Suarasulbar.id, Majene — Kekosongan kursi Wakil Gubernur Sulawesi Barat pasca wafatnya Salim S. Mengga mulai menemukan titik cerah. Rapat internal yang digelar Dewan Pimpinan Tingkat Wilayah (DPTW) PKS Sulbar di Majene, pada Ahad, 19/4/26, satu nama akhirnya mengemuka, Jalaluddin Syam.
Rapat itu menjadi momen penting bagi PKS, partai pengusung pasangan Suhardi Duka–Salim S. Mengga pada Pilkada 2024, dalam menentukan langkah politik selanjutnya.
Di tengah suasana internal partai, pembahasan mengerucut pada satu keputusan. Jalaluddin Syam dinilai sebagai sosok yang akan diusulkan untuk mengisi posisi strategis tersebut.
Ketua MPW PKS Sulbar, Syamsuddin, membenarkan hal itu. Ia menyebut keputusan tersebut merupakan hasil kesepakatan dalam rapat DPTW.
“Kami telah melakukan rapat dan menyepakati Jalaluddin Syam sebagai nama yang akan diajukan ke DPP untuk mendapatkan rekomendasi,” ujarnya.
Langkah itu menjadi awal dari proses panjang yang harus dilalui. Setelah dari DPP, nama tersebut akan disampaikan kepada gubernur, sebelum akhirnya masuk ke DPRD Provinsi Sulawesi Barat untuk diproses melalui mekanisme pemilihan.
Jalaluddin Syam sendiri bukan sosok asing di panggung politik daerah. Ia saat ini menjabat sebagai anggota DPRD Sulbar dari daerah pemilihan Polewali Mandar dan dikenal sebagai kader PKS.
Meski satu nama telah muncul, proses belum berakhir. Jalan menuju kursi wakil gubernur masih terbuka dan akan ditentukan melalui tahapan politik berikutnya.











