Mamuju Tengah, 30 Juli 2025— Dalam rangka menindaklanjuti hasil Penilaian Kabupaten Layak Anak (KLA) tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah melalui tim Gugus Tugas KLA melakukan kunjungan kerja ke Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, serta lima kecamatan pada tanggal 17 hingga 30 Juli 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong implementasi Pelayanan Puskesmas Ramah Anak (PRA) dan Sekolah Ramah Anak (SRA) secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Kunjungan ini merupakan bentuk komitmen daerah dalam mewujudkan ekosistem yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak baik dari sisi kesehatan maupun pendidikan. Tim melakukan dialog, observasi, dan pendampingan teknis secara langsung ke instansi dan wilayah yang menjadi lokus penguatan layanan ramah anak.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Mamuju Tengah menyampaikan bahwa koordinasi lintas sektor ini menjadi langkah strategis dalam memastikan pelayanan publik, khususnya di bidang kesehatan dan pendidikan, mengintegrasikan prinsip-prinsip perlindungan anak.
“Pelayanan Puskesmas dan Sekolah Ramah Anak bukan hanya slogan, tetapi wujud nyata perhatian pemerintah terhadap masa depan generasi penerus. Kami ingin setiap anak merasa aman, didengar, dan dilindungi di ruang-ruang pelayanan publik,” ujarnya.
Lima kecamatan yang menjadi sasaran tindak kegiatan di masing-masing wilayah mencakup evaluasi fasilitas, peningkatan kapasitas SDM layanan, serta pemantapan mekanisme pelaporan dan pengaduan berbasis perlindungan anak.
Melalui langkah ini, Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah berharap seluruh Puskesmas dan Sekolah di wilayahnya dapat memenuhi indikator ramah anak sebagai bagian integral dari pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan












