Pemprov Sulbar Bentuk Tim Penyusun FSVA 2026 untuk Perkuat Peta Ketahanan Pangan

- Penulis

Selasa, 7 April 2026 - 07:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas Pangan Daerah menggelar rapat pembentukan Tim Penyusun Food Security and Vulnerability Atlas (FSVA) Tahun 2026, Senin, 6 April 2026, bertempat di Kantor Dinas Pangan Daerah Provinsi Sulawesi Barat.

Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada instansi penyedia data sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam penyusunan peta ketahanan dan kerentanan pangan.

Kegiatan penyusunan FSVA ini juga sejalan dengan visi dan misi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, khususnya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta mewujudkan pelayanan dasar yang berkualitas bagi masyarakat.

Rapat tersebut dibuka oleh Sekretaris Dinas Pangan Daerah, Agus, mewakili Kepala Dinas Pangan Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Suyuti Marzuki. Turut hadir perwakilan instansi terkait, di antaranya Dinas Sosial (Nurliah Nurdin), Dinas Kesehatan (Ika Wahyuni), Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan/DTPHP (Arfah Mutmainnah), serta Badan Pusat Statistik (Didiq Rosafi Ali).

Penyusunan FSVA tahun ini menggunakan metode baru dengan 12 indikator utama yang mencakup tiga pilar ketahanan pangan, yaitu ketersediaan, keterjangkauan, dan pemanfaatan pangan. Sejumlah instansi terlibat sebagai pengampu data, di antaranya Badan Pusat Statistik (BPS), DTPHP, Dinas Kesehatan, Bulog, Dinas Sosial, serta Dinas Pangan Daerah Provinsi Sulawesi Barat.

Kepala Dinas Pangan Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Suyuti Marzuki, dalam sambutan tertulis yang dibacakan Agus, menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan pilar penting dalam pembangunan daerah yang membutuhkan dukungan data yang akurat, terintegrasi, dan berbasis wilayah.

Ia menyebutkan bahwa FSVA menjadi instrumen strategis dalam merumuskan kebijakan ketahanan pangan yang tepat sasaran.

Menurutnya, pembentukan tim ini diharapkan mampu memperkuat koordinasi lintas sektor sekaligus menghasilkan data yang valid dan komprehensif. Ia juga mengajak seluruh instansi terkait untuk berkomitmen dan bekerjasama secara optimal agar pelaksanaan FSVA 2026 dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi pembangunan ketahanan pangan di Sulawesi Barat.

Dengan terbentuknya tim penyusun, diharapkan FSVA 2026 dapat menghasilkan peta ketahanan dan kerentanan pangan yang lebih akurat sebagai dasar pengambilan kebijakan pembangunan di Sulawesi Barat. (Rls)

Berita Terkait

Gubernur SDK temui Menteri KKP, Sulbar Peroleh Dukungan Program Strategis untuk Nelayan dan Budidaya Perikanan
DKP Sulbar Perkuat Strategi Pengembangan Industri Rumput Laut Berkelanjutan pada Forum Internasional PAIR Annual Meeting 2026
Dinas ESDM Sulbar Terima Kunjungan RRI, Jelaskan Pelaksanaan Program LHM 2026
Registrasi Kartu SIM Dengan Biometrik Berlaku, KominfoSS Sulbar Imbau Masyarakat Waspadai Modus Aktivasi Menggunakan Wajah Penjual
Pemprov Sulbar Bersama BPJS Perkuat Sinergi Layanan JKN melalui Forum Kemitraan Pengelolaan Kerja Sama Fasilitas Kesehatan
Sekda Sulbar Luruskan Isu PPPK Dirumahkan, Sebut Kebijakan WFA Berhasil Direspons Pemerintah Pusat
Kabid Minerba Terima Kunjungan BPKP RI Perwakilan Sulbar, Bahas Penguatan Tata Kelola Perizinan IUP
BPKAD Sulbar Terima Kunjungan Tim Penelitian Hibah DPPM Kemdiktisaintek Bahas Kolaborasi Human-AI dalam Kinerja Pegawai

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:31 WITA

DKP Sulbar Perkuat Strategi Pengembangan Industri Rumput Laut Berkelanjutan pada Forum Internasional PAIR Annual Meeting 2026

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:29 WITA

Dinas ESDM Sulbar Terima Kunjungan RRI, Jelaskan Pelaksanaan Program LHM 2026

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:23 WITA

Registrasi Kartu SIM Dengan Biometrik Berlaku, KominfoSS Sulbar Imbau Masyarakat Waspadai Modus Aktivasi Menggunakan Wajah Penjual

Senin, 20 Juli 2026 - 12:26 WITA

Pemprov Sulbar Bersama BPJS Perkuat Sinergi Layanan JKN melalui Forum Kemitraan Pengelolaan Kerja Sama Fasilitas Kesehatan

Senin, 20 Juli 2026 - 11:19 WITA

Sekda Sulbar Luruskan Isu PPPK Dirumahkan, Sebut Kebijakan WFA Berhasil Direspons Pemerintah Pusat

Berita Terbaru

Uncategorized

Tambang Emas Ilegal di Mamuju Terbongkar 4 Tersangka Dijerat

Selasa, 28 Jul 2026 - 20:07 WITA