Honorer Menjerit di Depan Kantor Bupati Mamuju , LBH VJP Minta DPRD Mamuju Cari Solusi

- Penulis

Senin, 5 Januari 2026 - 19:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju, Suarasulbar.id – Ketua Lembaga Bantuan Hukum ( LBH ) Vox Justitia Populi ( VJP ) Sulbar, Ahmad Udin, SH, menyatakan keprihatinannya terhadap nasib ratusan tenaga kesehatan, tekhnis dan guru honor yang menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Bupati Mamuju, baru – baru ini.

Aksi yang berlangsung minggu sore tanggal 4 januari 2026 hingga saat ini menandakan kekecewaan yang begitu sangat dalam akibat belum adanya kepastian dan perhatian serius dari para pemangku kebijakan, khususnya Pemda Mamuju dan DPRD Kabupaten Mamuju yang seharusnya hadir di tengah – tengah massa aksi untuk mencari solusi.

Menurut pria yang akrab disapa Adjie itu, ada sekitar 500 tenaga kesehatan dan guru honor yang turun ke jalan merupakan bukti bahwa saluran aspirasi formal tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Ia menilai DPRD sebagai lembaga perwakilan rakyat seharusnya berada di garis terdepan dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat, bukan justru terkesan abai.

“Saya sangat prihatin melihat kondisi tenaga honor yang harus menyampaikan aspirasinya melalui aksi turun ke jalan,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa tenaga kesehatan dan guru honor memiliki peran strategis dalam pelayanan publik, namun ironisnya masih menghadapi ketidakpastian status.

Oleh karena itu, DPRD diminta untuk tidak bersikap pasif dan segera mengambil langkah konkret, termasuk memanggil pihak eksekutif dan memperjuangkan kebijakan yang berpihak kepada tenaga honorer.

“Jika DPRD terus diam, maka ini bukan hanya persoalan administrasi, tetapi juga persoalan moral dan tanggung jawab konstitusional terhadap rakyat,” lanjutnya.

Ia berharap pemerintah daerah dan DPRD Kabupaten Mamuju segera membuka ruang dialog yang serius dan menghasilkan solusi nyata, agar tenaga kesehatan dan guru honor tidak terus menjadi korban ketidakpastian kebijakan.

Penulis : Muhammad Taufiq Hidayat

Berita Terkait

115 Hektare dalam Kabut Keterangan, Saksi Akui Milik Pak Balo, Pejabat Bantah, Hakim Singgung Ketidak jujuran
Dari Kelas hingga UMKM, Celebes Education Festival 2026 Rayakan Karya dan Kreasi Sulawesi
Apresiasi Pengabdian Guru, PT Mamuang Salurkan Insentif di Pasangkayu
FORKI Mamuju Borong Prestasi di Kejuaraan Karate Sulbar 2026, Raih Juara Umum III Open Tournament dan Juara I Festival
Waketum DPP Hanura Tekankan Konsolidasi dan Regenerasi Kader di Musda IV Sulbar
ATR/BPN Sebut Tak Pernah Terbitkan Sertifikat di Objek Sengketa
Muhammad Reza Tinjau Langsung Keluhan Warga Karema
Saatnya UMKM Naik Kelas, Jamkrindo Buka Gerbang Besar Ekonomi Sulbar

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 21:04 WITA

115 Hektare dalam Kabut Keterangan, Saksi Akui Milik Pak Balo, Pejabat Bantah, Hakim Singgung Ketidak jujuran

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:17 WITA

Apresiasi Pengabdian Guru, PT Mamuang Salurkan Insentif di Pasangkayu

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:21 WITA

FORKI Mamuju Borong Prestasi di Kejuaraan Karate Sulbar 2026, Raih Juara Umum III Open Tournament dan Juara I Festival

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:32 WITA

Waketum DPP Hanura Tekankan Konsolidasi dan Regenerasi Kader di Musda IV Sulbar

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:37 WITA

ATR/BPN Sebut Tak Pernah Terbitkan Sertifikat di Objek Sengketa

Berita Terbaru

Uncategorized

Imigrasi Gandeng KPK untuk Pembenahan Instansi

Kamis, 2 Jul 2026 - 14:57 WITA

Uncategorized

Momentum 8 Dekade BNI, Transformasi Perkuat Kinerja dan Daya Saing

Kamis, 2 Jul 2026 - 10:35 WITA