Waspadai Modus Kerja Luar Negeri, Imigrasi Mamuju Edukasi Generasi Muda Cegah TPPO

- Penulis

Rabu, 6 Mei 2026 - 15:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Mamuju menggelar sosialisasi Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) pada Rabu (06/05). Kegiatan ini merupakan respon terhadap ancaman eksploitasi manusia yang kerap menyasar kelompok usia produktif dengan kedok tawaran pekerjaan di luar negeri.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala Kantor Imigrasi Mamuju, V. Yosa Anggara. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa literasi mengenai prosedur resmi bekerja di luar negeri sangat krusial bagi kaum muda. Menurutnya, pemahaman yang matang akan menjadi benteng pertahanan utama agar masyarakat tidak terjebak dalam sindikat kriminal yang terorganisir.

“Generasi muda saat ini menjadi salah satu kelompok yang cukup rentan terhadap berbagai modus TPPO. Terutama melalui iming-iming pekerjaan dengan gaji tinggi, kesempatan bekerja di luar negeri, maupun tawaran yang terlihat menjanjikan namun tidak jelas legalitasnya,” ujar Yosa. Ia mengingatkan agar masyarakat selalu melakukan kroscek terhadap setiap tawaran yang datang melalui media sosial.

Selaras dengan hal tersebut, Kepala Bidang Penegakkan Hukum dan Kepatuhan Internal Kanwil Ditjenim Sulawesi Barat, Rahmat, memaparkan materi mengenai upaya oknum dalam mengelabui petugas imigrasi. Ia menjelaskan bahwa modus operandi yang sering ditemukan meliputi penggunaan dokumen palsu atau dokumen yang dipalsukan demi memperoleh paspor, serta pemberian keterangan yang tidak benar pada saat wawancara keberangkatan di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI).

Dari sisi penegakan hukum kepolisian, Kanit IV Satreskrim Polresta Mamuju, IPDA Saskia Arum Pratidina, mengupas berbagai bentuk modus operandi yang kini semakin beragam. Ia mengungkapkan bahwa TPPO tidak hanya terbatas pada lowongan kerja palsu, namun juga berkembang melalui modus pengantin pesanan, tawaran beasiswa atau magang palsu, hingga praktik adopsi anak secara ilegal yang berujung pada eksploitasi.

Upaya edukasi ini sejalan dengan arahan Dirjen Imigrasi, Hendarsam Marantoko, yang menginstruksikan jajaran Imigrasi di seluruh Indonesia untuk aktif terjun ke masyarakat. Hal ini merupakan wujud nyata dari komitmen “Imigrasi untuk Rakyat”, di mana fungsi imigrasi tidak hanya sekadar administratif, tetapi juga memberikan perlindungan maksimal bagi kedaulatan dan keamanan warga negara.

Melalui sosialisasi ini, Kantor Imigrasi Mamuju berharap masyarakat menjadi lebih waspada dan tidak tergiur dengan cara-cara instan yang melanggar aturan.

Berita Terkait

Sekolah Tanpa Dinding di Desa Bambu, Tempat Mimpi-Mimpi Besar Dilahirkan
Pelatihan Petugas Lapangan SE 2026 Gelombang I Resmi Ditutup, Diikuti 145 Peserta
Dari Siaga Listrik hingga Kurban, PLN UP3 Mamuju Hadir untuk Masyarakat
BNI Kokohkan Komitmen ESG, Perkuat Pembiayaan Hijau dan Transisi Energi Nasional
MF Taekwondo Boyong Medali di Kejuaraan Patriot Indonesia Taekwondo Championship Piala KONI Pusat
Iqbal Pulang ke Basis Perjuangan, Sapa Mahasiswa Mamuju di Jogja
Program Sobat Sawit, Upaya Serap Tenaga Kerja Lulusan SMK
Pemkesra Sulbar Melaksanakan Pemberkasan bagi Penerima Program Beasiswa

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:54 WITA

Sekolah Tanpa Dinding di Desa Bambu, Tempat Mimpi-Mimpi Besar Dilahirkan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:58 WITA

Pelatihan Petugas Lapangan SE 2026 Gelombang I Resmi Ditutup, Diikuti 145 Peserta

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:06 WITA

Dari Siaga Listrik hingga Kurban, PLN UP3 Mamuju Hadir untuk Masyarakat

Selasa, 2 Juni 2026 - 08:30 WITA

BNI Kokohkan Komitmen ESG, Perkuat Pembiayaan Hijau dan Transisi Energi Nasional

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:02 WITA

MF Taekwondo Boyong Medali di Kejuaraan Patriot Indonesia Taekwondo Championship Piala KONI Pusat

Berita Terbaru