Petani Sawit Dikeroyok di Mamuju Tengah, Minta Pelaku Ditangkap Serta Keadilan Ditegakkan

- Penulis

Minggu, 10 Agustus 2025 - 13:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarasulbar.id, Mamuju Tengah – Kekerasan terhadap warga desa kembali menodai wajah penegakan hukum di Sulawesi Barat. Seorang petani sawit di Desa Tasokko, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah, menjadi korban pengeroyokan tiga tetangganya hanya karena menegur aksi penebangan pohon sawit di kebunnya sendiri. (9/8/25)

Peristiwa itu terjadi ketika Muh Ali yang jadi korban memergoki para pelaku saat menebang sawit miliknya. Dengan nada bertanya, ia hanya mengucapkan satu kalimat, Kenapa pohon sawit saya ditebang, pertanyaan sederhana itu tak dijawab kata, melainkan dibalas pukulan bertubi-tubi.

Menurut Ino, adik korban yang juga menjadi pelapor, aksi kekerasan dilakukan tanpa ampun.

“Kemarin saya sudah lapor ke Polsek Mateng, dan hari ini saya lapor lagi ke Polres Mamuju Tengah. Kami minta keadilan, kami minta pelaku segera ditangkap, dan diadili agar kakak saya dapat keadilan, tegasnya pada media suarasulbar.id (10/8/25).

Korban menderita luka di kepala akibat pukulan keras. Pihak keluarga telah menyerahkan barang bukti, termasuk hasil visum RSUD Mamuju Tengah, kepada pihak kepolisian.

Kasat Reskrim Polres Mamuju Tengah, AKP Eru Reski, membenarkan laporan tersebut.

“Iye pak, sudah diterima anggota SPKT laporannya,” tulisnya singkat melalui pesan WhatsApp.

Kasus ini menjadi ujian nyata sejauh mana aparat sigap melindungi hak warga terutama petani yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi daerah.

Jika negara gagal hadir, desa akan dikuasai oleh logika kekerasan, bukan hukum.

Jika aparat bergerak cepat, keadilan akan terasa nyata. Tetapi jika dibiarkan berlarut, kekerasan akan tetap menjadi bahasa sehari-hari di desa, dan hukum hanya tinggal tulisan di lembar undang-undang.

Penulis : Muh Taufiq Hidayat

Berita Terkait

Semarak HUT RI ke-81, Imigrasi Mamuju Hadirkan Layanan ‘Pasporia’ di Car Free Day
Astra Agro dan Pemkab Pasangkayu Kolaborasi Perkuat Kesiapsiagaan Kebakaran Hutan dan Lahan
Ngaku Jurnalis Tribun Sulbar dan Admin Info Mamuju, Oknum Diduga Peras Warga Mamuju dengan Modus VCS
Astra Agro Dorong Pelestarian Pesisir Melalui Penanaman Mangrove di Pasangkayu
Mau Naik Daya Listrik? Ini Saat yang Tepat, PLN Beri Diskon 50 Persen
Imigrasi Mamuju Beberkan Capaian Kinerja Semester I 2026, PNBP Tembus Rp1,44 Miliar
Tamparan Telak untuk BRI! Pengadilan Tinggi Sulbar Tolak Dalih Gempa, Nasabah Menang Lagi
KOMARA Guncang Kesadaran Sejarah, Mamuju Heritage Forum 2026 Jadi Tonggak Merawat Identitas Mamuju

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:49 WITA

Semarak HUT RI ke-81, Imigrasi Mamuju Hadirkan Layanan ‘Pasporia’ di Car Free Day

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:59 WITA

Astra Agro dan Pemkab Pasangkayu Kolaborasi Perkuat Kesiapsiagaan Kebakaran Hutan dan Lahan

Rabu, 22 Juli 2026 - 06:00 WITA

Astra Agro Dorong Pelestarian Pesisir Melalui Penanaman Mangrove di Pasangkayu

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:04 WITA

Mau Naik Daya Listrik? Ini Saat yang Tepat, PLN Beri Diskon 50 Persen

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:09 WITA

Imigrasi Mamuju Beberkan Capaian Kinerja Semester I 2026, PNBP Tembus Rp1,44 Miliar

Berita Terbaru

Uncategorized

Tambang Emas Ilegal di Mamuju Terbongkar 4 Tersangka Dijerat

Selasa, 28 Jul 2026 - 20:07 WITA