Suarasulbar.id, Mamuju – Sorak sorai masyarakat pesisir membahana di Pelabuhan Ferry Mamuju, Sabtu 10 Mei 2025, saat Firmadi Cup 1, ajang lomba balap perahu katinting resmi dibuka. Sebanyak 30 peserta dari berbagai kecamatan di Dapil Dua Kabupaten Mamuju turut ambil bagian dalam event perdana yang menyatukan semangat olahraga, budaya, dan silaturahmi ini.

Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Sekretaris KONI Mamuju Suratmi Amir yang mewakili Ketua KONI, Ketua MPW PKS Sulbar Syamsuddin S.Pdi, Kapolsek Mamuju AKP H. Mustafa, dan anggota DPRD Kabupaten Mamuju Firmadi Abd Rahim selaku penggagas kegiatan.
Dalam sambutannya, Syamsuddin S.Pdi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya lomba ini, seraya menyebut bahwa semangat masyarakat dan peserta yang membara sudah lama menanti momentum seperti ini.
“Inovasi yang digagas oleh Firmadi patut kita dukung. Ini bukan sekadar lomba, tapi cara kita menghidupkan kembali semangat maritim dan budaya lokal,” ujarnya.

Anggota DPRD Kabupaten Mamuju dari Fraksi PKS, Firmadi Abd Rahim, menegaskan bahwa lomba ini adalah bagian dari rangkaian silaturahmi wakil rakyat bersama masyarakat, sekaligus memperingati Milad ke-23 Partai Keadilan Sejahtera.
“Lomba ini kita mulai dari tingkat kecamatan, dan Insya Allah ke depan akan kita tingkatkan menjadi event tingkat kabupaten. Ini bukan hanya lomba, tapi ruang berkumpul dan saling menguatkan. Tradisi seperti katinting ini tidak boleh hilang harus kita rawat bersama,” ucap Firmadi penuh semangat.
Wakil Sekretaris KONI Kabupaten Mamuju, Suratmi Amir, dalam sambutannya mewakili Ketua KONI, menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Ia menilai balap katinting bukan hanya soal kecepatan, tapi sarat nilai-nilai persaudaraan dan pelestarian budaya lokal.
“Ini adalah bentuk pembinaan olahraga tradisional yang sangat berarti. KONI mendukung penuh karena ini sejalan dengan misi kami memajukan olahraga, baik yang bersifat modern maupun berbasis tradisi,” ujar Suratmi.
Ia juga menjelaskan bahwa olahraga seperti katinting memiliki potensi menjadi cabang rekreasi dan prestasi jika dikelola secara serius.
“Kami melihat semangat masyarakat luar biasa. Ini potensi besar yang patut terus digali,” tambahnya.

Firmadi Cup 1 tidak hanya jadi tontonan menarik, tetapi juga ruang pemberdayaan dan kebersamaan masyarakat pesisir. Dengan semangat gotong royong dan kebanggaan atas jati diri maritim, lomba ini menyatukan warga dalam suasana yang hangat, sportif, dan penuh semangat juang.
“Kita ingin anak-anak muda pesisir bangga dengan budaya mereka, bangga menjadi bagian dari laut, dan menjadikan ini sebagai energi untuk terus maju,” tutup Firmadi.
Penulis : Muhammad Taufiq Hidayat











