Plafon Rusun ASN Runtuh Sebelum Digunakan, Pemkab Mamuju Menolak Serah Terima

- Penulis

Rabu, 11 Juni 2025 - 15:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarasulbar.id, Mamuju — Bangunan Rumah Susun (Rusun) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di Mamuju, Sulawesi Barat, yang dibangun dengan anggaran APBN sebesar Rp67,5 miliar, kini menjadi sorotan. Proyek yang dikerjakan oleh PT Permata Arta KSO tersebut belum sempat dimanfaatkan, namun plafon di bagian balkon lantai 3 sudah runtuh.

“Bangunan Rusun yang sudah mau diserahkan kepada pihak Pemkab Mamuju, kini plafon di bagian balkon lantai 3-nya sudah runtuh,” ungkap salah seorang sumber Jurnaltivi.com yang enggan disebutkan namanya, Rabu (11/6/2025).

Sumber tersebut menambahkan, meskipun Satker Perumahan dan Permukiman (Perkim) telah menyerahkan bangunan itu kepada Pemkab Mamuju, namun pihak pemkab menolak untuk menerimanya.

“Masih banyak kendala di bangunan Rusun itu. Selain plafon balkon yang sudah runtuh, listriknya kabarnya sudah diputus oleh PLN, air juga diputus oleh PDAM. Wajar kalau Pemkab Mamuju menolak untuk menerima bangunan yang menelan anggaran Rp67,5 miliar itu,” jelasnya.

Diduga, runtuhnya plafon disebabkan oleh penggunaan material yang tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) proyek. Akibatnya, sebelum digunakan oleh ASN, plafon bangunan tersebut sudah mengalami kerusakan.

Ironisnya, ketika wartawan Jurnaltivi.com mencoba melihat langsung kondisi bangunan, upaya itu terhambat karena pintu bangunan terkunci rapat. Penjaga Rusun yang tinggal di dalam pun terkesan melarang wartawan untuk mendokumentasikan kondisi bangunan tersebut.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek Rusun ASN Mamuju, Syahrir, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon mengatakan bahwa tanggung jawab kerusakan masih berada di pihak rekanan.

“Kalau ada yang rusak, pihak rekanan wajib memperbaikinya. Nanti saya telepon rekanan untuk memperbaiki bagian yang rusak,” ujar Syahrir.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada kepastian kapan perbaikan akan dilakukan, sementara bangunan senilai puluhan miliar rupiah itu terancam mubazir.

Penulis : Muh taufiq hidayat

Editor : Ahmad Fadhil

Berita Terkait

Sekomandi Revival Dorong Regenerasi Budaya melalui Pemberdayaan Remaja Kalumpang
PLN Kerahkan 230 Lebih Petugas Teknik, Pemeliharaan Infrastruktur Listrik di Sulawesi Bagian Selatan Dipercepat
Semarak HUT RI ke-81, Imigrasi Mamuju Hadirkan Layanan ‘Pasporia’ di Car Free Day
Astra Agro dan Pemkab Pasangkayu Kolaborasi Perkuat Kesiapsiagaan Kebakaran Hutan dan Lahan
Ngaku Jurnalis Tribun Sulbar dan Admin Info Mamuju, Oknum Diduga Peras Warga Mamuju dengan Modus VCS
Astra Agro Dorong Pelestarian Pesisir Melalui Penanaman Mangrove di Pasangkayu
Mau Naik Daya Listrik? Ini Saat yang Tepat, PLN Beri Diskon 50 Persen
Imigrasi Mamuju Beberkan Capaian Kinerja Semester I 2026, PNBP Tembus Rp1,44 Miliar

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:55 WITA

Sekomandi Revival Dorong Regenerasi Budaya melalui Pemberdayaan Remaja Kalumpang

Rabu, 2 September 2026 - 15:31 WITA

PLN Kerahkan 230 Lebih Petugas Teknik, Pemeliharaan Infrastruktur Listrik di Sulawesi Bagian Selatan Dipercepat

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:49 WITA

Semarak HUT RI ke-81, Imigrasi Mamuju Hadirkan Layanan ‘Pasporia’ di Car Free Day

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:59 WITA

Astra Agro dan Pemkab Pasangkayu Kolaborasi Perkuat Kesiapsiagaan Kebakaran Hutan dan Lahan

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:34 WITA

Ngaku Jurnalis Tribun Sulbar dan Admin Info Mamuju, Oknum Diduga Peras Warga Mamuju dengan Modus VCS

Berita Terbaru

Uncategorized

Kolaborasi dengan Warga, PT Letawa Tuntaskan Perbaikan Jalan Lariang

Senin, 12 Okt 2026 - 11:13 WITA