OPINI : Amanah Kekuasaan dan Ancaman Retaknya Persaudaraan

- Penulis

Jumat, 3 April 2026 - 15:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarasulbar.id, Opini – Wahai engkau yang memegang amanah di puncak lembaga, dengarkanlah suara yang lahir bukan dari kebencian, tetapi dari kecintaan pada keutuhan dan martabat manusia.

Sesungguhnya kekuasaan bukanlah mahkota yang abadi, melainkan titipan yang akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Yang Maha Mengetahui isi hati dan gerak langkah. Maka janganlah engkau jadikan ia sebagai alat untuk menanam benih perpecahan, terlebih di tanah Mandar yang disatukan oleh adat, iman, dan sejarah panjang pengorbanan.

Ketahuilah, memecah belah dari dalam adalah jalan sunyi yang tampak halus, namun menghancurkan seperti rayap yang menggerogoti tiang rumah hingga roboh tanpa suara. Ia bukan tanda kecerdasan, melainkan tanda ketidakadilan yang diselimuti kepentingan.

Orang Mandar tidak berdiri karena kekuatan satu orang, tetapi karena persatuan banyak hati. Jika engkau mencoba mengoyaknya, maka yang engkau hadapi bukan sekadar individu, melainkan warisan nilai yang dijaga turun-temurun.

Berhentilah sebelum langkahmu menjauh dari keadilan. Kembalilah pada jalan yang lurus, di mana kebijakan menjadi pelindung, bukan alat pemecah; di mana jabatan menjadi pengikat persaudaraan, bukan pemantik permusuhan.

Sebab sejarah mencatat dengan jujur, dan waktu tidak pernah berpihak pada kezaliman.

Maka ambillah peringatan ini sebagai nasihat yang jernih:

jangan jadikan kekuasaan sebagai sebab retaknya persaudaraan, karena bila persatuan itu runtuh, engkau tidak hanya kehilangan kepercayaan, tetapi juga kehormatan yang tak dapat dibeli kembali.

 

Penulis : Ray Akbar Ramadhan

Sumber Berita : Opini

Berita Terkait

Sekolah Terhenti, Harapan Tak Mati
Pengangkatan dan Perwalian Anak, Dua Konsep Hukum yang Kerap Disalahpahami
Bencana, Kedaulatan, dan Luka yang Tak Sejajar
OPINI : Di Antara Alam yang Terluka dan Keringat Ayah yang Menghidupi
Lintas Mamuju, Kiat Keras Merawat Akal Sehat dari Bedah Teror Moral
Breaking News : Kebakaran Toko Elektronik di Pasar Lama Mamuju, Satu Lansia Dilarikan ke Rumah Sakit
Pembangunan Pelabuhan di Kambunong, Mateng, Proyeknya untuk Siapa?
AGORA dan Revolusi Sunyi Anak Muda Manakarra

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 15:49 WITA

OPINI : Amanah Kekuasaan dan Ancaman Retaknya Persaudaraan

Senin, 9 Februari 2026 - 21:31 WITA

Sekolah Terhenti, Harapan Tak Mati

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:09 WITA

Pengangkatan dan Perwalian Anak, Dua Konsep Hukum yang Kerap Disalahpahami

Rabu, 24 Desember 2025 - 19:54 WITA

Bencana, Kedaulatan, dan Luka yang Tak Sejajar

Sabtu, 13 Desember 2025 - 16:34 WITA

OPINI : Di Antara Alam yang Terluka dan Keringat Ayah yang Menghidupi

Berita Terbaru

Politik

Ray Akbar, Pemblokiran ASN Bukti Kepemimpinan Gagap

Jumat, 3 Apr 2026 - 05:49 WITA

Taki Belanja Bijak Di Bulan Ramadhan