Suarasulbar.id, Mamuju – Perekonomian Provinsi Sulawesi Barat terus menunjukkan geliat positif di tengah dinamika nasional dan regional. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Barat mengumumkan bahwa pada triwulan I 2025, ekonomi Sulbar tumbuh sebesar 4,83 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year-on-year/y-on-y).
Plt. Kepala BPS Provinsi Sulawesi Barat, M. La’bi, menyampaikan bahwa pertumbuhan ini ditopang terutama oleh sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, yang menjadi tulang punggung aktivitas ekonomi di provinsi ini. Dari sisi pengeluaran, komponen Net Ekspor menjadi kontributor terbesar terhadap pertumbuhan, menandakan peningkatan daya saing produk lokal di pasar luar daerah.
“Secara nominal, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sulbar atas dasar harga berlaku mencapai Rp16,52 triliun, sementara atas dasar harga konstan (2010) tercatat Rp9,19 triliun” Ucapnya Senin, 5/5/2025
Meski tumbuh secara tahunan, ekonomi Sulbar mengalami sedikit tekanan secara triwulanan (quarter-to-quarter/q-to-q), dengan kontraksi sebesar 4,45 persen dibandingkan triwulan IV-2024. Penurunan ini terutama disebabkan oleh lesunya sektor Konstruksi serta turunnya Pengeluaran Konsumsi Pemerintah (PKP), seiring dengan berakhirnya sejumlah proyek dan penyesuaian anggaran awal tahun.
Dalam konteks regional Sulampua (Sulawesi, Maluku, Papua), Sulbar berada di urutan ke-9 dari 14 provinsi. Maluku Utara menempati posisi tertinggi dengan lonjakan pertumbuhan mencapai 34,58 persen, diikuti Papua Barat (25,53 persen).
Capaian pertumbuhan ini menjadi indikator penting bagi arah pembangunan Sulbar ke depan. Meski belum berada di puncak klasemen regional, stabilitas dan dominasi sektor-sektor produktif lokal menunjukkan bahwa pondasi ekonomi Sulbar tetap kuat. Pemerintah daerah diharapkan dapat memanfaatkan momentum ini untuk mendorong hilirisasi sektor pertanian dan memperkuat konsumsi domestik.
Penulis : Muhammad Taufiq hidayat
Editor : Ahmad Fadil












