Disbun Sulbar Gandeng Kejati Sulbar Monitoring Pendistribusian Bantuan Benih Kakao dan Pupuk Organik

- Penulis

Jumat, 19 September 2025 - 16:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polman —Dalam rangka menjamin proses dan kualitas penyaluran bantuan pemerintah, Dinas Perkebunan Provinsi Sulawesi Barat bersama Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat melakukan monitoring langsung terhadap pelaksanaan distribusi benih kakao dan pupuk organik di Kabupaten Polewali Mandar. Monitoring ini di lakukan di beberapa kelompok tani di kabupaten Polewali Mandar, Kamis, 18 September 2025.

Hal ini dilakukan Komitmen Pemprov Sulbar mendorong pembangunan sektor perkebunan, khususnya komoditas kakao yang menjadi salah satu andalan daerah.

Monitoring ini tidak hanya menyoroti aspek jumlah dan distribusi, tetapi juga memastikan bahwa mutu benih kakao dan pupuk organik yang diterima petani sesuai standar yang telah ditetapkan.

Monitoring ini sesuai dengan visi misi Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan wakil gubernur Salim S. Mengga pada poin satu dan lima yaitu mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan dan memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta mewujudkan pelayanan dasar yang berkualitas.

Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan dari Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat yang dipimpin langsung oleh Kasi Pertimbangan Hukum, A. Oddang Yakub, SH, MH. Dalam arahannya, beliau menegaskan bahwa kehadiran kejaksaan merupakan bagian dari fungsi pengawasan dan pendampingan hukum agar pelaksanaan program berjalan transparan, akuntabel, serta bebas dari potensi penyimpangan. Menurutnya, pendampingan sejak awal sangat penting agar setiap bantuan benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Kepala Bidang Perbenihan dan ProduksiDinas Perkebunan Provinsi Sulawesi Barat Muliadi, pengecekan di lapangan fokus pada kualitas fisik benih kakao maupun kondisi pupuk organik yang disalurkan.

Selain itu, pihaknya turut melakukan dialog bersama kelompok tani penerima manfaat untuk memastikan tidak ada kendala dalam distribusi, sekaligus mendengar masukan terkait kebutuhan petani ke depan.

“Monitoring dilakukan untuk melihat kondisi bibit kakao dan pupuk organic di kelompok tani penerima manfaat serta telah sesuai dengan target” ujar Muliadi

Plt Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sulawesi Barat Faizal Thamrin SE menegaskan bahwa monitoring bersama dengan Kejaksaan Tinggi ini menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam membangun sektor perkebunan secara bersih dan berintegritas.

“Dengan sinergi tersebut, diharapkan setiap rupiah anggaran yang dikeluarkan benar-benar memberikan dampak nyata berupa peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani kakao di Sulawesi Barat.” ujar Faizal

Kegiatan ini juga mendapat sambutan positif dari para kelompok tani. Mereka menyampaikan apresiasi atas kehadiran pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum di tengah-tengah masyarakat. Hal ini menumbuhkan rasa percaya diri dan optimisme petani bahwa program bantuan benar-benar diperhatikan dan diawasi, sehingga hasilnya dapat dirasakan secara adil dan merata.

Melalui monitoring terpadu ini, Dinas Perkebunan Provinsi Sulawesi Barat bersama Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat berharap dapat menciptakan sistem penyaluran bantuan yang lebih efektif, tepat sasaran, serta menjadi model pelaksanaan program pembangunan perkebunan yang berorientasi pada keberlanjutan dan kesejahteraan petani di masa mendatang. (Rls)

Berita Terkait

Gubernur SDK temui Menteri KKP, Sulbar Peroleh Dukungan Program Strategis untuk Nelayan dan Budidaya Perikanan
DKP Sulbar Perkuat Strategi Pengembangan Industri Rumput Laut Berkelanjutan pada Forum Internasional PAIR Annual Meeting 2026
Dinas ESDM Sulbar Terima Kunjungan RRI, Jelaskan Pelaksanaan Program LHM 2026
Registrasi Kartu SIM Dengan Biometrik Berlaku, KominfoSS Sulbar Imbau Masyarakat Waspadai Modus Aktivasi Menggunakan Wajah Penjual
Pemprov Sulbar Bersama BPJS Perkuat Sinergi Layanan JKN melalui Forum Kemitraan Pengelolaan Kerja Sama Fasilitas Kesehatan
Sekda Sulbar Luruskan Isu PPPK Dirumahkan, Sebut Kebijakan WFA Berhasil Direspons Pemerintah Pusat
Kabid Minerba Terima Kunjungan BPKP RI Perwakilan Sulbar, Bahas Penguatan Tata Kelola Perizinan IUP
BPKAD Sulbar Terima Kunjungan Tim Penelitian Hibah DPPM Kemdiktisaintek Bahas Kolaborasi Human-AI dalam Kinerja Pegawai

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:31 WITA

DKP Sulbar Perkuat Strategi Pengembangan Industri Rumput Laut Berkelanjutan pada Forum Internasional PAIR Annual Meeting 2026

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:29 WITA

Dinas ESDM Sulbar Terima Kunjungan RRI, Jelaskan Pelaksanaan Program LHM 2026

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:23 WITA

Registrasi Kartu SIM Dengan Biometrik Berlaku, KominfoSS Sulbar Imbau Masyarakat Waspadai Modus Aktivasi Menggunakan Wajah Penjual

Senin, 20 Juli 2026 - 12:26 WITA

Pemprov Sulbar Bersama BPJS Perkuat Sinergi Layanan JKN melalui Forum Kemitraan Pengelolaan Kerja Sama Fasilitas Kesehatan

Senin, 20 Juli 2026 - 11:19 WITA

Sekda Sulbar Luruskan Isu PPPK Dirumahkan, Sebut Kebijakan WFA Berhasil Direspons Pemerintah Pusat

Berita Terbaru

Uncategorized

Tambang Emas Ilegal di Mamuju Terbongkar 4 Tersangka Dijerat

Selasa, 28 Jul 2026 - 20:07 WITA