Suarasulbar.id, Mamuju – Gempabumi tektonik dengan magnitudo M 3.4 mengguncang wilayah Kecamatan Maliaya dan Malunda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, pada Jumat pagi (25/7/2025) sekitar pukul 08.38 WITA. Getaran gempa dirasakan warga dengan cukup jelas hingga membuat sebagian masyarakat berhamburan keluar rumah.
Berdasarkan rilis resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episenter gempa berada pada koordinat 2,95° LS dan 119,04° BT, atau tepatnya terletak di daratan sejauh 17 kilometer timur laut Majene dengan kedalaman 3 kilometer.
“Ditinjau dari lokasi dan kedalaman, gempa ini termasuk jenis gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif di wilayah Mamuju,” ungkap Kepala BBMKG Wilayah IV Makassar, Irwan Slamet, ST, M.Si.
BMKG mencatat, guncangan dirasakan pada skala intensitas III MMI di Kecamatan Maliaya dan Malunda. Artinya, getaran terasa jelas di dalam rumah, seolah-olah ada truk besar melintas.
Sejumlah warga di Kecamatan Malunda menyebut getaran cukup mengejutkan. “Tiba-tiba rumah terasa bergoyang, kami langsung keluar,” ujar Ari, warga Desa Mekkatta.
Hingga saat ini belum ada laporan resmi terkait kerusakan bangunan maupun korban akibat gempabumi tersebut. BMKG juga memastikan belum terdeteksi adanya aktivitas gempa susulan hingga pukul 09.10 WITA.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpancing informasi hoaks. “Periksa kondisi bangunan rumah masing-masing. Pastikan tidak ada kerusakan yang membahayakan sebelum kembali masuk ke dalam rumah,” tegas Irwan Slamet.
Penulis : Muh Taufiq Hidayat












