Menggali Potensi Melalui Desain Grafis Kartu Prakerja

- Penulis

Rabu, 16 Oktober 2024 - 19:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dibuat Oleh : Sugiarto Alberth 

 

Suarasulbar.id, MAMUJU | Hai, Kenalkan saya Sugiarto Alberth, saya dari Kota Mamuju, Sulawesi Barat. Saat ini berumur 30 tahun. Cerita saya berawal pada tahun 2020, saat itu saya mengikuti pendaftaran Program Kartu Prakerja gelombang 4.
Sebagai seorang lulusan baru, saat itu saya memerlukan skil untuk terjun ke dunia kerja. Setelah dinyatakan lulus di Gelombang 4 Prakerja, saya memilih untuk mengambil kelas desain grafis, saat itu dilatih oleh lembaga bernama Sekolah Desain.id.

Alasan saya, memilih kelas itu awalnya adalah untuk mengasah pengetahuan saya tentang desain. Meskipun terlahir sebagai Sarjana Ekonomi, namun jiwa desain saya mulai menggeliat saat aktif sebagai bidang agitasi di salah satu organisasi kemahasiswaan saat kuliah. Dengan melihat peluang yang diberikan melalui pelatihan gratis dari Prakerja, saya berhasrat untuk bisa ikut dalam kelas itu.

Dalam pertemuan yang dilakukan melalui kelas online saat itu, sejumlah materi tentang desain saya peroleh. Pelajaran yang paling berkesan adalah peserta diajarkan bagaimana memainkan gradien warna, memakai font, dan memilih desain elegan yang mudah dan enak pandang.

Meski pertemuan saat itu dilakukan secara terbatas akibat covid, namun penyedia pelatihan memberikan seluruh materi kepada peserta dengan sangat lengkap dan sempurna. Hal itu membuat saya bisa lebih mempelajari desain lebih luas.

Tentu tidak ada yang salah dengan Sarjana Ekonomi yang mempunyai keinginan untuk mengembang skil di bidang desain, pelatihan keterampilan dari Prakerja itu coba saya kembangkan berbulan-bulan. Saya memilih untuk aktif di lembaga sosial untuk mengasah skil yang saya dapatkan. Saat itu saya dipercaya mengelola lembaga kampanye dan membuat berbagai design untuk lembaga non profit tersebut.

Setelah beberapa waktu, awal 2021 saya menerima tawaran untuk magang di salah satu media online lokal di Sulawesi Barat. Saat itu saya dipercaya untuk membuat desain iklan untuk media itu. Dari sana, mulai nerdatangan project-project untuk membuat desain dari beberapa orang. Awalnya diminta untuk membuat desain ucapan hingga membuat poster di media sosial. Dari sana saya mendapatkan penghasilan Rp 200-350 ribu per desain.

waktu demi waktu, desain saya mulai dipercaya untuk membuat langsung desain iklan di media online. Saya mengelola media sosial Instagram dan Facebook saat itu. Konten-konten ini memadukan peristiwa dan informasi. Sembari mengelola media online, saya juga kerap menerima jasa pembuatan desain. Memang saat itu di wilayah saya orang-orang baru mulai melek media sosial.

Setelah tiga tahun bekerja di media tersebut, pada September 2024 saya memutuskan untuk merintis salah satu media online di Sulawesi Barat. Dengan pengalaman yang saya miliki, saya mencoba memadukan desain dan peristiwa melalui konten-konten. Puji syukur saat ini, setelah satu tahun, media online yang saya rintis mulai dikenal dan menjadi salah satu media lokal dengan konten yang memadukan desain dan informasi terbaik di kota saya.

Dari belajar desain grafis di Prakerja, saya mendapatkan banyak pengalaman berharga. Saya juga dapat menambah skil yang awalnya hanya sekadar membuat desain di media sosial kini masuk dalam konten profesional.

Saya juga menjadi orang yang tidak bergantung lagi dengan pekerjaan formal. Saat ini saya dibantu dua rekan lainnya mengelola konten-konten di media online saya sehingga saya bisa mendapatkan penghasilan tambahan yang lumayan.

Kedepan, saya berharap Program Kartu Prakerja ini dapat lebih ditingkatkan, sehingga bisa menciptakan banyak peluang bagi anak-anak muda untuk menjadi entrepreneur dan bisa menciptakan lapangan

Berita Terkait

OPINI : Amanah Kekuasaan dan Ancaman Retaknya Persaudaraan
Sekolah Terhenti, Harapan Tak Mati
Pengangkatan dan Perwalian Anak, Dua Konsep Hukum yang Kerap Disalahpahami
Bencana, Kedaulatan, dan Luka yang Tak Sejajar
OPINI : Di Antara Alam yang Terluka dan Keringat Ayah yang Menghidupi
Lintas Mamuju, Kiat Keras Merawat Akal Sehat dari Bedah Teror Moral
Breaking News : Kebakaran Toko Elektronik di Pasar Lama Mamuju, Satu Lansia Dilarikan ke Rumah Sakit
Pembangunan Pelabuhan di Kambunong, Mateng, Proyeknya untuk Siapa?

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 15:49 WITA

OPINI : Amanah Kekuasaan dan Ancaman Retaknya Persaudaraan

Senin, 9 Februari 2026 - 21:31 WITA

Sekolah Terhenti, Harapan Tak Mati

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:09 WITA

Pengangkatan dan Perwalian Anak, Dua Konsep Hukum yang Kerap Disalahpahami

Rabu, 24 Desember 2025 - 19:54 WITA

Bencana, Kedaulatan, dan Luka yang Tak Sejajar

Sabtu, 13 Desember 2025 - 16:34 WITA

OPINI : Di Antara Alam yang Terluka dan Keringat Ayah yang Menghidupi

Berita Terbaru

Politik

Muhammad Reza Tinjau Langsung Keluhan Warga Karema

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:06 WITA

Uncategorized

Iqbal Pulang ke Basis Perjuangan, Sapa Mahasiswa Mamuju di Jogja

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:12 WITA

Uncategorized

Program Sobat Sawit, Upaya Serap Tenaga Kerja Lulusan SMK

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:22 WITA