KUA–PPAS Mamuju Belum Diserahkan, DPRD Soroti Keterlambatan Pemkab

- Penulis

Selasa, 14 Oktober 2025 - 15:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju, Suarasulbar.id – Proses penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Mamuju tahun anggaran 2026 terancam kembali dikebut di menit-menit akhir. Hingga pertengahan Oktober ini, pembahasan postur APBD 2026 belum juga dilakukan Pemkab bersama DPRD Mamuju.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Mamuju yang juga menyoroti keterlambatan Pemkab dalam menyerahkan dokumen Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA–PPAS).

“Bisa dibayangkan, sampai hari ini jangankan fisik dokumennya, baunya pun belum sempat tercium di ruang rapat DPRD,” sindir legislator dari Partai Golkar itu, Selasa, 14 Oktober.

Padahal, sesuai pedoman penyusunan anggaran, KUA–PPAS seharusnya sudah diajukan pemerintah daerah ke DPRD pada Juli hingga September tahun berjalan. Kondisi ini, kata dia, membuat pola pembahasan RAPBD Mamuju setiap tahun terkesan hanya formalitas.

“Selalu saya katakan, lambatnya penyerahan dan pembahasan dokumen APBD ini seperti siklus tanpa ujung. Akibatnya, roda pembangunan dan perekonomian daerah ikut melambat,” tegas Sugianto.

Ia mencontohkan, pelaksanaan APBD 2025 yang kini memasuki triwulan IV belum berjalan maksimal. “Program kegiatan baru terealisasi di bawah 50 persen. Capaian Pendapatan Asli Daerah juga masih rendah,” ujarnya.

Bahkan, lanjut dia, sejumlah kegiatan di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) belum berjalan sama sekali, termasuk pengadaan alat dan mesin pertanian (alsintan), alat tangkap ikan, serta sarana perikanan di Dinas Kelautan dan Perikanan. Begitu pula proyek fisik di sejumlah sekolah yang masih tertunda.

Dengan kondisi itu, Sugianto memperkirakan pembahasan RAPBD 2026 akan berlangsung maraton antara Banggar DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). “Kalau begini terus, jangan heran kalau kita selalu bekerja kebut-kebutan setiap tahun,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Sub Bidang Anggaran Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Mamuju, Roni, mengatakan pihaknya masih menunggu arahan pimpinan daerah untuk menentukan langkah penyesuaian belanja daerah pasca kebijakan efisiensi dana transfer dari pemerintah pusat. Ia menambahkan, hingga kini simulasi pengurangan belanja daerah juga belum dilakukan.

“Belum ada keputusan final. Kami masih mendiskusikan di tim teknis dan menunggu pimpinan memutuskan belanja apa yang akan dikurangi menyesuaikan penurunan pendapatan ini,” ujar Roni.

Sebelumnya, Pemkab Mamuju dipastikan menghadapi tantangan besar pada 2026. Dana transfer dari pusat mengalami pengurangan signifikan hingga mencapai sekitar Rp180 miliar.

Pemangkasan paling terasa terjadi pada Dana Alokasi Khusus (DAK). Beberapa program bahkan dipastikan hilang, seperti DAK jalan, irigasi, dan sebagian besar sektor pendidikan.

“DAK kesehatan yang sebelumnya Rp53 miliar turun drastis menjadi Rp9 miliar. DAK pendidikan fisik habis, tinggal non-fisik seperti dana BOS dan operasional PAUD,” jelas Roni.

Berita Terkait

Semarak HUT RI ke-81, Imigrasi Mamuju Hadirkan Layanan ‘Pasporia’ di Car Free Day
Gubernur SDK temui Menteri KKP, Sulbar Peroleh Dukungan Program Strategis untuk Nelayan dan Budidaya Perikanan
Ngaku Jurnalis Tribun Sulbar dan Admin Info Mamuju, Oknum Diduga Peras Warga Mamuju dengan Modus VCS
DKP Sulbar Perkuat Strategi Pengembangan Industri Rumput Laut Berkelanjutan pada Forum Internasional PAIR Annual Meeting 2026
Dinas ESDM Sulbar Terima Kunjungan RRI, Jelaskan Pelaksanaan Program LHM 2026
Registrasi Kartu SIM Dengan Biometrik Berlaku, KominfoSS Sulbar Imbau Masyarakat Waspadai Modus Aktivasi Menggunakan Wajah Penjual
Pemprov Sulbar Bersama BPJS Perkuat Sinergi Layanan JKN melalui Forum Kemitraan Pengelolaan Kerja Sama Fasilitas Kesehatan
Sekda Sulbar Luruskan Isu PPPK Dirumahkan, Sebut Kebijakan WFA Berhasil Direspons Pemerintah Pusat

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:49 WITA

Semarak HUT RI ke-81, Imigrasi Mamuju Hadirkan Layanan ‘Pasporia’ di Car Free Day

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:34 WITA

Ngaku Jurnalis Tribun Sulbar dan Admin Info Mamuju, Oknum Diduga Peras Warga Mamuju dengan Modus VCS

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:31 WITA

DKP Sulbar Perkuat Strategi Pengembangan Industri Rumput Laut Berkelanjutan pada Forum Internasional PAIR Annual Meeting 2026

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:29 WITA

Dinas ESDM Sulbar Terima Kunjungan RRI, Jelaskan Pelaksanaan Program LHM 2026

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:23 WITA

Registrasi Kartu SIM Dengan Biometrik Berlaku, KominfoSS Sulbar Imbau Masyarakat Waspadai Modus Aktivasi Menggunakan Wajah Penjual

Berita Terbaru

Uncategorized

Tambang Emas Ilegal di Mamuju Terbongkar 4 Tersangka Dijerat

Selasa, 28 Jul 2026 - 20:07 WITA