Evaluasi Triwulan I, Gubernur Sulbar Ingatkan Risiko APBD dan Pentingnya Data Akurat

- Penulis

Kamis, 30 April 2026 - 15:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju – Gubernur Sulbar memimpin rapat kerja pimpinan triwulan I tahun anggaran 2026 di Ballroom Andi Depu, Lantai 3 Kantor Gubernur Sulbar, Kamis, 30 April 2026.

Rapim ini dihadiri Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan, Syakran Rudy yang juga merupakan Kepala Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulbar, Kepala Perwakilan BPKP Sulbar Zulherizal, Bupati Mamuju Sutinah Suhardi, Bupati Polewali Mandar Syamsul Mahmud, Sekda Mamasa, Sekda Majene, Sekda Mamuju Tengah, Sekda Pasangkayu, serta para Kepala OPD lingkup Pemprov Sulbar dan tim ahli Gubernur.

Dalam sambutannya, Gubernur Sulbar menyampaikan bahwa perjalanan pelayanan publik di tahun 2026 diharapkan bisa berjalan sesuai target. Triwulan pertama telah dilewati, namun seperti biasanya, serapan anggaran pada periode ini masih relatif kecil.

Hal itu, kata dia, karena masih dalam tahap persiapan berbagai dokumen, baik dokumen perencanaan maupun administrasi lainnya. Akibatnya, serapan belum maksimal dan bisa berdampak pada pertumbuhan ekonomi.

“Triwulan pertama kita lewati dulu dengan baik, nanti masuk triwulan kedua kita dorong yang masih kurang,” ujarnya.

Ia juga menyinggung hasil diskusi dengan pihak Kanwil dan BPKP, bahwa anggaran dari pusat harus segera dimanfaatkan. Jika terlalu lama, berpotensi ditarik kembali.

“Kalau TKD ditarik kembali, itu akan sangat mengurangi capaian kita,” katanya.

Menurutnya, kondisi efisiensi dan pemotongan anggaran juga dirasakan oleh seluruh daerah, termasuk Pemprov Sulbar. Sejumlah target pendapatan tahun 2026 diperkirakan tidak tercapai, sehingga perlu penyesuaian pada target pendapatan dan belanja.

Dalam kesempatan itu, Gubernur menyampaikan enam poin penting sebagai arahan:

Pertama, melakukan mitigasi risiko terhadap pelaksanaan APBD 2026. Jika ada potensi risiko, segera dilakukan evaluasi.

Kedua, melakukan sinkronisasi jadwal pelaksanaan program dengan periode pengukuran indikator kinerja makro.

Ketiga, memastikan penggunaan data yang valid dan selalu diperbarui dalam setiap kebijakan. Ia menekankan pentingnya koordinasi dengan BPS agar data yang digunakan benar-benar mutakhir.

“Kalau kita pakai data 2022, maka DAU yang kita dapat juga berdasarkan data 2022,” jelasnya.

Karena itu, data kependudukan, kemiskinan, dan indikator lainnya harus segera diperbarui agar selaras dengan dana transfer ke depan.

Keempat, mengoptimalkan dokumen pelaksanaan program strategis nasional. Ia menyebut salah satu proyek yang kembali masuk PSN adalah Bendung Budong-Budong.

Kelima, melakukan pembaruan data BNBA kemiskinan dan kemiskinan ekstrem agar penanganan lebih tepat sasaran. Ia juga menyampaikan adanya tambahan sekitar 300 KK penerima bantuan dengan nilai pembinaan usaha sekitar Rp5 juta per KK.

“Prinsipnya, pemerintah pusat terbuka selama datanya jelas,” katanya.

Keenam, melakukan evaluasi menyeluruh terhadap perencanaan dan penganggaran daerah agar pelaksanaan anggaran 2026 berjalan optimal.

Di akhir arahannya, Gubernur menyampaikan bahwa rapat ini juga menjadi forum untuk mendengarkan laporan dari Sekda provinsi, para bupati, dan sekda kabupaten terkait capaian serta kendala di masing-masing daerah sebagai bagian dari evaluasi pembangunan triwulan pertama. (Rls)

Berita Terkait

Gubernur Sulbar: Kuatnya Pramuka Jadi Wadah Cetak SDM Berkarakter Pejuang Muda Mandar untuk Panca Daya
Gubernur Suhardi Duka Harap Media Siber Bantu Masyarakat Pilah Informasi dan Tangkal Hoaks
Kadis ESDM Sulbar Dampingi Gubernur Suhardi Duka Terima Manager PLN UP2K Sulbar, Bahas Percepatan Lisdes dan Peningkatan Elektrifikasi Sulbar
Peserta Sandeq Silumba 2026 Melonjak! Dari 55 Jadi 80 Perahu, Ketua Dewan Pengarah: Bukti Kepercayaan Passandeq Tinggi
Buka Sandeq Silumba 2026 di Majene, Gubernur SDK: Sandeq Adalah Jati Diri Orang Mandar
Karo Pemkesra Dampingi Gubernur Sulbar Terima FKUB
Cegah Radikalisme di Kalangan Anak Muda, Gubernur SDK Tekankan 4 Pilar Kebangsaan dan Pemahaman Bhinneka Tunggal Ika
Konjen Australia Pelajari Pastipadu, Suhardi Duka Harap Ada Kolaborasi Atasi Stunting dan Kemiskinan Ekstrem

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:15 WITA

Gubernur Sulbar: Kuatnya Pramuka Jadi Wadah Cetak SDM Berkarakter Pejuang Muda Mandar untuk Panca Daya

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:18 WITA

Gubernur Suhardi Duka Harap Media Siber Bantu Masyarakat Pilah Informasi dan Tangkal Hoaks

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:16 WITA

Kadis ESDM Sulbar Dampingi Gubernur Suhardi Duka Terima Manager PLN UP2K Sulbar, Bahas Percepatan Lisdes dan Peningkatan Elektrifikasi Sulbar

Jumat, 25 September 2026 - 15:59 WITA

Buka Sandeq Silumba 2026 di Majene, Gubernur SDK: Sandeq Adalah Jati Diri Orang Mandar

Jumat, 25 September 2026 - 15:57 WITA

Karo Pemkesra Dampingi Gubernur Sulbar Terima FKUB

Berita Terbaru

Uncategorized

Kolaborasi dengan Warga, PT Letawa Tuntaskan Perbaikan Jalan Lariang

Senin, 12 Okt 2026 - 11:13 WITA

Uncategorized

PT Letawa Hadirkan Akses Air Bersih bagi Warga Desa Lariang

Jumat, 2 Okt 2026 - 10:24 WITA