Suarasulbar.id, Mamuju — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sulawesi Barat memasuki babak penting dalam perjalanan kepemimpinannya. Menjelang berakhirnya masa bakti pengurus pada Agustus 2025, tim penjaringan dan penyaringan calon Ketua Umum KONI Sulbar untuk periode 2025–2029 resmi dibentuk dan mulai bekerja. Bertempat di Sekretariat KONI Sulbar pada Selasa 15/7/25, tahapan sosialisasi kepada publik dan media digelar sebagai bagian dari komitmen transparansi dan akuntabilitas organisasi.
Ketua Tim Penjaringan, H. Samiran, SE., MMA., menegaskan bahwa seluruh proses akan dijalankan sesuai mekanisme dan landasan hukum yang berlaku, termasuk AD/ART KONI, surat keputusan pusat, serta SK Ketua KONI Provinsi Sulbar.
“Kami akan bekerja secara profesional, menjunjung tinggi nilai-nilai sportifitas dan integritas olahraga. Proses ini sebagai tonggak penting untuk memastikan kepemimpinan KONI ke depan diisi oleh figur yang berkualitas dan berdedikasi tinggi,” ujar Samiran dalam rapat sosialisasi tim penjaringan.
Tim ini terdiri dari lima tokoh profesional yang sudah dikenal dalam dunia olahraga Sulbar.
1. H. Samiran, SE., MMA. – Ketua
2. Fathahuddin Al Gafiqhi, SP., M.Si. -Wakil Ketua
3. Muhammad Sabir, S.Pd., MAP. – Sekretaris
4. Ruslan Said, SE. – Anggota
5 Andika Habda Nahyan – Anggota
Calon Ketua Umum KONI Sulbar harus memenuhi sejumlah syarat yang cukup ketat. Di antaranya adalah berdomisili di wilayah Sulawesi Barat, memiliki pengalaman sebagai pengurus KONI atau cabor, dan mendapatkan dukungan tertulis dari minimal 30% unsur anggota KONI.
Selain itu, setiap bakal calon juga harus memiliki rekam jejak hukum bersih, berbadan sehat, bebas narkoba, serta bersedia menyampaikan visi dan misi secara langsung di hadapan peserta MUSORPROV KONI Sulbar 2025.
“Kami ingin memastikan bahwa sosok yang terpilih bukan hanya populer, tapi juga mampu membawa olahraga Sulawesi Barat lebih berprestasi secara nasional bahkan internasional,” ungkap Sekretaris Tim, Muhammad Sabir.
Proses penjaringan telah disusun dengan jadwal ketat, dimulai dari sosialisasi 14–18 Juli, pengambilan formulir 21–25 Juli, pengembalian formulir 28–30 Juli, hingga verifikasi berkas dan penetapan calon pada pertengahan Agustus 2025.
Tim Penjaringan dan Penyaringan KONI Sulbar ini bertekad menjadikan momentum ini sebagai ajang transformasi kepemimpinan olahraga yang bersih, terbuka, dan kompetitif.
“Kami membuka ruang yang luas bagi tokoh olahraga terbaik Sulbar untuk maju. Yang kami butuhkan adalah pemimpin yang mampu bekerja, membangun sinergi, dan membawa semangat juang untuk seluruh atlet dan insan olahraga,” pungkas Samiran.
Dengan semangat Salam Olahraga, KONI Sulawesi Barat mengajak seluruh insan olahraga dan masyarakat untuk mendukung proses ini, demi kemajuan olahraga daerah yang lebih inklusif, berprestasi, dan membanggakan di panggung nasional.
Penulis : Muh Taufiq Hidaya











