Kendaraan Dinas Ditemukan di Semak, Komisi II DPRD Sulbar Akui Banyak Aset Tak Terurus

- Penulis

Kamis, 17 April 2025 - 19:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarasulbar.id, Mamuju — Anggota Komisi II DPRD Provinsi Sulawesi Barat akhirnya angkat suara terkait temuan satu unit mobil dinas milik Pemerintah Provinsi yang ditemukan terbengkalai di semak belukar oleh tim aset Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Mobil tersebut tercatat sebagai aset Sekretariat DPRD, namun disebut-sebut sempat digunakan oleh pihak Perseroda, tanpa kejelasan administrasi.

Anggota Komisi II, Khalil Qibran SH menyebut kasus ini sebagai gambaran nyata lemahnya tata kelola aset di lingkup Pemprov Sulbar periode lalu, Ia menegaskan, peristiwa ini tidak berdiri sendiri.

“Kami di Komisi II mengapresiasi langkah Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur yang baru, yg memerintahkan OPD terkait dalam hal ini BPKAD yang mulai serius menertibkan aset, termasuk randis yang ditemukan di semak. Tapi temuan ini juga memperlihatkan bahwa selama ini banyak aset Pemprov yang tidak dirawat, bahkan dibiarkan begitu saja. Ini bentuk kelalaian,” ujarnya dalam wawancara telepon Kamis, 17/4/2025

Khalil menyebut kondisi ini memperburuk catatan pengelolaan aset dan anggaran daera periode lalu, Ia menyoroti bahwa Pemprov selama ini rutin menganggarkan pembelian mobil dinas, namun minim perawatan.

“Di saat kondisi keuangan daerah yang minim dibanding dengan provinsi lain, kita justru menghadapi fakta bahwa kendaraan dinas banyak rusak, hilang, atau bahkan berubah menjadi milik pribadi. Ada beberapa pejabat eselon yang memakai randis tapi tidak bertanggung jawab atas perawatannya,” tegasnya.

Menanggapi informasi bahwa kendaraan tersebut digunakan oleh pihak Perseroda, Khalil tak menampik bahwa ada kemungkinan aset berpindah tangan tanpa telaah administrasi.

“Itu jelas tidak bisa dibenarkan. Kalau ada penggunaan oleh pihak lain tanpa dokumen resmi, apalagi tanpa dasar hukum, itu pelanggaran. Tidak bisa sekadar ‘kebijakan lisan’, harus ada telaah tertulis. Sayangnya, banyak aset yang digunakan tanpa dokumen semacam itu,” tambahnya.

Lebih lanjut, Khalil menyatakan kami akan memanggil BPKAD untuk meminta laporan dan klarifikasi. Ia menyadari pengawasan selama ini belum maksimal dan harus diperkuat.

“Kami sudah minta data beberapa item, dan memang kendaraan dinas jadi perhatian utama. Tapi kami tahu, persoalannya bukan cuma randis. Gedung, bangunan, dan beberapa aset lainnya yang tidak tercatat atau tidak jelas penggunaannya. Audit total harus dilakukan,” ungkapnya.

Sebagai langkah lanjutan, Komisi II berkomitmen memperketat pengawasan terhadap OPD dan memastikan setiap randis dan aset yang dibeli dengan uang rakyat memiliki status jelas dan digunakan semestinya.

“Kami akan kawal. Kalau perlu, alokasi mobil dinas ke depan harus dikaji ulang. Bahkan bisa jadi penyewaan kendaraan lebih efisien daripada terus-menerus membeli dan kemudian diabaikan,” tegas Khalil.

Temuan ini menambah panjang daftar persoalan pengelolaan aset milik negara di Sulawesi Barat. Jika tidak segera ditangani secara sistematis dan transparan, publik berhak mempertanyakan sejauh mana komitmen pemerintah dan DPRD dalam menjaga uang dan aset rakyat. Kita berharap bahwa Periode Bapak Gubernur dan Wakil gubernur ini, menjadi semangat baru bagi kita untuk menjalankan pemerintahan yang sangat pro terhadap kepada masyarakat.

Penulis : Muhammad Taufiq hidayat

Editor : Ahmad Fadil

Berita Terkait

Semarak HUT RI ke-81, Imigrasi Mamuju Hadirkan Layanan ‘Pasporia’ di Car Free Day
Astra Agro dan Pemkab Pasangkayu Kolaborasi Perkuat Kesiapsiagaan Kebakaran Hutan dan Lahan
Ngaku Jurnalis Tribun Sulbar dan Admin Info Mamuju, Oknum Diduga Peras Warga Mamuju dengan Modus VCS
Astra Agro Dorong Pelestarian Pesisir Melalui Penanaman Mangrove di Pasangkayu
Mau Naik Daya Listrik? Ini Saat yang Tepat, PLN Beri Diskon 50 Persen
Imigrasi Mamuju Beberkan Capaian Kinerja Semester I 2026, PNBP Tembus Rp1,44 Miliar
KOMARA Guncang Kesadaran Sejarah, Mamuju Heritage Forum 2026 Jadi Tonggak Merawat Identitas Mamuju
PT Jamkrindo Cabang Mamuju Salurkan Bantuan TJSL ke SDN 040 Bunu Polewali Mandar

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:49 WITA

Semarak HUT RI ke-81, Imigrasi Mamuju Hadirkan Layanan ‘Pasporia’ di Car Free Day

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:59 WITA

Astra Agro dan Pemkab Pasangkayu Kolaborasi Perkuat Kesiapsiagaan Kebakaran Hutan dan Lahan

Rabu, 22 Juli 2026 - 06:00 WITA

Astra Agro Dorong Pelestarian Pesisir Melalui Penanaman Mangrove di Pasangkayu

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:04 WITA

Mau Naik Daya Listrik? Ini Saat yang Tepat, PLN Beri Diskon 50 Persen

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:09 WITA

Imigrasi Mamuju Beberkan Capaian Kinerja Semester I 2026, PNBP Tembus Rp1,44 Miliar

Berita Terbaru

Uncategorized

Tambang Emas Ilegal di Mamuju Terbongkar 4 Tersangka Dijerat

Selasa, 28 Jul 2026 - 20:07 WITA