Suarasulbar.id, Mamuju – Suasana hangat menyelimuti ruang pertemuan Hotel Cempaka, Mamuju. Ratusan kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulawesi Barat hadir dengan penuh antusias dalam Musyawarah Wilayah (MUSWIL) V PKS yang digelar serentak di seluruh Indonesia oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP). 24/8/25.
Yuki Permana, S.T., resmi dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Sulawesi Barat periode 2025–2030. Sesuai dengan Surat Keputusan DPP PKS Nomor: 076.PW/SKEP/DPP-PKS/2025.
Pengukuhan itu tidak dilakukan secara biasa. Melalui jaringan nasional, Presiden PKS secara langsung meresmikan kepengurusan baru PKS Sulbar bersama dengan seluruh wilayah lainnya di Indonesia. Momen itu menjadi simbol persatuan langkah dan semangat juang partai di seluruh tanah air.
MUSWIL kali ini bukanlah sekadar agenda seremonial. Bagi PKS Sulbar, pertemuan tersebut adalah titik konsolidasi penting. Struktur kepengurusan baru diharapkan menjadi energi segar dalam menguatkan mesin partai menuju visi besar, PKS sebagai partai pelopor yang kokoh, melayani rakyat, dan siap menghadapi tantangan politik ke depan.
Berbeda dengan anggapan banyak pihak, MUSWIL tidak memilih pimpinan secara langsung. Sesuai dengan aturan AD/ART PKS, pemilihan pimpinan wilayah dilakukan di tingkat pusat melalui mekanisme syuro oleh DPP. Sementara di tingkat wilayah, kader hanya menetapkan serta mengukuhkan struktur yang sudah ditetapkan.
Bagi kader dan simpatisan PKS Sulbar, hadirnya Yuki Permana di kursi ketua DPW membawa angin segar. Pria dengan latar belakang teknik ini dikenal sebagai figur yang tenang, visioner, dan dekat dengan akar rumput. Dalam setiap pertemuan, Yuki selalu menekankan pentingnya kebersamaan, pelayanan, dan kerja nyata untuk rakyat Sulawesi Barat.
“PKS harus hadir bukan hanya saat pemilu, tetapi setiap hari di tengah masyarakat. Kita ingin partai ini benar-benar melayani dan memberi solusi,” ungkap Yuki
Dengan kepengurusan baru yang dikukuhkan ini, PKS Sulawesi Barat diharapkan semakin solid. Tantangan politik di depan tentu tidak ringan, tetapi semangat kolektif yang dibangun melalui MUSWIL menjadi modal berharga.
Di akhir acara, suasana akrab kembali mewarnai ruangan. Para kader saling berjabat tangan, tersenyum, dan memantapkan tekad untuk bekerja bersama. Dari Mamuju, semangat itu dipancarkan ke seluruh pelosok Sulawesi Barat PKS siap melayani rakyat dengan kepemimpinan baru yang lebih segar dan penuh harapan.











