MAMUJU, SUARASULBAR.ID – Ratusan warga dari Kalukku Barat dan Desa Beru-Beru melakukan aksi penyegelan dan pengepungan di lokasi alat berat dan perlengkapan milik PT Jaya Pasir Andalan pada Selasa, 25 Februari 2025. Aksi ini merupakan bentuk protes terhadap aktivitas perusahaan tambang pasir tersebut, yang mereka tolak kehadirannya di wilayah mereka.
Warga khawatir bahwa kehadiran perusahaan tambang pasir akan menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan dan memicu bencana akibat kerusakan yang ditimbulkan oleh aktivitas penambangan.
Masyarakat setempat telah lama menolak aktivitas tambang tersebut. Namun, pihak perusahaan terkesan mengabaikan aspirasi mereka.
Sulkarnaim, koordinator Aliansi Warga Kalukku Barat, mengatakan bahwa aktivitas yang dilakukan perusahaan merupakan bentuk ketidakpatuhan pemerintah provinsi terhadap surat rekomendasi DPRD Sulawesi Barat.
“Adanya rencana aktivitas dengan memasukkan kembali alat berat di desa Kalukku Barat itu membuktikan bahwa pemerintah Provinsi Sulawesi Barat tidak patuh terhadap surat rekomendasi DPRD Sulbar secara kelembagaan,” ujarnya.
“Di sisi lain, hal ini juga menjadi bukti bahwa pihak perusahaan ternyata justru tidak mengindahkan surat rekomendasi DPRD Sulbar,” tambahnya.
Sulkarnaim juga menilai bahwa perusahaan tersebut seolah-olah kebal terhadap hukum.
“Surat rekomendasi yang dikeluarkan oleh DPRD Sulbar tidak diindahkan seakan-akan kebal terhadap hukum,” ungkapnya.
Pada hari Senin kemarin, 24 Februari, alat berat perusahaan kembali masuk ke wilayah tersebut, dengan pengawalan dari anggota Polresta Mamuju. Ironisnya, masuknya alat berat ini tidak diketahui oleh pemerintah setempat.
“Ini adalah tindakan penerobosan dari PT Jaya Pasir Andalan yang memicu amarah warga. Hari ini kami mengepung alat tersebut untuk segera dipindahkan dan diangkat dari desa Kalukku Barat dan Desa Beru-Beru,” tegasnya.
Warga memberikan waktu satu minggu kepada perusahaan untuk menarik seluruh alat berat dan perlengkapan dari wilayah mereka. Jika tuntutan ini tidak dipenuhi, warga mengancam akan melakukan tindakan yang lebih besar. Taufiq












