Ketika Wakil Rakyat Hadir Bukan Saat Pemilu, Firmadi Abdul Rahim Datang Mendengar Jeritan Malauwwa

- Penulis

Minggu, 23 November 2025 - 16:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju, Suarasulbar.id — Senja baru saja jatuh di Malauwwa, Kecamatan Simboro, Minggu (23/11/2025), namun ratusan warga masih bertahan.

Mereka tidak ingin kehilangan momen langka bertemu langsung dengan wakil rakyat yang selama ini dikenal dekat dengan masyarakat, yaitu Firmadi Abdul Rahim, anggota DPRD Kabupaten Mamuju dari Fraksi PKS.

Kunjungan kerja reses itu terasa tidak seperti seremoni biasa. Tidak ada jarak, tidak ada formalitas kaku, yang terlihat hanyalah seorang wakil rakyat yang duduk di antara rakyatnya, mendengar keluh kesah dengan penuh kesabaran, mencatat satu per satu aspirasi tanpa meninggalkan satupun suara.

Dalam wawancara singkat usai kegiatan, Firmadi mengatakan bahwa reses kali ini bukan sekadar mendengar, tetapi memastikan aspirasi tahun-tahun sebelumnya tetap diperjuangkan, meski terkendala anggaran.

“Alhamdulillah, aspirasi sudah kami utarakan kembali. Yang pernah diusulkan di 2025 memang belum sempat terlaksana, tapi insyaallah di 2027 akan diperjuangkan,” ungkapnya.

Salah satu prioritas yang kembali ia bawa ke meja pembahasan adalah pembangunan ruang kelas SD Negeri Malauwwa.

Selama ini sekolah tersebut hanya memiliki dua ruang belajar, memaksa puluhan murid belajar bergilir hingga di teras sekolah.

Kepala SDN Malauwwa, Suaib, tidak kuasa menyembunyikan rasa haru saat diwawancarai seusai kegiatan.

“Saat ini rombel kami enam, tapi ruang kelas hanya dua. Anak-anak belajar di teras, bahkan satu kelas terbagi dua rombel. Guru-guru berusaha maksimal, tapi fasilitas kami sangat terbatas,” ujarnya.

Mendengar keluhan itu, Firmadi menyatakan komitmen penuh untuk membangun ruang kelas pada APBD tahun 2027.

Komitmen itu membuat warga dan pihak sekolah merasa dihargai bukan karena janji besar, tetapi karena selama ini ada wakil rakyat yang benar-benar melihat penderitaan mereka dari dekat, bukan hanya dari laporan di atas meja.

“Kami sangat berterima kasih dan sangat berharap. Dengan hadirnya Pak Firmadi di sini secara langsung, kami merasa perjuangan pendidikan di Malauwwa tidak lagi berdiri sendiri,” kata Suaib dengan mata berkaca-kaca.

Selain pendidikan, warga Malauwwa juga menyampaikan aspirasi lain seperti Usaha UMKM yang belum mendapatkan dukungan karena status pekerjaan di KTP, Peningkatan jalan rabat beton menuju masjid serta Kelangkaan tabung gas LPG yang menyulitkan tiga dusun di Malauwwa

Firmadi tidak hanya mendengar ia langsung memberikan solusi.

Ia meminta warga mengganti status pekerjaan di KTP agar bantuan pemerintah dapat difasilitasi, dan berjanji mendorong peningkatan jalan lingkungan pada pembahasan anggaran.

Mengenai kelangkaan LPG, Firmadi segera menghubungi bagian perdagangan sebelum tiba di lokasi, dan memastikan dalam waktu dekat akan membentuk satu pangkalan LPG di Malauwwa agar masyarakat tidak lagi antre berjam-jam untuk mendapatkan gas.

“Insya Allah kami akan kunjungi salah satu agen di kabupaten untuk membuka jalur suplai ke Malauwwa. Setidaknya harus ada satu pangkalan untuk wilayah ini,” tegasnya.

Bagi warga Malauwwa, sosok Firmadi disebut bukan hanya legislator, tetapi pemimpin pelayan rakyat hadir ketika keluhan kecil terasa sangat besar bagi masyarakat.

Tidak ada laporan panjang, tidak ada jarak antara pejabat dan rakyat. Ada yang lebih besar dari itu, kehadiran dan kesediaan untuk mendengar.

Di tengah publik yang mulai kehilangan kepercayaan pada politik, momen sore itu mengingatkan bahwa jabatan wakil rakyat seharusnya adalah pelayanan, bukan kekuasaan.

Warga Malauwwa pulang dengan secercah harapan, pendidikan yang lebih baik, jalan yang memadai, UMKM yang ditopang, dan pasokan LPG yang tidak lagi langka.

Dan mereka yakin selama ada wakil seperti Firmadi Abdul Rahim yang turun langsung, suara masyarakat kecil tidak akan hilang di gedung parlemen.

Penulis : Muh Taufiq Hidayat

Berita Terkait

PKS Resmi Usulkan Jalaluddin Syam, Perebutan Wagub Sulbar Dimulai
Inisial R Disorot, BK DPRD Sulbar Tegaskan Tak Akan Gegabah Proses Laporan
Jalaluddin, Putra Tanah Mandar yang Disebut-sebut Layak Mengisi Kursi Wagub Sulbar
Kursi Wagub Sulbar Kosong, Nama Jalaluddin dari PKS Mulai Muncul di Publik
Ray Akbar, Pemblokiran ASN Bukti Kepemimpinan Gagap
KKMSB Kaltim Salurkan Bantuan kepada Penyintas Kebakaran di Kampung Tulu Polman
Besok, Muhammadiyah Mamuju Laksanakan Salat Id di Stadion Manakarra
Pengacara di Mamuju Berbagi Takjil, Cerita Lawyers Gelar Buka Puasa Bersama

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 05:58 WITA

PKS Resmi Usulkan Jalaluddin Syam, Perebutan Wagub Sulbar Dimulai

Rabu, 15 April 2026 - 10:13 WITA

Inisial R Disorot, BK DPRD Sulbar Tegaskan Tak Akan Gegabah Proses Laporan

Jumat, 10 April 2026 - 12:50 WITA

Jalaluddin, Putra Tanah Mandar yang Disebut-sebut Layak Mengisi Kursi Wagub Sulbar

Jumat, 10 April 2026 - 12:48 WITA

Kursi Wagub Sulbar Kosong, Nama Jalaluddin dari PKS Mulai Muncul di Publik

Jumat, 3 April 2026 - 05:49 WITA

Ray Akbar, Pemblokiran ASN Bukti Kepemimpinan Gagap

Berita Terbaru