Ratusan Tenaga Kontrak mendesak Bupati Mamuju Mundur, Tuntut Kepastian Nasib

- Penulis

Senin, 15 September 2025 - 23:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU, Suarasulbar.id – Ratusan tenaga kontrak di Kabupaten Mamuju menggeruduk kantor DPRD Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat. Tuntut kejelasan nasib mereka yang sudah lama terabaikan. Senin, 15/9/25.

Sebelumnya massa aksi mendatangi kantor Bupati Mamuju untuk menemui Ibu Sutinah Suhardi, guna mempertannyakan status kejelasan nasib mereka yang tak di usulkan ke BKN sebagai PPPK Paruh Waktu, namun ibu Bupati di kabarkan sedang Umroh, yang belakangan diketahui ternyata sudah ada di Mamuju.

Ahyar, Koordinator aksi, mengungkapkan kekecewaannya terhadap bupati mamuju, yang dianggap tidak mau menemui massa aksi.

“Ini sungguh miris dan hari ini sampai malam, kami di DPRD juga, bersama dengan teman teman DPR, namun DPR pun tidak mampu menghadirkan Bupati dan pihak yang berkewenangan menjelaskan persoalan PPPK Paruh Waktu ini yang tidak di usulkan semua” Ungkap Ahyar

Ditengah kebijakan baru yang akan di berlakukan tahun depan, nasib ribuan tenaga kontrak di Kabupaten Mamuju yang telah mengabdi hingga dua dekade terancam tidak diakomodasi dalam skema PPPK paruh Waktu.

“kami berharap semua di usulkan paruh Waktu sebab tahun depan ini, paruh Waktu itu sudah di hapuskan, ada honorer yang pengabdiannya sampai 20 tahun, mengajar jadi guru, mengabdi tenaga kesehatan, dan tenaga tekhnis tetapi mereka tidak di angkat dalam PPPK Paruh Waktu, padahal himbauan dari BKN, bahwa semua yang ikut tes itu, harus di akomodir semua” Ucapnya.

Ditengah tuntutan tenaga kontrak yang kian memuncak, para honorer menanti solusi konkret dari ibu Bupati Mamuju, jika masalah ini tidak dapat diatasi, maka kepercayaan publik akan dipertaruhkan, dan tidak menutup kemungkinanakan ada konsekuensi lebih lanjut terhadap posisinya.

“Jika Bupati tidak mampu menyelesaikan persoalan ini, maka kami meminta bahwa ibu Bupati mundur saja dari jabatannya” Tegas ahyar

Selain itu seorang guru asal SD Inpres Sangkuri, Bura S.Pd, yang sudah mengabdi selama lebih dari 20 tahun sampai saat ini belum di angkat jadi PPPK paruh Waktu.

“lebih mi 20 tahun saya mengabdi sebagai tenaga pendidik, sudah lama sekali mi, saya mengajar di SD mulai 2008 tapi sebelumnya saya mengajar di TK” Tuturnya.

selain itu pendaftaran PPPK sebelumnya dirinya tidak lolos, padahal seharusnya sudah menjadi prioritas.

“makanya saya ada disini, harapan saya ini mau terangkat juga namun sampai sekarang ini tidak ada” Tutup Bura

Diharapkan Pemerintah Kabupaten Mamuju segera menindak lanjuti persoalan PPPK Paruh Waktu ini, agar nasib para tenaga Honorer yang belum jelas dan tanpa status ini, segera menemui jalan keluarnya, harapan mereka tertumpuk pada Bupati dan Anggota DPRD, untuk segera mengusulkan nama mereka masuk dalam PPPK paruh waktu.

Berita Terkait

PKS Resmi Usulkan Jalaluddin Syam, Perebutan Wagub Sulbar Dimulai
Inisial R Disorot, BK DPRD Sulbar Tegaskan Tak Akan Gegabah Proses Laporan
Jalaluddin, Putra Tanah Mandar yang Disebut-sebut Layak Mengisi Kursi Wagub Sulbar
Kursi Wagub Sulbar Kosong, Nama Jalaluddin dari PKS Mulai Muncul di Publik
Ray Akbar, Pemblokiran ASN Bukti Kepemimpinan Gagap
KKMSB Kaltim Salurkan Bantuan kepada Penyintas Kebakaran di Kampung Tulu Polman
Besok, Muhammadiyah Mamuju Laksanakan Salat Id di Stadion Manakarra
Pengacara di Mamuju Berbagi Takjil, Cerita Lawyers Gelar Buka Puasa Bersama

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 05:58 WITA

PKS Resmi Usulkan Jalaluddin Syam, Perebutan Wagub Sulbar Dimulai

Rabu, 15 April 2026 - 10:13 WITA

Inisial R Disorot, BK DPRD Sulbar Tegaskan Tak Akan Gegabah Proses Laporan

Jumat, 10 April 2026 - 12:50 WITA

Jalaluddin, Putra Tanah Mandar yang Disebut-sebut Layak Mengisi Kursi Wagub Sulbar

Jumat, 10 April 2026 - 12:48 WITA

Kursi Wagub Sulbar Kosong, Nama Jalaluddin dari PKS Mulai Muncul di Publik

Jumat, 3 April 2026 - 05:49 WITA

Ray Akbar, Pemblokiran ASN Bukti Kepemimpinan Gagap

Berita Terbaru