BPKPD Sulbar Hadiri Ekspose KUPA dan Perubahan PPAS TA 2025, Fokus Penyesuaian Anggaran

- Penulis

Sabtu, 26 Juli 2025 - 21:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju – Dalam upaya menyesuaikan arah kebijakan anggaran dengan perkembangan pelaksanaan program dan kegiatan tahun berjalan, BPKPD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menghadiri Ekspose Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) dan Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2025 yang digelar di ruang rapat Kantor DPRD Sulbar, Jumat 25 Juli 2025, pukul 14.00 WITA.

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK) kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk mengikuti pembahasan strategis tersebut sebagai bagian dari mekanisme perubahan APBD Tahun 2025.

Hadir memimpin rapat, Wakil Ketua DPRD Sulbar, Munandar Wijaya, bersama sejumlah anggota DPRD lainnya yang tergabung dalam Badan Anggaran DPRD Sulbar. Kehadiran legislatif ini mencerminkan komitmen bersama untuk memastikan penyesuaian anggaran dilaksanakan secara partisipatif dan terukur.

Dari unsur eksekutif, hadir mewakili BPKPD Sulbar, antara lain Kepala Bidang Anggaran dan Bina Kabupaten Murdanil, Kasubid Bina Kabupaten Amir Hamzah, Kasubid Penganggaran Pendapatan dan Belanja Operasi Muhammad Apriadi dan Jabatan Fungsional AKPD Abdul Kuddus.

Ekspose ini merupakan forum penting dalam menyampaikan penyesuaian asumsi makro dan rencana belanja daerah, guna menyesuaikan dengan dinamika pelaksanaan program, capaian kinerja, serta realisasi fiskal semester pertama tahun anggaran 2025.

Kepala Bidang Anggaran dan Bina Kabupaten BPKPD Sulbar, Murdanil menekankan bahwa penyesuaian KUPA dan PPAS TA 2025 merupakan ruang strategis untuk menguatkan fokus pembangunan dan sinkronisasi antarsektor.

“Kegiatan ini penting untuk memastikan bahwa perubahan anggaran yang disusun betul-betul responsif terhadap kondisi daerah. Perubahan PPAS harus mampu mencerminkan skala prioritas yang tepat sasaran, efisien, dan tetap sejalan dengan visi pembangunan daerah,” ujar Murdanil, yang juga Plt. Kepala Biro Tapemkesra Setda Sulbar.

Lanjut, ia menyampaikan bahwa proses ini juga sebagai bagian dari peningkatan kualitas perencanaan dan penganggaran berbasis kinerja.

“Kami dorong agar setiap OPD menyusun rencana kerja perubahan secara akurat dan terukur. Karena pada akhirnya, anggaran bukan hanya angka, tetapi instrumen untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.

Secara terpisah, Kepala BPKPD Sulbar, Mohammad Ali Chandra menegaskan bahwa proses ekspose KUPA-PPAS merupakan bagian dari siklus anggaran yang adaptif terhadap dinamika kebutuhan daerah.

“Penyesuaian anggaran bukan sekadar prosedur administratif, tetapi merupakan bentuk respon aktif pemerintah daerah dalam memastikan setiap rupiah anggaran dapat diarahkan pada program yang memberi dampak langsung bagi masyarakat. Ini mencerminkan prinsip kehati-hatian, transparansi, dan efektivitas dalam pengelolaan APBD,” ujarnya.

Pembahasan ini merupakan bagian dari dukungan nyata terhadap visi dan misi Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK) dan Wakil Gubernur Sulbar, Suhardi Duka dan Salim S. Mengga, khususnya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta mewujudkan pelayanan dasar dan berkualitas.

Dengan terbangunnya sinergi antara TAPD dan DPRD, diharapkan proses penyusunan perubahan APBD TA 2025 dapat berjalan lancar, tepat waktu, dan berpihak pada kepentingan masyarakat Sulbar. (Rls)

Berita Terkait

Gubernur Sulbar: Kuatnya Pramuka Jadi Wadah Cetak SDM Berkarakter Pejuang Muda Mandar untuk Panca Daya
Gubernur Suhardi Duka Harap Media Siber Bantu Masyarakat Pilah Informasi dan Tangkal Hoaks
Kadis ESDM Sulbar Dampingi Gubernur Suhardi Duka Terima Manager PLN UP2K Sulbar, Bahas Percepatan Lisdes dan Peningkatan Elektrifikasi Sulbar
Peserta Sandeq Silumba 2026 Melonjak! Dari 55 Jadi 80 Perahu, Ketua Dewan Pengarah: Bukti Kepercayaan Passandeq Tinggi
Buka Sandeq Silumba 2026 di Majene, Gubernur SDK: Sandeq Adalah Jati Diri Orang Mandar
Karo Pemkesra Dampingi Gubernur Sulbar Terima FKUB
Cegah Radikalisme di Kalangan Anak Muda, Gubernur SDK Tekankan 4 Pilar Kebangsaan dan Pemahaman Bhinneka Tunggal Ika
Konjen Australia Pelajari Pastipadu, Suhardi Duka Harap Ada Kolaborasi Atasi Stunting dan Kemiskinan Ekstrem

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:15 WITA

Gubernur Sulbar: Kuatnya Pramuka Jadi Wadah Cetak SDM Berkarakter Pejuang Muda Mandar untuk Panca Daya

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:18 WITA

Gubernur Suhardi Duka Harap Media Siber Bantu Masyarakat Pilah Informasi dan Tangkal Hoaks

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:16 WITA

Kadis ESDM Sulbar Dampingi Gubernur Suhardi Duka Terima Manager PLN UP2K Sulbar, Bahas Percepatan Lisdes dan Peningkatan Elektrifikasi Sulbar

Jumat, 25 September 2026 - 16:00 WITA

Peserta Sandeq Silumba 2026 Melonjak! Dari 55 Jadi 80 Perahu, Ketua Dewan Pengarah: Bukti Kepercayaan Passandeq Tinggi

Jumat, 25 September 2026 - 15:59 WITA

Buka Sandeq Silumba 2026 di Majene, Gubernur SDK: Sandeq Adalah Jati Diri Orang Mandar

Berita Terbaru

Uncategorized

Kolaborasi dengan Warga, PT Letawa Tuntaskan Perbaikan Jalan Lariang

Senin, 12 Okt 2026 - 11:13 WITA