TP PKK Sulbar dan Dinkes Sulbar Dorong Kolaborasi Penanganan Stunting di Majene

- Penulis

Jumat, 10 Oktober 2025 - 19:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Majene – Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Barat bersama Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat terus memperkuat aksi kolaboratif dalam penanganan stunting melalui program unggulan PASTI PADU.

Kegiatan ini berlangsung di Dapur Mandar, Kabupaten Majene, Kamis (9/10), dengan menghadirkan berbagai pemangku kepentingan daerah. Turut hadir dalam kegiatan ini, Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Barat Ny. Harsinah Suhardi, Ketua TP PKK Kabupaten Majene Ny. Najmah A. Syukri, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat dr. Nursyamsi Rahim, serta Pj. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Majene, Yuliani Laupe.

Program PASTI PADU menjadi salah satu langkah nyata yang didorong oleh Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S Mengga untuk mempercepat upaya penurunan angka stunting dan pengentasan kemiskinan ekstrem melalui pendekatan lintas sektor.

Melalui kolaborasi antara TP PKK, Dinas Kesehatan, dan masyarakat, program ini mendorong optimalisasi layanan dasar, pemberdayaan keluarga, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Barat, Ny. Harsinah Suhardi, menyampaikan bahwa upaya ini bukan sekadar program teknis, tetapi sebuah gerakan sosial yang menempatkan keluarga sebagai pusat pembangunan.

“PASTI PADU adalah gerakan bersama untuk memastikan setiap anak tumbuh sehat, setiap ibu berdaya, dan setiap keluarga merasakan kehadiran pemerintah secara nyata. Melalui kolaborasi ini, kita ingin menghadirkan solusi yang terintegrasi agar tidak ada lagi anak yang tumbuh dalam kekurangan,” ujarnya.

Harsinah juga menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor, terutama antara PKK dan Dinas Kesehatan, adalah kunci mempercepat perubahan di masyarakat.

“Kita bergerak bukan sendiri-sendiri, tapi bersama pemerintah, PKK, dan masyarakat untuk menciptakan Sulawesi Barat yang benar-benar maju dan sejahtera,” tambahnya.

Dalam kegiatan ini juga disosialisasikan Gerakan Cinta Posyandu, sebuah inisiatif strategis Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat untuk memperkuat peran Posyandu sebagai pusat layanan terpadu bagi keluarga. Program ini dirancang untuk mempercepat pengentasan kemiskinan, menurunkan angka stunting, serta membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menyampaikan bahwa sinergi dengan PKK adalah langkah efektif dalam menjangkau masyarakat hingga ke akar rumput.

“Posyandu bukan hanya tempat timbang anak, tetapi wadah pembelajaran keluarga tentang kesehatan, gizi, pola asuh, hingga pemberdayaan ekonomi. Melalui Gerakan Cinta Posyandu, kita ingin menegaskan kembali pentingnya Posyandu sebagai jantung pelayanan dasar di desa,” ungkap dr. Nursyamsi.

Ia menambahkan, kegiatan kolaboratif seperti ini menjadi bagian dari upaya akselerasi mewujudkan visi Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera, yang digagas oleh Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga.

Melalui semangat kolaborasi PASTI PADU, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat bersama TP PKK dan Dinas Kesehatan berkomitmen memperkuat layanan kesehatan dasar, meningkatkan kesadaran gizi, serta memastikan setiap keluarga memiliki kesempatan yang sama untuk hidup sehat dan sejahtera. (Rls)

Berita Terkait

Gubernur SDK temui Menteri KKP, Sulbar Peroleh Dukungan Program Strategis untuk Nelayan dan Budidaya Perikanan
DKP Sulbar Perkuat Strategi Pengembangan Industri Rumput Laut Berkelanjutan pada Forum Internasional PAIR Annual Meeting 2026
Dinas ESDM Sulbar Terima Kunjungan RRI, Jelaskan Pelaksanaan Program LHM 2026
Registrasi Kartu SIM Dengan Biometrik Berlaku, KominfoSS Sulbar Imbau Masyarakat Waspadai Modus Aktivasi Menggunakan Wajah Penjual
Pemprov Sulbar Bersama BPJS Perkuat Sinergi Layanan JKN melalui Forum Kemitraan Pengelolaan Kerja Sama Fasilitas Kesehatan
Sekda Sulbar Luruskan Isu PPPK Dirumahkan, Sebut Kebijakan WFA Berhasil Direspons Pemerintah Pusat
Kabid Minerba Terima Kunjungan BPKP RI Perwakilan Sulbar, Bahas Penguatan Tata Kelola Perizinan IUP
BPKAD Sulbar Terima Kunjungan Tim Penelitian Hibah DPPM Kemdiktisaintek Bahas Kolaborasi Human-AI dalam Kinerja Pegawai

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:31 WITA

DKP Sulbar Perkuat Strategi Pengembangan Industri Rumput Laut Berkelanjutan pada Forum Internasional PAIR Annual Meeting 2026

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:29 WITA

Dinas ESDM Sulbar Terima Kunjungan RRI, Jelaskan Pelaksanaan Program LHM 2026

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:23 WITA

Registrasi Kartu SIM Dengan Biometrik Berlaku, KominfoSS Sulbar Imbau Masyarakat Waspadai Modus Aktivasi Menggunakan Wajah Penjual

Senin, 20 Juli 2026 - 12:26 WITA

Pemprov Sulbar Bersama BPJS Perkuat Sinergi Layanan JKN melalui Forum Kemitraan Pengelolaan Kerja Sama Fasilitas Kesehatan

Senin, 20 Juli 2026 - 11:19 WITA

Sekda Sulbar Luruskan Isu PPPK Dirumahkan, Sebut Kebijakan WFA Berhasil Direspons Pemerintah Pusat

Berita Terbaru

Uncategorized

Tambang Emas Ilegal di Mamuju Terbongkar 4 Tersangka Dijerat

Selasa, 28 Jul 2026 - 20:07 WITA