Dukung Transformasi Digital, BKD Sulbar Perkuat Manajemen Risiko SPBE

- Penulis

Jumat, 27 Juni 2025 - 18:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menghadiri Coaching Klinik Manajemen Risiko Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), Kamis 26 Juni 2025. Acara ini berlangsung di Ruang Konsultasi Lantai I Kantor Inspektorat Pemprov Sulbar.

Kegiatan yang dipandu langsung oleh Tim SPBE Inspektorat ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemprov Sulbar.

Coaching klinik ini berfokus pada pemberian penjelasan teknis serta pendampingan dalam merumuskan dan menyusun manajemen risiko SPBE. Langkah ini merupakan bagian penting dalam upaya pemenuhan evidence pada Indikator 9 SPBE, yang menjadi salah satu tolok ukur penting dalam penilaian implementasi SPBE di instansi pemerintahan.

“Pelaksanaan coaching klinik ini menunjukkan komitmen kuat Pemprov Sulbar di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka dan Wagub Salim S. Mengga (SDK-JSM), dalam mewujudkan sistem pemerintahan berbasis elektronik yang andal, aman, dan berkelanjutan,” ujar Bujaeramy Hassan, Kepala BKD Sulbar.

Bujaeramy menegaskan, manajemen risiko SPBE bukan hanya sekadar kewajiban administratif, melainkan sebuah fondasi krusial untuk memastikan bahwa setiap inovasi digital yang kita terapkan dapat berjalan efektif tanpa hambatan signifikan.

“Dengan memahami dan mengelola risiko sejak dini, kita dapat meminimalisir potensi gangguan, melindungi data, dan pada akhirnya meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat,” ujarnya.

Bujaeramy juga menekankan pentingnya kolaborasi antar perangkat daerah dalam implementasi SPBE.

“Keberhasilan SPBE adalah tanggung jawab bersama. Melalui kegiatan seperti ini, kita berharap seluruh perangkat daerah dapat memiliki pemahaman yang seragam dan kemampuan yang memadai dalam menyusun manajemen risiko SPBE, sehingga Indikator 9 SPBE dapat terpenuhi dengan baik dan kita dapat terus bergerak maju menuju pemerintahan digital yang lebih baik,” pungkasnya. (Rls)

Berita Terkait

Gubernur Sulbar: Kuatnya Pramuka Jadi Wadah Cetak SDM Berkarakter Pejuang Muda Mandar untuk Panca Daya
Gubernur Suhardi Duka Harap Media Siber Bantu Masyarakat Pilah Informasi dan Tangkal Hoaks
Kadis ESDM Sulbar Dampingi Gubernur Suhardi Duka Terima Manager PLN UP2K Sulbar, Bahas Percepatan Lisdes dan Peningkatan Elektrifikasi Sulbar
Peserta Sandeq Silumba 2026 Melonjak! Dari 55 Jadi 80 Perahu, Ketua Dewan Pengarah: Bukti Kepercayaan Passandeq Tinggi
Buka Sandeq Silumba 2026 di Majene, Gubernur SDK: Sandeq Adalah Jati Diri Orang Mandar
Karo Pemkesra Dampingi Gubernur Sulbar Terima FKUB
Cegah Radikalisme di Kalangan Anak Muda, Gubernur SDK Tekankan 4 Pilar Kebangsaan dan Pemahaman Bhinneka Tunggal Ika
Konjen Australia Pelajari Pastipadu, Suhardi Duka Harap Ada Kolaborasi Atasi Stunting dan Kemiskinan Ekstrem

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:15 WITA

Gubernur Sulbar: Kuatnya Pramuka Jadi Wadah Cetak SDM Berkarakter Pejuang Muda Mandar untuk Panca Daya

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:18 WITA

Gubernur Suhardi Duka Harap Media Siber Bantu Masyarakat Pilah Informasi dan Tangkal Hoaks

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:16 WITA

Kadis ESDM Sulbar Dampingi Gubernur Suhardi Duka Terima Manager PLN UP2K Sulbar, Bahas Percepatan Lisdes dan Peningkatan Elektrifikasi Sulbar

Jumat, 25 September 2026 - 16:00 WITA

Peserta Sandeq Silumba 2026 Melonjak! Dari 55 Jadi 80 Perahu, Ketua Dewan Pengarah: Bukti Kepercayaan Passandeq Tinggi

Jumat, 25 September 2026 - 15:59 WITA

Buka Sandeq Silumba 2026 di Majene, Gubernur SDK: Sandeq Adalah Jati Diri Orang Mandar

Berita Terbaru

Uncategorized

Kolaborasi dengan Warga, PT Letawa Tuntaskan Perbaikan Jalan Lariang

Senin, 12 Okt 2026 - 11:13 WITA