Haiyu Membuktikan, Sulawesi Barat Mampu Melahirkan Brand Berkelas

- Penulis

Minggu, 18 Januari 2026 - 19:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Andi Hamdiah S.H, M.HUM dan Bapak Wakil Bupati Mamuju, Yuki Permana ST, saat memberikan hadiah umroh gratis bagi pemenang di acara Haiyu Inlimate Wash

Andi Hamdiah S.H, M.HUM dan Bapak Wakil Bupati Mamuju, Yuki Permana ST, saat memberikan hadiah umroh gratis bagi pemenang di acara Haiyu Inlimate Wash

Mamuju, Suarasulbar.id — Di balik nama Haiyu, tersimpan sebuah tekad besar yang lahir dari tanah Sulawesi Barat. Ia bukan sekadar brand, bukan pula hanya produk yang berjejer di etalase digital. Haiyu adalah cerita tentang keberanian sebuah daerah, tentang mimpi yang tumbuh dari pinggiran, serta keyakinan bahwa Sulawesi Barat layak dikenal dunia melalui karya-karyanya sendiri.

Haiyu Inlimate Wash hadir sebagai bagian dari perjalanan PT Haiyu Maju Sejahtera, sebuah perusahaan lokal yang memilih berdiri tegak di atas identitas daerah. Dari Mamuju, Haiyu membawa pesan yang tegas dan bermakna, produk lokal tidak kalah, tidak inferior, dan tidak harus meninggalkan akar budaya untuk tampil modern dan berdaya saing.

Peluncuran produk baru Haiyu Inlimate Wash menjadi momentum penting, bukan hanya untuk memperkenalkan sebuah produk perawatan diri, tetapi juga untuk memperkenalkan Sulawesi Barat dari budaya, sejarah, dan jati dirinya melalui karya yang dirancang dengan kesadaran nilai dan daerah.

 

Dalam satu payung usaha, Haiyu Maju Sejahtera merajut beragam karya, mulai dari jilbab, kain siap pakai untuk batik kantor dan busana formal, hingga batik khas Sulawesi Barat yang menghidupkan kembali motif-motif autentik seperti Sekomandi dan Sandeq. Motif-motif ini tidak sekedar hadir sebagai hiasan, melainkan menjadi penjaga dan penerus pesan leluhur.

Melalui kain dan batik, Haiyu menegaskan bahwa tanah Sulawesi Barat memiliki sejarah panjang, peradaban yang kuat, serta identitas yang tidak boleh terputus oleh zaman. Setiap helai kain adalah kisah tentang laut dan darat, tentang perahu Sandeq yang menantang gelombang, dan tentang masyarakat Sulawesi Barat yang tumbuh dengan nilai keberanian, kerja keras, dan kebersamaan. Lebih dari itu, kain-kain ini diharapkan menjadi jalan untuk memajukan perekonomian Sulawesi Barat, membuka ruang usaha, serta memberi nilai tambah nyata bagi daerah.

Pada momentum yang sama, Haiyu juga memperkenalkan Haiyu Inlimate Wash, produk perawatan area intim yang dapat digunakan oleh perempuan dan laki-laki. Produk ini dirancang dengan semangat yang sejalan, aman, berkualitas, dan berpijak pada potensi lokal. Seluruh bahan bakunya berasal dari Sulawesi Barat, sebuah komitmen yang menegaskan bahwa daerah ini bukan hanya pasar, tetapi sumber kekuatan.

Meski proses pengolahan produk saat ini masih dilakukan di Pulau Jawa akibat keterbatasan fasilitas industri di daerah, Haiyu tidak pernah melepaskan pijakan utamanya. Sulawesi Barat tetap menjadi rumah, sumber inspirasi, dan tujuan besar yang ingin dimajukan secara berkelanjutan.

Direktur PT Haiyu Maju Sejahtera, Diah, menegaskan bahwa Haiyu dibangun dengan keberanian memadukan modernitas dan lokalitas.

“Kami ingin motif-motif Sulawesi Barat hadir di ruang yang lebih luas. Kami ingin membawa nama Sulawesi Barat melalui karya yang bisa diterima secara nasional,” ujarnya.

Semangat itu menemukan wujud yang lebih kuat pada sosok Andi Hamdiah, S.H., M.Hum, Owner Haiyu Inlimate Wash. Ia bukan sekadar pelaku usaha, tetapi perempuan pemikir, perempuan pekerja keras, dan salah satu perempuan hebat yang pernah dimiliki Sulawesi Barat. Kecintaannya pada produk lokal dan tanah Sulbar tidak bisa ditawar-tawar.

Bagi Andi Hamdiah, memilih motif Sekomandi dan Sandeq adalah pernyataan sikap, bahwa identitas Sulawesi Barat harus dibawa dengan bangga, bahkan ketika bersaing di pasar digital seperti Shopee dan TikTok.

“Kami ingin tampil berbeda. Kami ingin orang tahu, ini produk dari Sulawesi Barat,” katanya.

Lebih dari sekadar bisnis, Haiyu diproyeksikan sebagai gerakan ekonomi dan kebudayaan. Sebuah langkah nyata untuk membuka ruang kolaborasi, menciptakan lapangan kerja, serta mendorong perputaran ekonomi daerah.

“Kami ingin Haiyu hadir di Mamuju untuk ikut menggerakkan ekonomi daerah. Kami membuka peluang bagi masyarakat untuk terlibat, bekerja sama, dan berkolaborasi,” tegasnya.

Cita-citanya jelas dan mulia, memajukan daerah, mengangkat martabat produk lokal, dan menjadikan Sulawesi Barat bukan sekadar penonton, melainkan pelaku utama di panggung nasional bahkan dunia.

Haiyu adalah alasan untuk bangga. Bangga memiliki brand yang lahir dari Sulawesi Barat, dirawat dengan nilai, dan diarahkan untuk membawa nama daerah ke mana pun produk ini melangkah. Dari Mamuju, untuk Indonesia, dan kelak untuk dunia.

Brand Haiyu

Berita Terkait

Semarak HUT RI ke-81, Imigrasi Mamuju Hadirkan Layanan ‘Pasporia’ di Car Free Day
Tambang Emas Ilegal di Mamuju Terbongkar 4 Tersangka Dijerat
DPC GMNI Mamuju Tengah Soroti Dugaan Kriminalisasi Petani dan Warga Adat Budong”, Siap Tempuh Pelaporan Balik atas Dugaan Perampasan Tanah Adat
Astra Agro dan Pemkab Pasangkayu Kolaborasi Perkuat Kesiapsiagaan Kebakaran Hutan dan Lahan
Ngaku Jurnalis Tribun Sulbar dan Admin Info Mamuju, Oknum Diduga Peras Warga Mamuju dengan Modus VCS
Astra Agro Dorong Pelestarian Pesisir Melalui Penanaman Mangrove di Pasangkayu
Mau Naik Daya Listrik? Ini Saat yang Tepat, PLN Beri Diskon 50 Persen
Imigrasi Mamuju Beberkan Capaian Kinerja Semester I 2026, PNBP Tembus Rp1,44 Miliar

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:49 WITA

Semarak HUT RI ke-81, Imigrasi Mamuju Hadirkan Layanan ‘Pasporia’ di Car Free Day

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:07 WITA

Tambang Emas Ilegal di Mamuju Terbongkar 4 Tersangka Dijerat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:19 WITA

DPC GMNI Mamuju Tengah Soroti Dugaan Kriminalisasi Petani dan Warga Adat Budong”, Siap Tempuh Pelaporan Balik atas Dugaan Perampasan Tanah Adat

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:59 WITA

Astra Agro dan Pemkab Pasangkayu Kolaborasi Perkuat Kesiapsiagaan Kebakaran Hutan dan Lahan

Rabu, 22 Juli 2026 - 06:00 WITA

Astra Agro Dorong Pelestarian Pesisir Melalui Penanaman Mangrove di Pasangkayu

Berita Terbaru

Uncategorized

Tambang Emas Ilegal di Mamuju Terbongkar 4 Tersangka Dijerat

Selasa, 28 Jul 2026 - 20:07 WITA