Dirjen Imigrasi Minta Jajaran Fokus Kerja dan Hilangkan Budaya Kerja Lama yang Tidak Patut

- Penulis

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko mengimbau seluruh Jajaran Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi untuk melaksanakan langkah konkret (action plan) dalam rangka meningkatkan integritas pelayanan publik. Hal tersebut disampaikan melalui pengarahan kepada seluruh petugas Imigrasi di seluruh Indonesia dan Atase Imigrasi di Perwakilan RI, yang dilaksanakan secara hybrid di Aula Ditjen Imigrasi, Selasa (09/06/2026).

“Kita serahkan sepenuhnya proses hukum yang sedang berjalan kepada aparat penegak hukum (APH). Mulai minggu ini, saya minta semua jajaran kembali fokus pada tugas, fungsi, dan program-program yang sudah dicanangkan. Pelayanan kepada masyarakat harus berjalan optimal,” ujarnya.

Hendarsam mengakui krisis kali ini menjadi salah satu pukulan terbesar bagi organisasi.Kendati demikian, ia meminta momentum ini dijadikan ruang refleksi total untuk menghapus praktik dan budaya kerja masa lalu yang tidak sesuai.

“Zaman sudah berubah, dan tuntutan masyarakat saat ini telah berubah. Tidak ada hak istimewa (privilege) bagi siapapun untuk melakukan pelanggaran,” tegas Hendarsam.

Ia menekankan, fungsi pelayan publik bersentuhan langsung dengan masyarakat, sehingga sangat rentan terhadap komplain dan kritik. Kerentanan tersebut harus dijawab dengan penguatan mental aparatur untuk merespons setiap keluhan dengan cepat dan transparan. Menurutnya, Ditjen Imigrasi memiliki sumber daya manusia yang unggul, namun kapasitas tersebut harus dibarengi dengan integritas yang kuat agar organisasi dapat kembali berdiri tegak.

Hendarsam menggarisbawahi bahwa orientasi utama Imigrasi adalah memangkas jarak dengan masyarakat. Segala bentuk kecemburuan sosial atau persepsi negatif publik harus dijawab dengan perubahan sikap dan komitmen pelayanan yang nyata.

“Gagasan ‘Imigrasi untuk Rakyat’ lahir karena kita harus mendekatkan diri dan menghilangkan jarak dengan masyarakat. Fokus kita sekarang adalah membuktikan komitmen itu, merebut kembali kepercayaan publik, dan memastikan bahwa setiap kerja Imigrasi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” pungkas Dirjen Imigrasi.

Berita Terkait

Kepergian Pemimpin Berjasa: Salim S. Mengga Beristirahat di Kalibata
BPS Terjunkan Ratusan Mahasiswa STIS Percepat Pendataan Pascabencana di Sumatera
Temu Tokoh Nasional di Mamuju, PKS Teguhkan Peran Dakwah dan Kebangsaan
Dari PAN Untuk Rakyat, Menyambung Asa di Pebulahangan
Inflasi Sulbar September 2025 Tembus 3,04 Persen, Beras dan Bawang Merah Jadi Pemicu Utama
22 Cabor Kawal Yuki Permana ST Kembalikan Formulir Pendaftaran Calon Ketua KONI Mamuju
BBPVP Makassar dan BLK Sulbar Gelar Tailor Mode Training di Mamuju
Catatan Yudi Sudirman, Jembatan Gantung, Pebulahangan

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:16 WITA

Dirjen Imigrasi Minta Jajaran Fokus Kerja dan Hilangkan Budaya Kerja Lama yang Tidak Patut

Minggu, 1 Februari 2026 - 13:41 WITA

Kepergian Pemimpin Berjasa: Salim S. Mengga Beristirahat di Kalibata

Kamis, 15 Januari 2026 - 17:40 WITA

BPS Terjunkan Ratusan Mahasiswa STIS Percepat Pendataan Pascabencana di Sumatera

Selasa, 16 Desember 2025 - 08:01 WITA

Temu Tokoh Nasional di Mamuju, PKS Teguhkan Peran Dakwah dan Kebangsaan

Selasa, 7 Oktober 2025 - 20:54 WITA

Dari PAN Untuk Rakyat, Menyambung Asa di Pebulahangan

Berita Terbaru