Warga Binaan Lapas dan Rutan Sulbar Kini Bisa Ikut Pelatihan Berbasis Kompetensi

- Penulis

Selasa, 9 September 2025 - 14:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju, Suarasulbar.id – Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Barat bersama Balai Latihan Kerja (BLK) Provinsi Sulawesi Barat resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk pelatihan berbasis kompetensi di lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan (rutan). Penandatanganan MoU ini berlangsung di Kantor BLK Sulbar, Selasa (9/9/2025).

Langkah ini menjadi terobosan penting untuk membekali warga binaan dengan keterampilan praktis sebelum kembali ke masyarakat.

Kepala Kanwil Ditjenpas Sulbar, Ramdani Boy, menegaskan bahwa kerjasama ini akan memberi dampak besar bagi warga binaan agar siap hidup mandiri dan tidak kembali melakukan kesalahan serupa.

“Sangat penting sekali kerjasama dengan BLK. Kami sangat butuhkan dalam pemberian skill dan kemampuan kepada warga binaan. Dengan pelatihan ini, mereka bisa mandiri setelah bebas nanti,” ujar Ramdani Boy.

Jenis pelatihan yang digelar disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat, mulai dari pengelasan, pertukangan, tata boga, hingga salon. Namun, Ramdani menilai bidang UMKM menjadi prioritas, sebab peluang usaha kecil bisa langsung dijalankan dengan modal minim.

“Contohnya tata boga, bikin kue atau pisang goreng khas Sulbar. Modalnya kecil, tapi bisa jadi usaha mandiri,” tambahnya.

Melalui MoU ini, setiap lapas dan rutan di kabupaten/kota tak perlu lagi melakukan perjanjian baru. Cukup melalui Kanwil Ditjenpas Sulbar dan BLK Provinsi, pelatihan bisa berjalan di seluruh unit pelaksana teknis.

“Harapan kami, warga binaan bisa pulang dengan keterampilan yang bermanfaat, sehingga bisa survive di masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala BLK Provinsi Sulbar, H. Andi Farid Kusno, menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung penuh pelatihan bagi warga binaan, termasuk penyediaan instruktur dan fasilitas.

“Kami ingin memastikan bahwa setelah keluar dari lapas atau rutan, mereka tidak lagi kembali pada kesalahan lama. Dengan keterampilan yang diberikan, warga binaan bisa hidup mandiri, bekerja secara halal, dan menafkahi keluarganya,” ungkap Andi Farid.

Berita Terkait

PLN Kerahkan 230 Lebih Petugas Teknik, Pemeliharaan Infrastruktur Listrik di Sulawesi Bagian Selatan Dipercepat
Menakar Kata ATAU dalam UU Pilkada, Kepala KIN Sulbar Atri Fadly Ingatkan Parpol Jangan Sandera Kepentingan Publik
Semarak HUT RI ke-81, Imigrasi Mamuju Hadirkan Layanan ‘Pasporia’ di Car Free Day
Astra Agro dan Pemkab Pasangkayu Kolaborasi Perkuat Kesiapsiagaan Kebakaran Hutan dan Lahan
Ngaku Jurnalis Tribun Sulbar dan Admin Info Mamuju, Oknum Diduga Peras Warga Mamuju dengan Modus VCS
Astra Agro Dorong Pelestarian Pesisir Melalui Penanaman Mangrove di Pasangkayu
Mau Naik Daya Listrik? Ini Saat yang Tepat, PLN Beri Diskon 50 Persen
Imigrasi Mamuju Beberkan Capaian Kinerja Semester I 2026, PNBP Tembus Rp1,44 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 15:31 WITA

PLN Kerahkan 230 Lebih Petugas Teknik, Pemeliharaan Infrastruktur Listrik di Sulawesi Bagian Selatan Dipercepat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:30 WITA

Menakar Kata ATAU dalam UU Pilkada, Kepala KIN Sulbar Atri Fadly Ingatkan Parpol Jangan Sandera Kepentingan Publik

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:49 WITA

Semarak HUT RI ke-81, Imigrasi Mamuju Hadirkan Layanan ‘Pasporia’ di Car Free Day

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:59 WITA

Astra Agro dan Pemkab Pasangkayu Kolaborasi Perkuat Kesiapsiagaan Kebakaran Hutan dan Lahan

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:34 WITA

Ngaku Jurnalis Tribun Sulbar dan Admin Info Mamuju, Oknum Diduga Peras Warga Mamuju dengan Modus VCS

Berita Terbaru

Uncategorized

PT Letawa Hadirkan Akses Air Bersih bagi Warga Desa Lariang

Jumat, 2 Okt 2026 - 10:24 WITA