Tahanan Polres Polman Tewas, Kabid Propam Sebut Kapolres dan Kasat Reskrim Diperiksa

- Penulis

Jumat, 13 September 2024 - 15:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Propam-Budi Yudhantara.

Kabid Propam-Budi Yudhantara.

MAMUJU, suarasulbar.id | Pasca kematian tahanan Polres Polman bernama Randi, Rabu kemarin 11/9/24. Bid Propam Polda Sulbar, tengah melakukan pemeriksaan sejumlah anggota Polres Polman.

Dihubungi Kabid Propam Polda Sulbar, Kombes Pol Budi Yudhantara kepada suarasulbar.id mengatakan, soal kasus di Polres Polman yang heboh baru – baru ini. Budi menyebutkan, sudah lebih 10 orang yang dimintai keterangan penyidik Bid Propam Polda Sulbar.

“ Terkait hal ini, Bid Propma Sulbar dari kemarin turun melakukan investigasi. Sudah ada lebih sepuluh orang dimintai keterangan soal ini dan pemeriksaannya masih berlangsung, “ kata Kabid Propam Polda Sulbar.

Dia menyebutkan, terkait dengan pemeriksaan terhadap anggota Polres Polman. Beberapa anggota yang akan dimintai keterangan salah satunya adalah Kasat Reskrim dan Kapolres Polman.

“ Kalau pemeriksaan tentu sudah berjalan ya. Salah satunya yang akan dimintai keterangan Kasat Reskrim dan kapolres Polman, “ jelasnya.

Seperti dirilis indigo99.com, salah seorang tahanan Polres Polman bernama Randi ditemukan meninggal tak wajar dalam sel. Korban ditemukan penuh luka – luka dan memar di bagian punggung korban. Rabu 11/9/24

Korban Randi adalah warga Dusun Tatamu Desa Ihing Kecamatan Bulo Kabupaten Polewali Mandar ( Polman ), menjadi tahanan Polres Polman beberapa malam sebelum meninggal. Korban ditahan karena diduga mencuri buah coklat.

Berdasarkan keterangan dari ibu kandungnya bernama Nasriah, kepada sejumlah media menceritakan bahwa anaknya diduga dianiaya oleh oknum saat berada diluar sel.

Dia mengaku, penganiayaan yang diterima anaknya sangat tidak wajar karena di mata – matanya melihat anaknya mendapat perlakuan tidak baik dari oknum saat melintas di depannya.

“ Saya lihat sendiri pak, anak saya dianiaya karena saya juga ditahan disel meskipun sel yang berbeda.” kata ibu kandung korban Nasriah.

Kini korban sudah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan sejak Rabu kemarin tanggal 11/9/24. Dirinya pun meminta keadilan kepada Kapolda Sulbar.

Editor : Maman Sampo

Berita Terkait

115 Hektare dalam Kabut Keterangan, Saksi Akui Milik Pak Balo, Pejabat Bantah, Hakim Singgung Ketidak jujuran
Dari Kelas hingga UMKM, Celebes Education Festival 2026 Rayakan Karya dan Kreasi Sulawesi
Apresiasi Pengabdian Guru, PT Mamuang Salurkan Insentif di Pasangkayu
FORKI Mamuju Borong Prestasi di Kejuaraan Karate Sulbar 2026, Raih Juara Umum III Open Tournament dan Juara I Festival
Waketum DPP Hanura Tekankan Konsolidasi dan Regenerasi Kader di Musda IV Sulbar
ATR/BPN Sebut Tak Pernah Terbitkan Sertifikat di Objek Sengketa
Saatnya UMKM Naik Kelas, Jamkrindo Buka Gerbang Besar Ekonomi Sulbar
Jelang Open Tournament, FORKI Sulbar Gelar Penataran Wasit dan Juri

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 21:04 WITA

115 Hektare dalam Kabut Keterangan, Saksi Akui Milik Pak Balo, Pejabat Bantah, Hakim Singgung Ketidak jujuran

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:17 WITA

Apresiasi Pengabdian Guru, PT Mamuang Salurkan Insentif di Pasangkayu

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:21 WITA

FORKI Mamuju Borong Prestasi di Kejuaraan Karate Sulbar 2026, Raih Juara Umum III Open Tournament dan Juara I Festival

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:32 WITA

Waketum DPP Hanura Tekankan Konsolidasi dan Regenerasi Kader di Musda IV Sulbar

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:37 WITA

ATR/BPN Sebut Tak Pernah Terbitkan Sertifikat di Objek Sengketa

Berita Terbaru

Uncategorized

Imigrasi Gandeng KPK untuk Pembenahan Instansi

Kamis, 2 Jul 2026 - 14:57 WITA

Uncategorized

Momentum 8 Dekade BNI, Transformasi Perkuat Kinerja dan Daya Saing

Kamis, 2 Jul 2026 - 10:35 WITA