Diancam Dibunuh Lewat Mesengger, Jendral Lapangan Aksi Tolak Tambang Lapor ke Polda Sulbar

- Penulis

Rabu, 7 Mei 2025 - 20:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarasulbar.id, Mamuju – Ancaman serius menghantui perjuangan warga Kalukku dan Karossa yang menolak tambang pasir di wilayah mereka. Sulkarnain, Koordinator Lapangan (Korlap) aksi demonstrasi penolakan tambang, mengaku mendapat pesan bernada ancaman pembunuhan melalui media sosial setelah memimpin aksi unjuk rasa di depan kantor Gubernur Sulawesi Barat.

Pada Rbu 7/5/2025, Sulkarnain secara resmi melaporkan kasus tersebut ke Polda Sulbar. Ia menyebut pesan-pesan ancaman itu datang dari akun tak dikenal yang mengancam akan mendatangi kamar pribadinya dan melakukan kekerasan.

“Saya diancam lewat Messenger. Dia bilang mau masuk ke kamar saya dan membunuh saya. Katanya sudah lama tidak melihat darah,” ungkap Sulkarnain usai membuat laporan ke Kantor Polda Sulbar, lingkungan Kalubibing, Kelurahan Mamunyu, Kecamatan Mamuju Kabupaten Mamuju sore hari.

Ancaman tersebut, menurutnya, datang setelah ia aktif memimpin unjuk rasa yang melibatkan masyarakat dari berbagai desa di Kalukku dan Karossa. Aksi itu menuntut pencabutan izin tambang pasir yang dikhawatirkan merusak lingkungan serta mengancam mata pencaharian masyarakat lokal.

“Kami hanya menyuarakan hak masyarakat dan lingkungan. Saya harap, dengan laporan ini, tidak ada lagi ancaman terhadap rekan rekan yang memperjuangkan keadilan,” ujarnya.

Sulkarnain berharap aparat kepolisian segera mengusut pelaku untuk memberikan efek jera, sekaligus menjamin keamanan para aktivis dan warga yang menyampaikan aspirasi secara damai.

Sebelumnya, Sulkarnain juga telah melaporkan ancaman serupa ke Polsek Kalukku, didampingi oleh seorang kerabat. Ia menilai langkah hukum ini sebagai bentuk pencegahan agar tidak terjadi tindakan nyata yang membahayakan keselamatannya.

“Negara harus hadir. Ini bukan hanya soal izin tambang, tapi juga soal intimidasi terhadap suara rakyat,” tutup sulkarnain.

Penulis : Muhammad Taufiq hidayat

Editor : Ahmad Fadil

Berita Terkait

PKS Resmi Usulkan Jalaluddin Syam, Perebutan Wagub Sulbar Dimulai
Inisial R Disorot, BK DPRD Sulbar Tegaskan Tak Akan Gegabah Proses Laporan
Jalaluddin, Putra Tanah Mandar yang Disebut-sebut Layak Mengisi Kursi Wagub Sulbar
Kursi Wagub Sulbar Kosong, Nama Jalaluddin dari PKS Mulai Muncul di Publik
Ray Akbar, Pemblokiran ASN Bukti Kepemimpinan Gagap
Besok, Muhammadiyah Mamuju Laksanakan Salat Id di Stadion Manakarra
Pengacara di Mamuju Berbagi Takjil, Cerita Lawyers Gelar Buka Puasa Bersama
PKS Mamuju Gelar Training Orientasi Partai Progresif, Rekrutmen Kader Dilakukan Secara Intensif

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 05:58 WITA

PKS Resmi Usulkan Jalaluddin Syam, Perebutan Wagub Sulbar Dimulai

Rabu, 15 April 2026 - 10:13 WITA

Inisial R Disorot, BK DPRD Sulbar Tegaskan Tak Akan Gegabah Proses Laporan

Jumat, 10 April 2026 - 12:50 WITA

Jalaluddin, Putra Tanah Mandar yang Disebut-sebut Layak Mengisi Kursi Wagub Sulbar

Jumat, 10 April 2026 - 12:48 WITA

Kursi Wagub Sulbar Kosong, Nama Jalaluddin dari PKS Mulai Muncul di Publik

Jumat, 3 April 2026 - 05:49 WITA

Ray Akbar, Pemblokiran ASN Bukti Kepemimpinan Gagap

Berita Terbaru