Suarasulbar.id,MAMUJU– PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Mamuju, Sulawesi Barat, berhasil menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) senilai Rp 256 miliar dengan total debitur 4.948 dari Januari hingga Juli 2024.
Penyaluran tersebut meliputi wilayah Mamuju, Mamuju Tengah (Mateng), hingga Kecamatan Baras V Kabupaten Pasangkayu.
Pimpinan Cabang BRI Mamuju Lukman Surya mengatakan, angka penyaluran KUR kepada pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di wilayah Kabupaten Mamuju hingga Baras V itu sangat baik pertumbuhannya.
“Saya melihat pengembangan usaha kecil di masyarakat itu sangat tumbuh dengan baik, sehingga program pemerintah yakni penyaluran KUR juga menunjukkan tren yang sangat bagus,” ungkap Lukman saat dijumpai di kantor sementara BRI Mamuju, Jl Yos Sudarso, Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju, Sulawesi Barat, Rabu (11/9/2024).
Lukman menuturkan, penyaluran dana KUR ini masih didominasi di sektor perdagangan, perkebunan kelapa sawit dan juga petani hingga nelayan.
“Yang paling mendominasi memang di sektor pertanian,seperti petani kakao (coklat), cengkeh. Tapi umumnya dari petani sawit,” ujarnya.
Menurutnya, perkembangan penyaluran KUR akan jauh lebih meningkat karena saat ini harga nilam semakin memuncak.
Lukman memprediksi,penyaluran KUR hingga September 2024 akan jauh lebih meningkat bisa mencapai Rp 400 miliar.
“Sekarang itu harga nilai sangat mahal, apalagi kebanyakan dari petani kita itu beralih ke komoditas lain ketika misalkan ada harga komoditas lebih tinggi seperti nilam,” jelasnya.
Dia menambahkan, semua sektor usaha baik itu perdagangan, UMKM, perkebunan, pertanian hingga nelayan itu semua bisa mengajukan kredit usaha rakyat sepanjang sesuai dengan kriteria dan layak.(*)












