Harga Mati yang Mati Harga: Muh Nur dan Yuslifar Dianggap Lari dari Tanggung Jawab

- Penulis

Rabu, 23 April 2025 - 16:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarasulbar.id, Mamuju – Amarah membuncah dan kekecewaan membara pecah di halaman Gedung DPRD Kabupaten Mamuju, Rabu (23/4) siang. Ratusan massa yang tergabung dalam Pelajar Karampuang menggelar unjuk rasa menagih janji-janji manis para wakil rakyat janji yang kini terasa pahit, membusuk, dan menguap tanpa jejak.

Sorotan utama dalam aksi ini mengarah tajam kepada dua nama: Muh Nur, anggota DPRD Mamuju, dan Yuslifar, Ketua Komisi III. Keduanya pernah tampil bak pahlawan, menjanjikan perubahan, menyuarakan harapan. Namun hari ini, mereka menghilang, membisu, dan absen dari panggung pertanggungjawaban.

Dalam aksi demonstrasi sebelumnya, Januari 2025, Muh Nur berdiri di hadapan massa dengan lantang, berjanji akan memperjuangkan aspirasi pelajar Karampuang. Bahkan, ia menyatakan siap mundur dari jabatannya jika janji itu tak terpenuhi. Tapi kini, ketika rakyat datang menagih, bayangannya pun tak terlihat.

“Kami datang bukan untuk meminta-minta. Kami datang untuk menagih janji! Ke mana Muh Nur? Mana janjinya yang katanya harga mati itu?” teriak Rozi, koordinator lapangan aksi, dengan suara mengguncang halaman DPRD.

Yuslifar pun tak luput dari sasaran. Ketua Komisi III ini dulu lantang menyatakan akan berdiri di barisan terdepan memperjuangkan nasib pelajar Karampuang. Tapi hari ini, suaranya hilang, tubuhnya lenyap. Ke mana dia ketika rakyatnya butuh?

“Komisi III katanya garda depan, tapi hari ini malah kabur. Ini bukan hanya pembiaran, tapi pengkhianatan terhadap amanah rakyat!” pekik Rozi, penuh kemarahan.

Aksi ini bukan yang pertama. Para pelajar sudah berkali-kali menggelar protes, bahkan mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) hingga empat kali. Tapi semua berakhir sama: kosong, hampa, dan mengecewakan.

“RDP lagi, RDP lagi. Omong kosong! Janji-janji sebelumnya saja tak satu pun terbukti. Kami muak!” tambah Rozi dengan nada getir.

Namun di tengah gelombang kekecewaan, muncul secercah cahaya dari dua anggota dewan yang masih bersedia berdiri di hadapan rakyat: Munawir Arafat dan Arnold Topo Sujadi. Keduanya menandatangani surat jaminan tertulis Munawir berjanji akan memfasilitasi kapal untuk pelajar Karampuang, dan Arnold siap mengupayakan bus sekolah dalam dua hari ke depan.

Tapi bagi massa, janji tertulis itu belum cukup. Yang ditagih adalah janji yang terucap lantang oleh Muh Nur dan Yuslifar janji yang kini dianggap omong kosong dan penghinaan terhadap suara rakyat.

Aksi ini menjadi tamparan telak bagi DPRD Kabupaten Mamuju. Menelanjangi bagaimana janji politik tak lebih dari manuver pencitraan yang rapuh. Kini, publik bertanya: Akankah Muh Nur dan Yuslifar muncul dan bertanggung jawab? Atau mereka akan terus bersembunyi dalam nyaman kursi kekuasaan, membiarkan kepercayaan rakyat hancur?

Penulis : Muhammad Taufiq hidayat

Editor : Ahmad Fadil

Berita Terkait

PKS Resmi Usulkan Jalaluddin Syam, Perebutan Wagub Sulbar Dimulai
Inisial R Disorot, BK DPRD Sulbar Tegaskan Tak Akan Gegabah Proses Laporan
Jalaluddin, Putra Tanah Mandar yang Disebut-sebut Layak Mengisi Kursi Wagub Sulbar
Kursi Wagub Sulbar Kosong, Nama Jalaluddin dari PKS Mulai Muncul di Publik
Ray Akbar, Pemblokiran ASN Bukti Kepemimpinan Gagap
KKMSB Kaltim Salurkan Bantuan kepada Penyintas Kebakaran di Kampung Tulu Polman
Besok, Muhammadiyah Mamuju Laksanakan Salat Id di Stadion Manakarra
Pengacara di Mamuju Berbagi Takjil, Cerita Lawyers Gelar Buka Puasa Bersama

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 05:58 WITA

PKS Resmi Usulkan Jalaluddin Syam, Perebutan Wagub Sulbar Dimulai

Rabu, 15 April 2026 - 10:13 WITA

Inisial R Disorot, BK DPRD Sulbar Tegaskan Tak Akan Gegabah Proses Laporan

Jumat, 10 April 2026 - 12:50 WITA

Jalaluddin, Putra Tanah Mandar yang Disebut-sebut Layak Mengisi Kursi Wagub Sulbar

Jumat, 10 April 2026 - 12:48 WITA

Kursi Wagub Sulbar Kosong, Nama Jalaluddin dari PKS Mulai Muncul di Publik

Jumat, 3 April 2026 - 05:49 WITA

Ray Akbar, Pemblokiran ASN Bukti Kepemimpinan Gagap

Berita Terbaru