perang Melawan Hoax dan Radikalisme Digital

- Penulis

Senin, 2 Juni 2025 - 13:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju – Plh Sekda Provinsi Sulawesi Barat Herdin Ismail memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2025, di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Sulbar, Senin 2 Juni 2025.

Herdin menerangkan, di era digitalisasi yang semakin kompleks, tantangan terhadap ideologi Pancasila semakin nyata, penyebaran forum ekstremisme, radikalisme, intoleransi, hingga disinformasi menjadi ancaman.

Oleh karena itu, sebagaimana arahan Gubernur Suhardi Duka dan Wagub Sulbar Salim S. Mengga, agar di lingkungan pemerintahan harus mampu menghadirkan nilai-nilai Pancasila dalam bentuk pelayanan publik yang berkeadilan, transparan, dan berpihak kepada rakyat.

“Tugas pemerintahan adalah melayani, bukan dilayani,” tandasnya.

Selain itu, di era digital saat ini perlu membangun kesadaran kolektif bahwa dunia maya bukan ruang bebas nilai. Penting menjaga etika dan saling menghargai.

“Pancasila harus menjadi panduan berinteraksi di media sosial maupun platform digital lainnya,” kata Herdin.

Herdi juga mengajak seluruh pihak agar memerangi hoax, ujaran kebencian, dan provokasi dengan literasi digital dan semangat gotong royong.

“Mari kita jadikan Hari lahir Pancasila ini bukan sekedar saling mengenal tetapi menjadi komitmen kita memperkuat nilai-nilai luhur bangsa. Peringatan harlah Pancasila harus menjadi pengingat bahwa masa depan bangsa berada di tangan kita,” ucap Herdin.

Lebih lanjut Herdin menjelaskan, salah satu dari delapan agenda prioritas asta cita presiden Prabowo Subianto adalah memperkokoh ideologi Pancasila, Demokrasi dan Hak Asasi Manusia (HAM).

“Ini menjadi prioritas karena kita menyadari bahwa kemajuan tana arah ideologis akan mudah goyah,” terang Herdin.

Untuk itu, harlah Pancasila menjadi momentum kembali merenungkan bahwa Pancasila adalah rumah besar bagi keberagaman Indonesia yang mempersatukan lebih dari 270 juta jiwa berlatar ragam suku, agama, budaya bahasa yang berbeda-beda.

“Dalam Pancasila kita belajar bahwa kebhinekaan bukanlah alasan untuk terpecah melainkan kekuatan untuk bersatu,” ucap Herdin. (Rls)

Berita Terkait

Gubernur Sulbar: Kuatnya Pramuka Jadi Wadah Cetak SDM Berkarakter Pejuang Muda Mandar untuk Panca Daya
Gubernur Suhardi Duka Harap Media Siber Bantu Masyarakat Pilah Informasi dan Tangkal Hoaks
Kadis ESDM Sulbar Dampingi Gubernur Suhardi Duka Terima Manager PLN UP2K Sulbar, Bahas Percepatan Lisdes dan Peningkatan Elektrifikasi Sulbar
Peserta Sandeq Silumba 2026 Melonjak! Dari 55 Jadi 80 Perahu, Ketua Dewan Pengarah: Bukti Kepercayaan Passandeq Tinggi
Buka Sandeq Silumba 2026 di Majene, Gubernur SDK: Sandeq Adalah Jati Diri Orang Mandar
Karo Pemkesra Dampingi Gubernur Sulbar Terima FKUB
Cegah Radikalisme di Kalangan Anak Muda, Gubernur SDK Tekankan 4 Pilar Kebangsaan dan Pemahaman Bhinneka Tunggal Ika
Konjen Australia Pelajari Pastipadu, Suhardi Duka Harap Ada Kolaborasi Atasi Stunting dan Kemiskinan Ekstrem

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:15 WITA

Gubernur Sulbar: Kuatnya Pramuka Jadi Wadah Cetak SDM Berkarakter Pejuang Muda Mandar untuk Panca Daya

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:18 WITA

Gubernur Suhardi Duka Harap Media Siber Bantu Masyarakat Pilah Informasi dan Tangkal Hoaks

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:16 WITA

Kadis ESDM Sulbar Dampingi Gubernur Suhardi Duka Terima Manager PLN UP2K Sulbar, Bahas Percepatan Lisdes dan Peningkatan Elektrifikasi Sulbar

Jumat, 25 September 2026 - 16:00 WITA

Peserta Sandeq Silumba 2026 Melonjak! Dari 55 Jadi 80 Perahu, Ketua Dewan Pengarah: Bukti Kepercayaan Passandeq Tinggi

Jumat, 25 September 2026 - 15:59 WITA

Buka Sandeq Silumba 2026 di Majene, Gubernur SDK: Sandeq Adalah Jati Diri Orang Mandar

Berita Terbaru

Uncategorized

Kolaborasi dengan Warga, PT Letawa Tuntaskan Perbaikan Jalan Lariang

Senin, 12 Okt 2026 - 11:13 WITA