Mamuju — Suasana di Pelabuhan Mamuju sore tadi mendadak memanas saat puluhan massa dari Persatuan Gerakan Pemuda dan Mahasiswa Mamuju (PGPM) kembali menggelar aksi demonstrasi sekitar pukul 15.00 WITA. 24/9/25.
Aksi jilid II ini merupakan bentuk protes keras atas dugaan pelanggaran prosedur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada proyek pembangunan jembatan pelabuhan yang kini tengah berlangsung.
Koordinator lapangan aksi, Ikra, menegaskan bahwa demonstrasi ini adalah kelanjutan dari aksi sebelumnya yang juga menyoroti lemahnya penerapan standar K3 di lokasi proyek.
“Kami sangat kecewa. Ini sudah aksi kedua kami, namun pekerja di dalam proyek masih saja bekerja tanpa APD. Kami sudah ingatkan dari aksi sebelumnya. Ini jelas pelanggaran serius,” tegas Ikra dalam orasinya.
Massa aksi menuntut pihak perusahaan dan instansi terkait segera melakukan penertiban dan memastikan setiap pekerja dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD) sesuai aturan keselamatan kerja. PGPM juga memperingatkan akan terus melakukan aksi serupa bila tuntutan mereka kembali diabaikan.












