Mamuju, Suarasulbar.id — PT Bank Sulselbar meresmikan gedung baru Kantor Cabang Utama Mamuju, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bank Sulselbar ke-65, Kamis (15/1/26).
Peresmian ini penanda komitmen untuk pembangunan daerah dalam meningkatkan kualitas layanan perbankan sekaligus memperkuat dukungan terhadap pembangunan ekonomi Sulawesi Barat.
Acara peresmian dihadiri langsung oleh Gubernur Sulawesi Barat, H. Suhardi Duka, didampingi Sekretaris Provinsi Sulbar Junda, Bupati Mamuju Sutinah Suhardi, unsur Forkopimda, jajaran direksi Bank Sulselbar, serta sejumlah tokoh penting lainnya dan mitra perbankan.
Mantan Pimpinan Cabang Bank Sulselbar Mamuju periode 2023–2026, Amri Mahmud, menegaskan bahwa gedung baru tersebut tidak sekadar menjadi simbol fisik, tetapi merupakan bentuk aktualisasi tanggung jawab Bank Sulselbar dalam memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.
“Gedung ini bukan hanya simbol, tetapi wujud nyata komitmen Bank Sulselbar untuk menghadirkan layanan perbankan yang lebih nyaman, modern, dan berkualitas bagi nasabah, khususnya di Sulawesi Barat,” ujar Amri Mahmud.
Ia menambahkan, sebagai Bank Pembangunan Daerah (BPD), Bank Sulselbar memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan. Karena itu, peningkatan fasilitas dan layanan menjadi kebutuhan mendesak.
“BPD adalah mitra strategis pemerintah daerah. Supporting yang kami lakukan harus diimbangi dengan pelayanan terbaik, termasuk kenyamanan bagi nasabah dan mitra pemerintah,” katanya.
Amri juga menekankan peran Bank Sulselbar dalam mendukung sektor UMKM dan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Menurutnya, penyaluran KUR selama setahun terakhir menunjukkan tren yang menjanjikan dan berdampak langsung pada penguatan ekonomi lokal serta peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Kami fokus mendorong UMKM dan KUR karena itu berdampak langsung terhadap ekonomi daerah. Arahan Bupati jelas, sektor jasa menjadi tumpuan PAD, dan perbankan harus hadir mendukung kebijakan itu,” jelasnya.
Dari sisi fasilitas, gedung baru Bank Sulselbar Mamuju dibangun dengan konsep representatif dan ramah lingkungan. Area parkir yang luas disiapkan untuk mengatasi keluhan lama terkait kemacetan dan keterbatasan lahan parkir di kantor sebelumnya.
Gedung ini dilengkapi dengan basement parkir, layanan perbankan modern di lantai dua, termasuk smart teller bagi nasabah yang ingin melakukan transaksi secara mandiri, serta lantai khusus untuk layanan bisnis dan pimpinan cabang. Bank Sulselbar juga menyiapkan aula besar yang dapat digunakan sebagai ruang kolaborasi dan rapat bersama pemerintah daerah.
“Kami siapkan aula, bukan sekadar ruang rapat, karena interaksi dengan pemda sangat intens. Ini bagian dari upaya kami untuk terus bersinergi tanpa mengabaikan pelayanan kepada nasabah,” tambah Amri.
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dalam wawancara usai peresmian menyampaikan harapannya agar Bank Sulselbar semakin aktif menghimpun dan mengelola dana pemerintah daerah untuk kepentingan pembangunan.
“Bank Sulselbar harus ikut mendorong pembangunan daerah, salah satunya dengan memperluas penyaluran kredit kepada UMKM, pertanian, dan peternakan,” ujar Suhardi Duka.
Ia menyebut sektor pertanian, khususnya kakao, masih menjadi fondasi utama ekonomi Sulawesi Barat. Selain itu, Pemprov Sulbar bersama Pemkab Mamuju saat ini juga mendorong pengembangan peternakan ayam dan telur sebagai bagian dari dukungan terhadap program MBG.
“Peternakan ayam dan telur ini sangat dibutuhkan untuk mendukung MBG. Bank Pembangunan Daerah harus hadir memberikan akses kredit bagi petani dan pelaku usaha yang sudah memiliki usaha berjalan,” tegasnya.
Peresmian gedung baru ini sekaligus menjadi momentum refleksi HUT ke-65 Bank Sulselbar, dengan harapan bank milik daerah tersebut terus tumbuh sebagai penggerak ekonomi, memperkuat UMKM, serta menjadi pilar penting pembangunan Sulawesi Barat ke depan.












