Skandal Pupuk Subsidi, Bantuan Negara untuk Petani Malah Jadi Komoditas Gelap

- Penulis

Kamis, 7 Agustus 2025 - 16:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarasulbar.id, Mamuju – Dugaan penyalahgunaan pupuk subsidi kembali mencuat, menambah catatan kelam dalam distribusi bantuan pemerintah yang seharusnya menopang ketahanan pangan nasional. Kali ini, sebuah truk bernomor polisi DC 8477 XV bermuatan ratusan karung pupuk subsidi diamankan aparat Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Sulbar di pos Lengke, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju.

Pupuk bersubsidi tersebut diketahui berasal dari Kabupaten Majene dan kini diamankan di Polsek Kota Mamuju. Berdasarkan penyelidikan awal, pupuk itu diduga kuat milik kelompok tani penerima bantuan pemerintah.

Kasubdit indagsi Polda sulbar Ivan Wahyudi

Kasubdit Indagsi Polda Sulbar, AKBP Ivan Wahyudi, mengungkapkan bahwa pihaknya masih mendalami kasus ini. Namun hingga kini, belum ada tersangka yang ditetapkan, dan belum jelas siapa aktor utama yang bermain di balik distribusi ilegal pupuk tersebut.

“Pupuk ini berasal dari kelompok tani asal Kabupaten Majene. Masih kami dalami,” ujar Ivan singkat. Kamis 7/8/25.

Ironisnya, pupuk yang mestinya diperuntukkan bagi petani kecil justru nyasar ke jalur distribusi gelap.

“Sebanyak 200 karung pupuk diamankan sebagai barang bukti, ada enam orang telah diperiksa termasuk sopir truk yang membawa pupuk tersebut.” Ungkapnya.

Kejadian ini bukan yang pertama. Penyimpangan distribusi pupuk subsidi telah lama menjadi rahasia umum di kalangan petani. Mulai dari pengurangan kuota, manipulasi data kelompok tani, hingga praktik jual beli ilegal di pasar gelap semuanya terjadi tanpa pengawasan ketat dari pihak terkait.

Publik bertanya-tanya, di mana peran dinas pertanian ? Kemana pengawasan dari distributor resmi dan pemerintah daerah ? Mengapa kasus-kasus seperti ini terus berulang tanpa efek jera ?

Penyitaan truk berisi pupuk ini hanyalah langkah kecil. Tanpa pengungkapan dalang dibalik semua ini dan jaringan mafia di belakangnya, kasus ini hanya akan menjadi kabar musiman yang terlupakan.

Jika distribusi pupuk bersubsidi saja bisa bocor di tengah jalan, bagaimana nasib petani kecil yang berharap bisa menanam demi mengisi perut rakyat.

Berita Terkait

Semarak HUT RI ke-81, Imigrasi Mamuju Hadirkan Layanan ‘Pasporia’ di Car Free Day
Astra Agro dan Pemkab Pasangkayu Kolaborasi Perkuat Kesiapsiagaan Kebakaran Hutan dan Lahan
Ngaku Jurnalis Tribun Sulbar dan Admin Info Mamuju, Oknum Diduga Peras Warga Mamuju dengan Modus VCS
Astra Agro Dorong Pelestarian Pesisir Melalui Penanaman Mangrove di Pasangkayu
Mau Naik Daya Listrik? Ini Saat yang Tepat, PLN Beri Diskon 50 Persen
Imigrasi Mamuju Beberkan Capaian Kinerja Semester I 2026, PNBP Tembus Rp1,44 Miliar
Tamparan Telak untuk BRI! Pengadilan Tinggi Sulbar Tolak Dalih Gempa, Nasabah Menang Lagi
KOMARA Guncang Kesadaran Sejarah, Mamuju Heritage Forum 2026 Jadi Tonggak Merawat Identitas Mamuju

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:49 WITA

Semarak HUT RI ke-81, Imigrasi Mamuju Hadirkan Layanan ‘Pasporia’ di Car Free Day

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:59 WITA

Astra Agro dan Pemkab Pasangkayu Kolaborasi Perkuat Kesiapsiagaan Kebakaran Hutan dan Lahan

Rabu, 22 Juli 2026 - 06:00 WITA

Astra Agro Dorong Pelestarian Pesisir Melalui Penanaman Mangrove di Pasangkayu

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:04 WITA

Mau Naik Daya Listrik? Ini Saat yang Tepat, PLN Beri Diskon 50 Persen

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:09 WITA

Imigrasi Mamuju Beberkan Capaian Kinerja Semester I 2026, PNBP Tembus Rp1,44 Miliar

Berita Terbaru

Uncategorized

Tambang Emas Ilegal di Mamuju Terbongkar 4 Tersangka Dijerat

Selasa, 28 Jul 2026 - 20:07 WITA