Pak Presiden, Dengarlah! Rakyat Sulbar Menjerit, Gubernur Diduga Khianati Janji, Tambang Jadi Ancaman

- Penulis

Senin, 5 Mei 2025 - 23:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarasulbar.id, Mamuju – Ribuan warga dari Kecamatan Kalukku dan Karossa, Kabupaten Mamuju, mengguncang halaman Kantor Gubernur Sulawesi Barat, Senin (5/5). Aksi berlangsung sejak siang hingga malam hari, dipenuhi teriakan perlawanan, tuntutan pencabutan izin tambang pasir, serta kekecewaan mendalam terhadap Gubernur Suhardi Duka (SDK).

Tambang pasir yang terus beroperasi dianggap sebagai biang kerusakan lingkungan, ancaman konflik horizontal, dan simbol nyata pengkhianatan terhadap rakyat kecil.

“Suara kandidat lain jika digabung pun tak bisa menandingi SDK di Kalukku. Kami beri kepercayaan karena ia berjanji: kalau terpilih jadi gubernur, tambang ini akan ia hentikan. Tapi sekarang? Janji itu dikubur,” tegas Sulkarnaim, orator aksi yang juga mantan pendukung SDK.

Menurutnya, SDK telah berpaling dari rakyat dan kini justru berdiri bersama investor tambang yang hanya mengejar untung tanpa memikirkan kerusakan sosial dan lingkungan.

Yang membuat luka semakin dalam, sejumlah tokoh yang dulu menjadi tim sukses SDK di Beru-beru dan Kalukku Barat juga ikut turun aksi. Mereka kini bukan datang memberi dukungan, melainkan menagih sumpah yang dinilai telah dikhianati.

“Ini bukan sekadar penolakan tambang. Ini adalah jeritan rakyat yang merasa ditikam dari belakang,” lanjut Sulkarnaim.

Aksi sempat memanas ketika massa menyoroti pernyataan SDK yang beberapa hari lalu menyebut penolak tambang sebagai “preman.” Pernyataan itu dinilai menghina rakyat yang hanya ingin menyelamatkan tanah kelahirannya.

“Kami bukan preman! Kami penjaga kampung kami. Jangan samakan suara nurani dengan aksi kriminal!” teriak massa dalam orasi yang bergema hingga malam.

Hingga malam hari, SDK tak kunjung memberikan tanggapan. Massa tetap bertahan meski kelelahan. Saat aparat mulai melakukan pembubaran, mereka bergeming. Baru setelah itu gubernur disebut mau menemui massa aksi setelah pulang dari Jakarta yang mana Sekda Sulbar Herdin Ismail telah menanda tangani surat pernyataan dimana gubernur sulbar akan menerima audiensi jika kembali ke Sulbar.

Penulis : Muhammad Taufiq hidayat

Editor : Ahmad Fadil

Berita Terkait

Mau Naik Daya Listrik? Ini Saat yang Tepat, PLN Beri Diskon 50 Persen
Imigrasi Mamuju Beberkan Capaian Kinerja Semester I 2026, PNBP Tembus Rp1,44 Miliar
Di Tengah Isu Global, Imigrasi Catatkan Kenaikan PNBP 6.42% dari Sektor Visa pada Semester I Tahun 2026
Tak Sekadar Menjamin, Jamkrindo Mamuju Bangun Masa Depan Anak Sulbar Lewat Program TJSL
Dirjen Imigrasi Lantik Kakanwil Imigrasi Jabar dan Kepala Kantor Imigrasi Jakbar, Komitmen Perbaikan Menyeluruh
Dirjen Imigrasi Minta Jajaran Fokus Kerja dan Hilangkan Budaya Kerja Lama yang Tidak Patut
Waketum DPP Hanura Tekankan Konsolidasi dan Regenerasi Kader di Musda IV Sulbar
Muhammad Reza Tinjau Langsung Keluhan Warga Karema

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:04 WITA

Mau Naik Daya Listrik? Ini Saat yang Tepat, PLN Beri Diskon 50 Persen

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:09 WITA

Imigrasi Mamuju Beberkan Capaian Kinerja Semester I 2026, PNBP Tembus Rp1,44 Miliar

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:05 WITA

Tak Sekadar Menjamin, Jamkrindo Mamuju Bangun Masa Depan Anak Sulbar Lewat Program TJSL

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:58 WITA

Dirjen Imigrasi Lantik Kakanwil Imigrasi Jabar dan Kepala Kantor Imigrasi Jakbar, Komitmen Perbaikan Menyeluruh

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:16 WITA

Dirjen Imigrasi Minta Jajaran Fokus Kerja dan Hilangkan Budaya Kerja Lama yang Tidak Patut

Berita Terbaru