Suarasulbar.id, Mamuju – Pemuda Kalumpang Raya (PKR) mendesak Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Barat untuk segera memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan, pendidikan, dan kesehatan di Kecamatan Kalumpang sabtu 8/3/2025.
Mereka menilai ketiga sektor tersebut masih jauh tertinggal dibandingkan wilayah lain di provinsi ini.
Yudi Toda, Koordinator Pemuda Kalumpang Raya dan kader Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi jalan penghubung antar desa di Kecamatan Kalumpang yang masih rusak parah.
“Kondisi jalan yang memprihatinkan ini sangat menyulitkan mobilitas warga, terutama dalam kegiatan ekonomi dan akses layanan kesehatan,” ujarnya.
Selain itu, Yudi Toda juga menyoroti minimnya fasilitas pendidikan di Kalumpang, baik dari segi sarana maupun tenaga pengajar.
“Kami ingin pemerintah provinsi benar-benar serius dalam membangun Kalumpang. Jalan yang rusak menghambat distribusi barang dan akses masyarakat. Begitu pula di sektor pendidikan dan kesehatan, masih banyak kekurangan yang perlu segera diperbaiki,” tegasnya.
PKR berharap pemerintah tidak hanya menjadikan pembangunan sebagai janji politik semata, tetapi merealisasikannya demi kesejahteraan masyarakat Kalumpang Raya.
“Besar harapan kami agar pembangunan di wilayah Kalumpang diprioritaskan oleh pemerintah,” ungkap Yudi Toda.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya pemerataan pembangunan sarana dan prasarana kesehatan agar tidak ada lagi korban akibat kekurangan fasilitas kesehatan.
“Sepanjang tahun 2024, tercatat 8 warga Kalumpang Raya ditandu dan 1 orang meninggal dunia akibat tidak tersedianya fasilitas kesehatan,” tutup Yudi Toda. (Tfq/**)












