Dari Transaksi Rp116 Juta Menuju Sertifikasi Halal, Wabup Mamuju Ingin UMKM Naik Kelas

- Penulis

Sabtu, 21 Juni 2025 - 22:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarasulbar.id, Mamuju – suasana Mall Matos Mamuju tampak lebih hidup dari biasanya. Di antara deretan stand UMKM dan alunan dakwah ekonomi syariah, ada optimisme yang tumbuh bukan sekadar angka transaksi yang tembus Rp116 juta, tetapi harapan akan masa depan ekonomi Mamuju yang lebih kuat.

Wakil Bupati Mamuju, Yuki Permana, menangkap sinyal itu. Baginya, Karya Kreatif Ekonomi (KKE) dan Pekan Ekonomi Syariah yang digelar Bank Indonesia Sulawesi Barat ini bukan sekadar event biasa. Ini adalah pijakan awal menuju kebangkitan ekonomi lokal berbasis kekuatan pelaku usaha kecil.

“Jangan berhenti di sini. Ini harus berlanjut. Kita harus ajak lebih banyak pihak terlibat. Kita ingin UMKM Mamuju bukan hanya hidup, tapi tumbuh besar,” tegas Yuki, saat diwawancarai suarasulbar.id.

Tak sekadar bicara, Yuki berencana segera mengumpulkan para pelaku UMKM untuk duduk bersama, membahas langkah-langkah menuju sertifikasi halal. Ia sadar, banyak pelaku UMKM yang belum memahami prosesnya. Karena itu, pendampingan dan edukasi harus menjadi prioritas.

“Kita tidak akan biarkan mereka berjalan sendiri. Pemerintah harus hadir. Ini proses bertahap, tidak bisa instan, tapi kita akan siapkan jalan menuju ke sana,” tambahnya.

Semangat kolaborasi juga digaungkan oleh Kepala Dinas Koperindag Sulbar, Bau Akram. Ia menyebut kegiatan KKE dan Pekan Ekonomi Syariah ini sukses menggerakkan ekonomi lokal, tapi keberlanjutannya harus disiapkan bersama.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulbar, Eka Putra Budi Nugroho, juga menegaskan komitmen Bank Indonesia untuk terus mendorong pembangunan ekonomi inklusif di Sulawesi Barat. Baginya, KKE bukan sekadar event tahunan, tetapi bagian dari misi besar membangun ekonomi berbasis syariah yang adil dan berkelanjutan.

“Ini baru awal. Kita tidak akan berhenti di sini. Selanjutnya, kita akan rumuskan tahapan-tahapan berikutnya agar potensi lokal semakin maksimal mendukung visi pembangunan Sulbar,” pungkas Eka.

Dengan semangat bersama, geliat ekonomi lokal Mamuju diharapkan tidak sekadar menjadi catatan angka semusim, melainkan gerakan nyata menuju kemandirian ekonomi berbasis kekuatan UMKM.

Dan bagi Yuki, satu langkah pentingnya kini jelas, membawa UMKM Mamuju naik kelas, dimulai dari label halal, menuju pasar yang lebih besar.

Penulis : Muh taufiq hidayat

Berita Terkait

Besok, Muhammadiyah Mamuju Laksanakan Salat Id di Stadion Manakarra
Pengacara di Mamuju Berbagi Takjil, Cerita Lawyers Gelar Buka Puasa Bersama
Jamkrindo Mamuju Gelar Safari Ramadan, Salurkan Sembako untuk Warga Kurang Mampu
Saat AI Menguasai Informasi, Pers Diuji Menjaga Akal Publik
Warga Desa Bambu Kirim Dukungan Moril untuk Kades Hartono
BRI Nyatakan Tanggung Jawab Penuh atas Hilangnya Dokumen Nasabah Pascagempa 2021
FPKM Desak Pemkab Mamuju Segera Rehabilitasi Jembatan Sangkurio yang Mengancam Keselamatan Warga
Haiyu Inlimate Wash dan Cara Elegan Sulawesi Barat Memperkenalkan Diri

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:22 WITA

Besok, Muhammadiyah Mamuju Laksanakan Salat Id di Stadion Manakarra

Jumat, 13 Maret 2026 - 18:42 WITA

Pengacara di Mamuju Berbagi Takjil, Cerita Lawyers Gelar Buka Puasa Bersama

Kamis, 26 Februari 2026 - 07:54 WITA

Jamkrindo Mamuju Gelar Safari Ramadan, Salurkan Sembako untuk Warga Kurang Mampu

Senin, 9 Februari 2026 - 18:49 WITA

Saat AI Menguasai Informasi, Pers Diuji Menjaga Akal Publik

Senin, 9 Februari 2026 - 01:17 WITA

Warga Desa Bambu Kirim Dukungan Moril untuk Kades Hartono

Berita Terbaru