Suarasulbar.id, Mamuju – Upaya mencegah dan menurunkan angka stunting di Kabupaten Mamuju terus digencarkan. Salah satunya melalui Program GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) yang telah berjalan sejak Februari 2025 di Desa Tamalea, Kecamatan Bonehau.
Program ini digagas untuk menekan angka stunting dengan pendekatan gotong royong, melibatkan berbagai pihak sebagai orang tua asuh, mulai dari aparat desa, tenaga pendidik, hingga penyuluh keluarga berencana (KB). Mereka aktif melakukan intervensi terhadap anak-anak yang masuk kategori berisiko stunting.
Koordinator Penyuluh KB Kecamatan Bonehau, Dwi Ana, menyampaikan bahwa kehadiran Program GENTING mulai menunjukkan dampak positif.
“Satu kesyukuran, dengan adanya program ini, berat badan anak-anak sasaran yang kami dampingi mulai naik. Setiap minggu, Tim Pendamping Keluarga (TPK) kami rutin memantau kondisi mereka,” ujar Dwi Ana.
Tidak hanya dilaksanakan oleh Balai Penyuluh KB, program ini juga mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Mamuju yang mengusung program serupa bernama Taki Asuh Stunting, dengan total 1.000 anak sasaran yang diintervensi di seluruh wilayah.
Di Kecamatan Bonehau, program GENTING menggandeng kepala desa hingga kepala sekolah tingkat SD dan SMP sebagai bagian dari jaringan pemantauan dan pembinaan. Sinergi lintas sektor ini diharapkan menjadi kunci memutus rantai stunting di wilayah yang selama ini menjadi salah satu kantong rawan stunting di Mamuju.
Dengan terus berjalannya program ini, harapannya bukan hanya memperbaiki kondisi anak-anak yang sudah terdampak, tetapi juga mencegah munculnya kasus stunting baru, serta membentuk budaya kepedulian kolektif dalam menjaga tumbuh kembang anak-anak daerah.
Penulis : Muhammad Taufiq Hidayat











