Suarasulbar.id, Mamuju — Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Barat resmi ditutup pada Sabtu, 5 Juli 2025 di Hotel Meganita, Mamuju. Kegiatan yang diikuti oleh KONI kabupaten serta pengurus cabang olahraga se-Sulbar ini menghasilkan sejumlah keputusan strategis bagi masa depan olahraga di provinsi ini.
Agenda Rakerprov kali ini membahas evaluasi pelaksanaan program KONI, kesiapan Mamuju Tengah sebagai tuan rumah Porprov 2026, hingga penguatan sinergi antar pemangku kepentingan olahraga di daerah.
Sebagai penutup Rakerprov, forum resmi menetapkan Tim Penjaringan Calon Ketua KONI Sulbar periode 2024–2028, Tim ini berjumlah lima orang dan berasal dari berbagai unsur:
1. Dua orang dari unsur KONI Sulbar
2. Satu orang dari KONI Kabupaten Mamuju Tengah
3. Satu orang dari SIWO PWI (Seksi Wartawan Olahraga)
4. Satu orang dari cabang olahraga PODSI (dayung)
“Ini langkah awal untuk memastikan proses regenerasi di tubuh KONI berjalan demokratis dan terbuka. Kita ingin calon ketua yang lahir dari proses seleksi yang sehat, bukan hasil kompromi politik semata,” ujar Samiran saat sedang pimpin rapat.
Samiran juga menggarisbawahi pentingnya menguatkan komunikasi antara KONI provinsi, KONI kabupaten, dan seluruh cabor dalam membangun prestasi olahraga Sulbar.
Dengan penetapan tim penjaringan dan sejumlah rencana strategis lainnya, Rakerprov KONI Sulbar 2025 ditutup secara resmi. Seluruh peserta berharap hasil forum ini dapat memperkuat arah pembinaan olahraga dan membawa Sulbar menjadi kekuatan baru di pentas olahraga nasional.












