Mamuju, Suarasulbar.id– Kehadiran Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Dr. H. Almuzammil Yusuf, M.Si, di Mamuju menjadi momen yang meninggalkan kesan mendalam bagi kader dan tokoh masyarakat Sulawesi Barat.
Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PKS Sulbar, Syamsuddin, mengaku haru sekaligus bangga atas kunjungan pimpinan nasional tersebut dalam agenda Temu Tokoh Nasional, Ahad, 15/12/25.
Menurut Syamsuddin, kehadiran Presiden PKS bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wujud nyata perhatian dan komitmen partai terhadap penguatan dakwah, pelayanan umat, serta konsolidasi gerakan di daerah.

Ia menilai, kunjungan ini menjadi suntikan semangat baru bagi kader PKS Sulbar untuk terus bekerja di tengah masyarakat dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab kebangsaan.
“Ini bukan hanya kunjungan pimpinan, tetapi pesan kepercayaan dan penguatan moral bagi kami di daerah,” ujar Syamsuddin dalam sambutannya.
Temu Tokoh Nasional tersebut dihadiri jajaran struktural PKS, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta kader dari berbagai kabupaten di Sulawesi Barat.
Forum ini menjadi ruang silaturahmi strategis sekaligus ajang konsolidasi untuk menyatukan pandangan, visi, dan langkah perjuangan ke depan.
Syamsuddin menjelaskan, kegiatan ini dirancang sebagai wadah pembekalan kader agar siap menerima arahan, nasihat, dan pesan strategis dari pimpinan pusat.
Arahan tersebut diharapkan mampu menjadi pegangan dalam menghadapi tantangan dakwah dan dinamika politik yang kian kompleks di tengah perubahan sosial yang cepat.
Ia menambahkan, tantangan dakwah hari ini tidak hanya berkutat pada persoalan keumatan, tetapi juga menuntut kemampuan kader untuk membaca zaman tanpa kehilangan pijakan nilai-nilai Islam.
Di sisi lain, tantangan politik menuntut keteguhan sikap, integritas moral, serta keberanian berpihak kepada kepentingan rakyat.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan dialog kebangsaan bertema “Mengokohkan Kebangsaan dan Menguatkan Peradaban”.
Dialog ini menjadi ruang terbuka bagi pertukaran gagasan antara pimpinan pusat, tokoh daerah, dan kader, khususnya terkait peran strategis PKS dalam menjaga persatuan nasional dan membangun peradaban yang berkeadilan.
Dalam pemaparannya, Dr. H. Almuzammil Yusuf menegaskan bahwa politik harus dijalankan dengan fondasi nilai moral dan semangat kebangsaan.
Ia mengajak seluruh kader PKS untuk memperkuat ukhuwah, menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta menghadirkan solusi konkret atas persoalan-persoalan yang dihadapi masyarakat.
Menutup kegiatan, Syamsuddin berharap seluruh gagasan dan pesan yang lahir dari Temu Tokoh Nasional tersebut tidak berhenti pada tataran wacana, tetapi diterjemahkan dalam kerja nyata di lapangan. Ia optimistis, dengan semangat kebersamaan yang terbangun, PKS Sulawesi Barat akan semakin solid dalam menjalankan misi dakwah, kebangsaan, dan pembangunan peradaban.












